Berikut ada pertanyaan dari Pak Ardon tentang Peluang Usaha Toko Pakaian dan Perlengkapan Bayi, yang diajukan lewat komentar di http://fuadmuftie.wordpress.com/about/#comments. Tadinya mau coba ngasih pendapat di kolom komentar juga. Tapi karena kayaknya terlalu panjang untuk sebuah komentar, saya posting di sini saja.
Semoga bermanfaat.
========== Pertanyaan ==========
Pak Fuad,
Saya sekarang tinggal dikomplek perumahan, menurut bapak kalau saya buka usaha toko pakaian dan perlengkapan bayi bagus nggak pak, and kalau kurang bagus, kira kira cocoknya usaha apa ya. Soalnya di komplek saya itu, usaha apa aja udah ada, mulai dari sembako sampai makanan, kecuali toko perlengkapan bayi dan anak-anak emang belum ada pak. Bagaimana menurut bapak?
- Ardon -
========== Pendapat Saya ==========
Pak Ardon, saya tidak berani mengatakan bisnis pakaian dan perlengkapan bayi di perumahan tersebut bagus atau tidak. Sepanjang tersedia calon pelanggan yang memadai dan Pak Ardon bisa mengkomunikasikan kepada mereka sehingga mereka mau datang dan beli di toko Pak Ardon, maka bisnis itu bagus.
Atau, Pak Ardon bisa mencoba seperti apa yang kami lakukan. Yang kami lakukan sebelum membuka Kios Jilbab Addina, adalah mengamati Supply dan Demand. Kami amati jumlah orang berjilbab yang lalu lalang di depan calon kios kami (ini dari sisi Demand). Kami juga melihat-lihat jumah penjual jilbab yang sudah ada di lingkungan kami (ini dari sisi Supply).
Kesimpulan kami : sepertinya masih ada demand yang belum terpenuhi oleh supply. Mungkin penelitian kami tidak eksak dan cuma pakai feeling, tapi begitulah kalau pingin cepat punya usaha, hindari terlalu banyak pertimbangan. Dengan kondisi tersebut kami beranikan diri untuk membuka kios jilbab Addina. Meskipun awalnya ketar-ketir juga takut nggak laku. Tapi Alhamdulillah dugaan kami tepat, sehingga usaha kami bisa berkembang (Dan semoga terus berkembang, Amin).
Dalam situasi Pak Ardon, Pak Ardon bisa mengamati jumlah keluarga yang memiliki bayi dan anak kecil di perumahan, ada banyak atau sedikit. Kalau banyak berarti kemungkinan ada peluang besar karena belum banyak supply alias belum banyak toko perlengkapan bayi dan anak di sekitarnya. Kalau bisa amati juga dimana mereka biasa membeli perlengkapan bayi dan anak-anak. Kalau kita bisa mengetahuinya, kita bisa pelajari kelemahan dan kelebihan toko tersebut. Kita bisa jadikan acuan untuk toko kita, kita bisa tiru, atau kita modifikasi / perbaiki.
Kalau dalam bayangan saya, sebaiknya tidak hanya menjual perlengkapan bayi saja, tapi bisa dikombinasi dengan busana (fashion) buat bayi, anak, sampai ibunya. Bisa juga dikombinasi dengan mainan anak, barang-barang untuk hadiah (gift) dan sebagainya. Atau kalau lokasinya luas bisa dikombinasi dengan tempat permainan anak (mandi bola, mobil2an / kuda2an koin, dll).
Kalau Pak Ardon memilih usaha lain yang sudah ada di kompleks perumahan, saran saya toko Pak Ardon harus bisa memiliki nilai tambah yang tidak dimiliki toko yang lain. Misalnya pelayanan yang beda yang lebih baik, barang yang sudah dibeli boleh ditukar kembali, pemberian hadiah, toko yang nyaman (ada tempat duduknya, dikasih minuman, dll). InsyaAlloh dengan cara ini akan mendatangkan pelanggan yang setia.
Demikian saran saya mudah-mudahan bermanfaat. Maju terus Pak Ardon, nanti kalau sudah sukses inget kita-kita ya.. he.. he.. he..
Salam
Fuad Muftie
©2007 http://fuadmuftie.wordpress.com
Owner Kios Addina : Kios Jilbab / Kerudung (rabbani, PerMata, Swarna), Mukena, Busana, Aksesoris dll
Kami menggunakan software kios/toko : Omset by Ruli Software
Ditulis oleh Fuad Muftie
Ditulis oleh Fuad Muftie
Ditulis oleh Fuad Muftie 
