Buka Usaha di Perumahan Yuk!

Assalamu alaikum,

Pak Fuad yang baik, To the point aja yah.. pak. Saya sudah membaca banyak di situs Bapak, saya sudah lama ingin buka usaha, tapi sampai sekarang belum bisa terlaksana, karena saya masih bingung dan takut untuk memulainya. Jadi saya minta saran dan pendapat dari Bapak Fuad.

Sebagai gambaran, saya tinggal di satu perumahan yang sudah banyak buka usaha di rumah, dengan membuka Kios / toko. (karena rumah saya terletak di jalan utama perumahan). Jadi lumayan bagus buat buka usaha. Tapi saya bingung jenis usaha / dagang apa yang cocok buat saya…?, karena sederetan rumah saya sudah ada Toko kelontong komplit (agen), Counter HP, Toko buku & photo copy, Kios jamu, Cukur rambut, Wartel, dan Warung nasi padang. Wah … saya jadi bingung nich Pak Fuad, mau buka usaha apa ya…?

Sempat saya berpikir untuk buka usaha seperti Pak Fuad, berjualan Jilbab, busana muslim dll.

Demikianlah permasalahan saya, semoga Pak Fuad bisa memberi saran dan pendapatnya. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih dan semoga segala kebaikan Bapak mendapat Balasan dari Allah SWT.

Wassalam

M.A.

===== Komentar ========

Wa’alaikum salam Wr Wb.

Pak MA, salam kenal kembali Pak, di mana perumahannya Pak? Atau saya sewa aja Pak lokasinya :-)

Pertama saya ucapkan selamat, karena Anda sudah punya niat untuk bukausaha. Itu sudah seperempat perjalanan Pak. Tinggal ambil langkah pertama maka50% perjalanan sudah terlampaui. Cuma memang langkah pertama adalah langkahterberat dalam hidup kita. Ini sudah hukum alam, ingat hukum kelembaman Pak,semua benda kalau disuruh bergerak, pertama kali terasa berat, tapi setelahjalan akan enteng, bahkan banyak yang nggak mau berhenti.

Begitu juga dalam memulai bisnis, selalu banyak alasan untuk menunda-nunda,dan selalu terasa berat untuk memulai. Salah satu alasan yang sering munculadalah BINGUNG dan TAKUT seperti yang Pak MA alami. Saya dulu jugamengalami hal yang sama Pak, Bingung dan Takut! Kalau saya ingat-ingat mungkindulu saya kurang ilmu, karena memang tidak pernah ada yang ngajari bagaimanamemulai usaha. Dan ini bisa diatasi dengan banyak-banyak menimba ilmu pada orang yang sudah memulai terlebih dulu, atau lewat membaca buku, artikel, tabloid, dan majalah tentang kewirausahaan.

Sama saja waktu kita pingin bisa nyetir mobil, pasti ada rasa takut danbingung saat pertama kali kita berada di kursi sopir. Tapi setelah mencoba danbisa, rasa takut dan bingung lama-lama akan dengan sendirinya hilang. Begitu juga dalam bisnis, setelah kita berani menjalankan usaha maka kebingungan dan ketakutan akan hilang dengan sendirinya.

Untuk memilih jenis usaha mana yang cocok buat kita, rumusnya : pilih bidang yangpaling Bapak minati, sukai, gemari, cintai, dan syukur-syukur paling dikuasai. Karena melakukan kegiatan yang kita sukai, akan membuat kita enjoy dan kalaupun gagal, tidak akan pernah membuat kita surut. Yang penting ketemua dulu bidang yang digemari, nanti perlahan-lahan bisa belajar segala seluk beluk bisnis yang terkait dengan kegemaran Pak MA. Bahkan ada penelitian yang menunjukkan bahwa pengusaha yang melakukan usaha dibidang yang dicintainya, akan memberikan hasil keuntungan yang lebih besar dan berlipat dibanding menjalankan usaha dibidang yang kurang diminati.

Langkah mudahnya, coba Bapak bandingkan kondisi perumahan Bapak dengan perumahan-perumahan yang lain, usaha apa yang bisa jalan di perumahan yang lain dan belum ada di perumahan Bapak. Atau Bapak bisa bandingkan usaha yang sudah ada di sekitar rumah Bapak, tapi bisa dijalankan dengan cara yang berbeda di perumahan yang lain dan berhasil. Pak MA bisa banding-bandingkan dulu syukur-syukur ketemu jenis usaha yang benar-benar diminati. Nanti kalau sudah ketemu tinggal terapkan pola ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

Apalagi lokasi rumah Pak MA strategsi, Bapak bisa leluasa bereksperimen, atau coba-coba dulu dalam salah satu usaha dengan skala kecil dulu. Kalau sudah ada pembeli, tanyakan pada mereka, produk atau jasa apa lagi yang bisa Pak MA layani yang belum ada di perumahan. Biasanya nantinya akan berkembang.  Mungkin juga nantinya akan bergeser atau berganti jenis usaha lain yang lebih menguntungkan.

Misalnya usaha voucher HP, mungkin yang lain baru jualan pulsa dan asesoris saja. Pak MA bisa buat yang lebih baik lagi misalnya ada fasilitas down load ring tone atau lagu, atau beri fasilitas lainnya yang menarik (fasilitas antar-jemput, service HP, dll).

Yang penting lagi sebelum memulai usaha adalah perubahan pola pikir (Mind Set) kita tentang bisnis. Perbedaan pola pikirlah yang akan membedakan pengusaha yang berpola karyawan dan karyawan yang berpola pengusaha. Mungkin Pak MA pernah melihat orang jualan suatu produk, dari jaman dulu sampai sekarang usahanya segitu-gitu aja tidak berkembang. Misalnya dulu jualan bakso pakai satu gerobag dorong, sekarang tetap jualan bakso dengan satu gerobag, dan mungkin 10 tahun lagi tetap jualan bakso dan tetap dengan satu gerobag dan tetap dijalani sendiri.

Semoga bisa membantu

Salam
Fuad Muftie
© 2007, http://fuadmuftie.wordpress.com

27 Tanggapan ke “Buka Usaha di Perumahan Yuk!”

  1. arya Berkata:

    Untuk memulai sesuatu memanglah sangat berat. Belum lagi masalah malu dan takut risiko kerugian. Memang harus kita kondisikan kita dalam keadaan yang “kepepet” alias terpaksa. Misalnya pada saat kita kena PHK, atau kondisi keuangan yang devisit. Nah di situ kita akan berani.
    Itu setidaknya yang saya alami. Kira-kira 8 bulan yang lalu saya pada berada pada kondisi keuangan yang pas-pasan. Dari situ saya modal nekad untuk jualan. Tadinya juga saya gak tahu mau jualan apa, sepertinya semua sudah ada yang jualan. Saya tahu istri saya suka bikin kue. Nah itu yang saya manfaatkan.
    Pertama kali memang malu, “orang saya gak pernah jualan”, (apalagi saya harus antarkan ke toko-toko, dan cari pelanggan sendiri) trus “kalo gak laku gimana” (takut rugi). Tapi saya jalan terus. Sambil jalan mengenal pasar dan terus dibenahi, dan alhamdulillah sekarang mulai menampakkan hasil . Dan sekarang saya sedang cari sewa toko untuk membuka toko roti dan katering.
    Jadi kuncinya : berani risiko, siapkan, dan “tembak” (jika meleset baru “bidik” ;)
    Jangan : “siap - bidik - tembak”, tapi “siap - tembak-bidil”
    —–salam suksses —

  2. etinbedjo Berkata:

    lokasi bapak MA diperumahan mana, kalau boleh kasih saran.
    jenis usaha yang sekiranya memang kebutuhan pokok manusia artinya dengan itu memang orang butuh dan pasti beli masalah saingan itu biasa dalam bisnis, tinggal kita bagaimana memenejemennya dalam soal kualitas , pelayanan, dan lainnya tentunya itu harus lebih baik dari pesaing-pesaing kita. kita harus punya kunci dalam usaha yang kita geluti. misalkan sama - sama dealer motor , lokasi yang sama tapi ko konsumen banyak kesana bukan ke kita. apa rahasianya itu yang harus kita ketahui dan kita benahi baik itu manajemen atau yang lainnya.

  3. Iwan Berkata:

    Assalamulaikum WW
    Yth. Pak MA dan Pak Fuad
    Menarik sekali membaca surat Pak MA dan jawaban Pak Fuad. Saya juga sedang dalam posisi seperti Pak MA, cuma di kompleks perumahan saya (Bekasi) dilarang buka usaha di rumah (harus di sentra niaga) - ini bagus juga supaya lingkungan tetap tertib, meski sudah mulai ada yang secara tidak mencolok buka usaha kelontong atau agen laundry.
    Saya berfikir, dengan niat yang ikhlas dan jujur, kenapa kita yang sama-sama masih gamang untuk memulai usaha ini - tidak bergabung bersama untuk berwirausaha yang bentuknya bisa kita bicarakan, sambil minta advise mereka yang sudah berpengalaman seperti Pak Fuad atau Pak Purdi. Bagaimana pendapat Pak MA dan Pak Fuad? Semoga Allah SWT berkenan membalas amal baik bapak-bapak sekalian.
    Wassalam - Iwan

  4. Anis Berkata:

    Pak Fuad masih ingin saya. Anis dari Malaysia.

    Oh ya, saya mahu menambah catatan bapak. Untuk mengkaji apa sebenarnya yang kita minat atau keingin kita, cuba tanya beberapa soalan berikut pada diri kita:-

    1. Apabila waktu terluang apa yg anda lakukan?
    2. Selepas waktu kerja, apa yang anda selalu lakukan?
    3. Perkara apa yang anda minat dan senang(gembira) lakukan?
    4. Apakah perkara yang membuatkan anda bangun tidur dua jam lebih awal?
    5. Apakah perkara bila anda lakukan lupa waktu tidur, lupa belum sarapan lagi dan sukar tinggalkan.
    6. Perkara apa yang anda sanggup lakukan walau tidak dibayar dan anda gembira melakukannya?
    …..lakukan disini bukan bermakna seminggu atau sebulan tapi untuk sepanjang hidup anda.

    If jawapan kepada soalan 1 hingga 5 adalah suka memasak, so pasti keinginan anda suka bersolek kan?. Hehe Lawak aja……sudah tentu memasak.

    Kalau tanya saya pasti duduk di depan komputer. Jadi saya mulai bisnes online saja.

  5. Fuad Muftie Berkata:

    Untuk Pak MA, saya coba hubungi Anda langsung, tapi belum ada Jawaban, Semoga Bapak sempat membaca posting-an teman-teman sehingga bisa lebih cepat mewujudkan impian Anda.

    @ Pak Arya
    Terimakasih Pak. Informasi Anda sangat menginspirasi saya dan semoga bisa menginspirasi pembaca blog ini. Memang salah satu trik / cara agar bisa berani ya dengan memaksa diri, bisa jalan dengan kepepet beneran atau membuat diri kita kepepet.

    Saya pribadi membuat kondisi mental saya kepepet dengan membayangkan masa depan yang tidak menentu kalau tidak jadi-jadi membuka usaha. Dan Alhamdulillah berhasil.

    @ Etinbedjo
    Terimakasih, semoga bisa membuat Pak MA mantap memulai meskipun harus ‘bersaing’ dengan tetangga sendiri. Tapi saya pribadi mencoba untuk menghindari pikiran tentang ‘persaingan’ karena bisa melemahkan. Saya lebih suka menganggap usaha sebagai proses kreatif sehingga kondisi mental kita tidak merasa dalam persaingan. Dan ulasan Anda sangat mengena.. Thank’s

    @ Pak Iwan
    Saya setuju dengan Anda, memang dua kepala lebih baik dibanding satu kepala (sendirian). Cuma faktor geografis perlu menjadi pertimbangan kalau ini merupakan awal kita melangkah / mencoba memasuki dunia usaha. Karena faktor jarak bisa menjadi kendala serius kalau belum ada ikatan lain yang lebih kuat (misal. ikatan keluarga dll). Apalagi kalau bisnis yang ingin digeluti dibidang retail, harus benar2 diperhitungkan.

    Kalau saya pribadi, kalau memang jarak berjauhan, saya lebih memilih untuk memberi support kepada siapa saja yang ingin berbagi (sharing). saya InsyaAlloh siap membantu sepanjang yang saya ketahui dan saya pahami.

    Oh ya Pak MA Kalau memang anda di bekasi bisa berbagi dengan Pak Iwan. Silahkan.

    @ Anis
    Ya saya masih ingat dengan Anda, terimakasih masih berkenan mampir di Blog saya. Saya sudah buka webstore Anda. Selamat semoga sukses.

    Terimakasih atas tips menentukan bidang yang paling diminati, nanti saya coba praktekkan untuk saya sendiri untuk mencari yang benar2 saya minati. Kadang2 muncul ketidakyakinan dengan bidang yang selama ini dijalani. Semoga bisa membantu rekan2 pembaca sekalian.

    Oh ya, Kapan mampir ke Indonesia?

    Salam
    FM

  6. denikurnia Berkata:

    Salam Kenal Mas…
    Terus terang tulisan2 Mas Fuad banyak menginspirasikan saya untuk lebih giat lagi menjalankan usaha saya bersama istri di rumah. Awal mulanya saya coba2 aja berjualan di rumah karena belum mampu untuk sewa kios. Namun alhamdulillah selama ini perputaran barangnya lancar karena dibantu juga oleh tetangga kami yang memasarkannya di komplek perumahan. Usaha kami berjualan busana muslim dan biasa/umum. Selain itu kami juga menerima jasa pembuatan katalog produk, desain pamflet/brosur dan video editing, semuanya dikerjakan dirumah, promosinya pun masih sekitar perumahan dan koran lokal. Ayo sama2 semangat…
    Salam

  7. Fuad Muftie Berkata:

    Terimakasih Pak Denikurnia, semoga bisa menginspirasi pembaca yang belum juga berani memulai usaha. Mulai saja dari diri sendiri, dari yang kecil, dan mulai sekarang juga.

    Salam
    FM

  8. wahyu prihantoro, Msb Berkata:

    Seiring dengan banyaknya perumahan yang di bangun sebenarnya seiring juga dengan peluang bisnis yang muncul, mulai dari laundry kiloan, barbershop,warteg, assories, cuci motor/mobil, dll…
    salam dan sukses selalu !!!

  9. Fuad Muftie Berkata:

    Terimakasih Pak Wahyu, memang peluang selalu ada dimana-mana apalagi di perumahan-perumahan yang baru berdiri. Selalu muncul banyak toko dan kios baru dan LAKU. Artinya mereka telah memanfaatkan peluang dengan baik. Kadan kita cuma puas sebagai penonton dan pengamat.

    salam
    FM

  10. sri Berkata:

    bapak fuad yang terhormat, to the point saja, setelah membaca forum bapak. dengan ini saya bermaksud untuk menanyakan peluang bisnis yang baik dengan dana yang terbatas. saya tinggal diperumahan didaerah ciledug.

    sebenarnya saya telah membuka warung kecil2an di rumah, tapi kurang jalan dikarenakan letaknya kurang strategis dengan dana yang terbatas. bagai mana caranya agar usaha saya bisa berkembang. agar saya bisa menghidupi 2 orang adek dan ibu saya. mengingat tulang punggung yaitu ayah saya telah meninggal dunia. sehingga beban didalam keluarga terasa sedikit berat mengingat ibu saya hanyalah ibu rumah tangga biasa. dengan ini saya meminta saran dari bapak, untuk menemukan peluang yang baik dalam mengembangkan usaha yang saya urus saat ini.

  11. Fuad Muftie Berkata:

    Bu Sri, kalau memang sudah punya usaha, fokuskan pada usaha yang sudah ada itu bagaimana agar bisa maju. Kenali kelebihan dan kelemahan usaha Ibu. Perkuat yang menjadi kelebihan dan kurangi yang menjadi kelemahan usaha Ibu. Dari situ bisa kelihatan bisa berkembang atau tidak usahanya.

    Kalau memang masih bisa dikembangkan, saran saya Ibu harus benar-benar fokus dan lupakan peluang-peluang usaha lain yang tidak berhubungan. Kalau memang sudah tidak prospektif, barangkali sudah saatnya mencari peluang yang lebih baik lagi.

    Memang desakan ekonomi sering membuat pikiran terbelenggu dan kurang jernih berpikir. Tapi ingatlah dibalik kesulitan selalu ada berjuta kemudahan. Lalui dan selesaikan satu persatu permasalahan yang Ibu hadapi. Dan tetap pegang impian Ibu untuk berhasil.

    Dalam kondisi yang terdesak yang lebih penting lagi adalah disiplin, antara lain disiplin untuk mengembangkan usaha. Kalau sehari bisa dapat untung, usahakan bagaimana caranya jangan semua keuntungannya dikonsumsi. Sisihkan sebagian untuk membesarkan usaha. Memang butuh pengorbanan, tapi insyaAlloh komitmen dan keseriusan membesarkan usaha, akan memberikan hasil yang luar biasa.

    Mengenai lokasi yg kurang strategis, harus diakali dengan promosi yang gencar. Promosi tidak harus mahal, pinter-pinter kita mensiatasi kondisi yang ada. Selain itu usahakan agar bisnis Ibu bisa unik dan menarik jika dibandingkan pesaing atau usaha sejenis.

    Semoga bisa membantu dan semoga bisa cepat besar usahanya

    Salam
    Fuad Muftie

  12. bisnis-smart Berkata:

    kerja keras di butuhkan pada saat awal kita membangun sebuah bisnis, kemudian di tengah pada saat kita mempertahankan bisnis kita dan di akhir pada saat kita mengembangkan bisnis kita…jadi kerja keras tidak akan pernah berhenti kecuali kita juga kerja smart…

  13. Fuad Muftie Berkata:

    Ini masalah mind set dan apa definisi kita tentang kerja keras. Banyak koq orang yang kelihatan kerja keras banting tulang, ternyata dianya enjoy, menikmati dan tidak menganggap sebagai kerja keras.

    Dan memang kalau mind set-nya belum pas, akan sama saja seperti karyawan, sudah punya usaha tapi usaha tidak bisa jalan kalau tidak dikerjakan sendiri.

    Salam FUNtastic
    Fuad Muftie

  14. Yana Berkata:

    Salam kenal Pak Fuad,

    Alhamdulillah, saya senang sekali menemukan blog anda ini dan karena inilah yang selama ini yang saya cari, tempat sharing para pengusaha dan calon pengusaha. Saya selama ini belajar bisnis sendiri dengan direct selling tapi memang gak bisa berkembang karena seperti yang bapak bilang marketnya terbatas. Apalagi saya jadikan sebagai usaha sampingan karena saya juga seorang karyawan.

    Sekarang, saya dan istri ingin membuka usaha seperti Bapak punya, jualan jilbab dan baju muslim. Walaupun tinggal di Bali, daerah tempat saya tinggal banyak orang pendatangnya yang muslim. Untuk lokasi kita sudah ada gambaran untuk sewa toko di pinggir jalan, tapi ada beberapa hal yang kami perlukan untuk masukan.

    Pertama, kira-kira berapa besar modal yang diperlukan diluar sewa toko. Terus terang kami tidak suka berhutang (kalau tidak perlu) karena itu kita lagi nabung untuk modal. Menurut pengalaman Bapak, berapa yang diperlukan agar kita bisa siapin. Rencananya kita ambil barang di Tanah Abang atau tempat grosir lain di Jakarta, kebetulan ada adik di Jakarta dan sudah sering ke sana.

    Kedua, kapan waktu yang tepat untuk mulai membuka usaha ini.

    Terima kasih sebelumnya dan kami sangat mengharap informasi dari Bapak.

    Assalamualaikum

  15. Martin Berkata:

    Assalamualaikum, Saat ini saya sedang mencari-cari peluang usaha yg dapat dikerjakan dirumah tapi terbentur ide kira2 usaha apa yg dapat kami lakukan, rumah kami walau bukan jalan raya tapi ramai dilewati kendaraaan baik motor maupun mobil, sebaiknya saya usaha apa ya? mohon masukan dari Fuad atau rekan2. atau mungkin ada yang mau kerjasama dengan kami, kami tinggal di Cikarang baru, Jl. Rusa I No. 100. didepan rumah kami ada sekolah TK Islam. Thanks

  16. Fuad Muftie Berkata:

    Wa’alaikum salam Wr Wb

    @ Yana
    Modal untuk sewa tergantung lokasinya Pak. Bpk bisa survei disekitar lokasi kira2 tarif sewa untuk toko yang sama berapa. nanti informasi spt ini bisa digunakan untuk negosiasi harga sewa. Dalam satu lokasi bisa saja terjadi perbedaan harga sewa karena berbeda tingkat strategisnya

    Untuk memulai usaha yang tepat adalah saat ini, karena besok tidak pernah akan datang.

    @ Martin
    Sebenarnya yang tahu persis potensinya ya Pak Martin Sendiri. Coba tengak-tengok kanan-kiri-depan-belakang usaha apa saja yang sudah jalan dan cari juga pembanding di perumahan lain, di lokasi yg mirip dg lokasi Pak Martin ada usaha apa saja disana. Kalau kira2 ada yang unik dan menarik coba saja ditiru.

    Biasanya sich kalau di dekat sekolahan yang cepat laris adalah jajanan. Tapi tidak menjamin lho karena di beberapa sekolahan melarang anak muridnya jajan. Atau coba bidik ibu-ibu atau orang-orang yang mengantar anaknya ke sekolah, bisa jualan makanan, voucher HP, dll.

    Semoga cepat dimulai usahanya ya Pak, sebelum ide-ide dan semangatnya menguap…

    Salam
    FM

  17. mama tessa Berkata:

    Horas…
    Bapak Fuad yang terhormat, saya mau tanyakan,

    1. saya punya lahan (sawah dan masih tergenang air) selama ini dipake orang untuk kolam. seluas 1 hektar
    pertanyaan saya, saya ingin mengembangkan usaha disana tapi usaha apa kira kira yang bisa saya jalankan disana dengan modal yang tidak begitu besar (rendah) dimana sawah tersebut persis dipinggiran jalan (lintas antar kota) dan disebelah kirinya terdapat SPBU.

    2. saya memiliki ruko (3 lantai) dan selama ini dipergunakan untuk usaha wartel (hampir dalam sehari hanya maks 50/hr), rokok, aqua galon dan gas serta fhoto copy. tapi terus terang pak, usaha ini agak mandet dan tidak jalan dengan baik,
    perlu bapak ketahui disamping (dan hampir rata rata) ruko yang ada di sepanjang jalan ini adalah jual beli atau tukar tambah mobil (showroom) kira kira usaha apa yang dapat saya jalankan disini ya pah

    3. saya mempunyai modal sedikit untuk buka usaha disamping sebuah hotel berbintang 5, kira kira usaha apa yang dapat saya jalankan disana ya pak. Hotel ini akan beroperasi sekitar pertengahan tahun dan di jantung pusat kota.

    terima kasih sebelumnya Pak

    salam
    mama tessa

  18. Fuad Muftie Berkata:

    Horas mama tessa

    1. Wah kalau ditanya detil usaha apa yang cocok, saya bukan penerawang Bu, sehingga tidak bisa dg info yg sedikit bisa memberi jawaban yang pasti. Sebenarnya Ibu sendiri yang bisa melihat peluang apa yang cocok di situ.

    Kalau sepintas lalu saja sich yang terpikir oleh saya adalah usaha perikanan. Kan selama ini sudah dijadikan kolam tinggal di seriusin saja. Kalau usaha lainnya silahkan Ibu sendiri yang memilih.

    2. Usaha yang sudah jalan coba diteliti kembali, kenapa blm bisa memberikan hasil yang optimal. Sebelum memutuskan pindah haluan, dg mengetahui kekurangan usaha sekarang setidaknya bisa banyak kemungkinannya. Mungkin usaha masih bisa diselamatkan dan bisa ditingkatkan kinerjanya dengan memperbaiki kelemahan2nya. Untuk jual beli aqua dan gas silahkan belajar dg Pak Bambang Triwoko di http://betigaklaten.wordpress.com/

    Kemungkinan lain, dengan mengetahui kekurangan usaha saat ini, kalaupun harus ganti haluan sudah punya bekal ilmu tambahan agar tidak terulang kesalahan yg sama di usaha yg berbeda.

    Kalau memang usaha showroom di tempat Ibu masih prospektif, bisa dicoba kerja sama dengan showroom yang lain, paling tidak pasti ada showroom lain yang butuh lahan tambahan, tinggal diatur kerja samanya.

    3. Kalau di pusat kota, tinggal sesuikan saja Bu dengan situasi di sekitar lokasi yang Ibu punya. Saya pikir kalau di tengah kota, peluang dan jenis usaha yg bisa digarap bisa lebih banyak. Dengan banyaknya pilihan, Ibu akan lebih fleksibel menentukan pilihan2 yg sesuai dg kondisi Ibu.

    Selamat berkarya
    Fuad Muftie

  19. Muhammad Taufiq Berkata:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Pak Fuad, saya punyak toko kelontongan dengan luas bangunan 80m2, tapi juga menyediakan ATK, Mainan, dll. tapi permasalahannya kami terbentur pada masalah modal yang sangat kecil sehingga stok kamipun sedikit. kalau ada suntikan dana misalnya 10 juta dan kami belikan barang, tapi pada saat barang habis kami tidak bisa lagi membeli barang tersebut, artinya uangnya nggak kelihatan, kami sadar mungkin ini masalah memanage pemasukan karena terus terang beberapa dari pemasukan itu kami pakai juga untuk keperluan sekolah anak-anak. Mungkin bapak bisa memberikan solusi yang terbaik bagaimana memanage pemasukan tersebut sehingga kelihatan dan semakin hari semakin meningkat. Terus terang selama ini keadaan toko kami semakin lama semakin menurun, sedangkan utang kami belum terbayar.
    Terima kasih atas kerjasamanya

  20. ys Berkata:

    untuk Bu Sri, mau urun rembug.

    warungnya masih buka Bu? Tempat makan, di manapun lokasinya, akan dikunjungi orang jika memiliki kelebihan. Apakah kelebihannya berupa lezatnya masakan, murahnya harga, keramahan layanan, dan sebagainya. Namun yang paling penting menurut saya adalah pada rasa, meski faktor lain tak boleh diabaikan.
    Bu Sri, jika masakan Anda selama ini biasa-biasa saja, tak ada salahnya belajar dan mencoba berbagai resep. Anda bisa mendapatkannya dari berbagai bahan bacaan.
    Akan lebih baik lagi bila Anda memiliki menu khas yang bisa menjadi unggulan. Perlahan-lahan, insyaAllah warung Anda akan menjadi bahan pembicaraan dan rujukan orang.
    Demikian, semoga membantu.

  21. Fuad Muftie Berkata:

    @ Muhammad Taufiq

    Bapak sudah sadar akan kekeliruan atau kesalahan manajemen toko. Solusinya ya perbaiki manajemennya Pak. Salah satu caranya Bapak harus membatasi pengambilan uang perusahaan (toko) untuk keperluan pribadi. Caranya Bapak harus menganggap diri Bpk sebagai karyawan sehingga hanya berhak mengambil uang perusahaan berupa gaji. Jadinya Bp mengambil uang perusahaan sebagai gaji layaknya karyawan.

    Harus disiplin diri, tidak melebihi quato yg Bp tentukan sendiri. Sesuaikan kemampuan toko untuk menggaji Bp. misal Kalau keuntungan sebulan bisa 5 juta, usahakan gaji yg diambil tidak lebih dari keuntungan tsb.

    Kalau bisa sekecil mungkin (secukupnya) menggambil gaji, sehingga sisa keuntungan bisa diputar kembali untuk modal sehingga usaha bisa berkembang.

    @ ys
    Terimakasih Pak masukannya semoga bermanfaat bagi Bu Sri maupun rekan yg lainnya yg punya usaha serupa.

    Wassalam
    Fuad Muftie

  22. Kristiana Berkata:

    Assalamualaikum,

    Pak Fuad, saya ingin bertanya saat ini bapak kan bergerak dalam usaha jilbab nah yang ingin saya tanyakan apakah usaha bapak yang sekarang ini bisa untuk sistem konsinyasi. Maksudnya karena saya saat ini ingin mencoba berbisnis tapi tidak memiliki modal dan belom memiliki toko, maka saya berniat untuk menjualnya by personal, maksudnya kepada temen, sodara, tetangga, secara mouth by mouth :D

  23. Fuad Muftie Berkata:

    Wa’alikum salam Wr Wb

    Bu Kristiana, selama ini banyak member di toko saya yang berjualan secara personal (direct selling / mouth by mouth). Sistem yang kami pakai bukan dengan konsinyasi. Tapi Ibu tetap beli dulu di tempat kami, dan kalau ternyata barang yang dibeli tidak laku, boleh ditukar dengan produk yang lain.

    Silahkan mampir ke toko kami, dan boleh berdiskusi dengan istri saya atau penjaga toko untuk sistem jual beli dan harga khusus bagi yang beli untuk dijual lagi.

    Wassalam
    Fuad Muftie

  24. rahman Berkata:

    Assalamu alaikum bang fuad….

    senang membaca blog Anda. memberikan inspriasi untuk membuka usaha.
    sekedar informasi saya juga membuka USAHA berupa warnet di perumahan. alasannya karena di perumahan itu banyak anak sekolah dan mahasiswa yang tentu membutuhkAN warnet. apalagi saat ini anak sekolah sudah diwajibkan untuk mengetahui tentang internet bahkan banyak tugas darisekolah mereka yang harus dicari dari internet. intinya…PEKA TERHADAP PELUANG dan jadikan peluiang itu sebaga iLADANG USAHA….
    sampai sekarang masih berjkalan.dan alhamdulillah lancar. mohon doanya ya bang fuAD….

    wassalam

    rahman

  25. Fuad Muftie Berkata:

    Wa’alaikum salam

    Pak Rahman, terimakasih sudah mampir di sini. Saya ikut bahagia dengan keberhasilan Bapak menjalankan usaha Warnet. Mudah2an banyak memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai informasi.

    Semoga usahanya selalu lancar dan barokah.

    Wassalam
    FM

  26. wongandhie Berkata:

    asalamualaikum..
    pak saya mau buka usaha di perumahan yang masih baru
    saya pun juga baru menempatinya..
    saya dan istri sama2 bekerja
    dan baru memiliki seorang bayi
    kira2 apa yang bisa saya kerjakan dengan kondisi seperti tersebut..
    waasalamualaikum

  27. Fuad Muftie Berkata:

    Wa’alaikum salam Wr Wb

    Prinsipnya sich usaha apa saja untuk memenuhi kebutuhan para penghuni baru di perumahan tersebut sangat potensial dan prospektif. Mulai saja inventarisis dari kebutuhan yang pokok: jual beli sembako, gas, barang elektronika, voucher, bahan bangunan, air minum, dll Banyak sekali kan.

    Tinggal bagaimana kesiapan Anda dan keluarga Anda. Adakah yang bisa mengelola selagi anda dan istri anda bekerja?

    Kalau mau yang simple dan mudah bisa saja buka usaha voucher HP. Modal tidak terlalu banyak dan pasti dibutuhkan banyak orang. Tinggal lihat bagaimana persaingan di dekat Anda. Apalagi kalau penjualannya diserahkan pada orang lain, relatif lebih mudah mengawasinya.

    Semoga bisa membantu
    FM

Tinggalkan Balasan