Entrepreneur’s Idol
Februari 28, 2007Sekarang lagi jaman-jamannya pada nyari idol. Ada american idol, indonesian idol, dan idol-idol lainnya. Apakah ini juga berlaku pada dunia entrepreneur?. Saya pikir mungkin juga berlaku. Meskipun tidak diekspos dalam program TV, saya kira ada tokoh2 entreprenur yang jadi idola banyak orang. Demikian juga para pelaku usaha, terutama yang baru mulai terjun, pasti memiliki tokoh yang diidolakan. Mungkin tokoh itu masih hidup dan mungkin juga tokoh tadi sudah tiada, namun jejak kesuksesannya masih bisa menginspirasi banyak orang.Kalau saya pribadi, cukup sulit juga mencari idola yang sempurna dalam dunia entrepreneurship. Ada yang bagus dalam bisnisnya tapi kurang bagus dalam kehidupan pribadinya dan berbeda pemikirannya dalam bidang yang lain. Makanya harus pintar-pintar mengambil sisi baiknya dalam bisnis dan menghindari terfokus dalam hal yang kurang baik dan bertentangan.
Sebagai seorang muslim, sebenarnya ada tokoh yang sangat layak dan mungkin juga harus diidolakan dalam sepak terjangnya menjalankan bisnis, yaitu Nabi Muhammad SAW. Cuma sayang jarang sekali diekspos atau diceritakan dari sisi bagaimana beliau berbisnis sebelum beliau menerima risalah kenabian.
Di tangan beliau perniagaan selalu menguntungkan. Makanya Khadijah RA mempercayakan kepada seorang pemuda bernama Muhammad untuk menjalankan usahanya. Bahkan orang-orang yang membenci risalah islam, tetap percaya kepada Muhammad SAW dalam berbisnis.
Selain Rosululloh SAW, sahabat-sahabat beliau juga layak dicontoh dalam berwirausaha. Selain Abu Bakar dan Ummar bin Khottob yang sangat dermawan, ada seorang sahabat yang layak dicontoh bagi pengusaha yaitu Abdurrahman bin Auf. Beliau terkenal kaya raya karena perniagaannya. Bahkan saat beliau hijrah dari Mekah ke Madinah, beliau tinggalkan harta benda dan perniagaannya di Mekah, dan memulai dari nol di Madinah.
Saat di Madinah, beliau ditawarkan untuk menerima ’sumbangan’, tapi beliau cuma minta ditunjukkan dimana pasarnya. Di pasar itulah beliau memulai lagi karirnya dalam perniagaannya dari nol. Ketika bisnis sudah besar beliau pernah menghibahkan 700 armada perniagaannya untuk membantu islam. Dan zakat dari Abdurrahman bin Auf sangat disukai masyarakat karena dijamin kehalalannya dan kebersihannya.
Sepertinya apapun usaha yang dijalankan Rosululloh dan sahabat-sahabat beliau selalu menguntungkan dan sukses, bahkan tidak hanya sukses di dunia tapi sukses juga di akhirat.
Cuman memang sayang, literatur yang khusus membahas detail tentang bagaimana beliau-beliau memulai usaha, menjalankan usaha, bernegosiasi, berpromosi, memotivasi diri dll, masih terbatas. Padahal itu yang sering kita butuhkan sebagai acuan dalam merintis usaha. Tapi saya yakin kalau kita bisa berbisnis dengan mengikuti nilai-nilai universal atau yang sering dikatakan dengan “berbisnis dengan hati nurani”, kita telah mengikuti jejak-jejak beliau.
Semoga bermanfaat
Salam
Fuad Muftie
©2007 http://fuadmuftie.wordpress.com
Jadikan komputer anda menjadi mesin uang bagi toko anda dengan software toko Omset by Ruli Software (Murah Meriah dan Handal)
Ditulis oleh Fuad Muftie

