Buka Usaha di Perumahan Yuk!

Assalamu alaikum,

Pak Fuad yang baik, To the point aja yah.. pak. Saya sudah membaca banyak di situs Bapak, saya sudah lama ingin buka usaha, tapi sampai sekarang belum bisa terlaksana, karena saya masih bingung dan takut untuk memulainya. Jadi saya minta saran dan pendapat dari Bapak Fuad.

Sebagai gambaran, saya tinggal di satu perumahan yang sudah banyak buka usaha di rumah, dengan membuka Kios / toko. (karena rumah saya terletak di jalan utama perumahan). Jadi lumayan bagus buat buka usaha. Tapi saya bingung jenis usaha / dagang apa yang cocok buat saya…?, karena sederetan rumah saya sudah ada Toko kelontong komplit (agen), Counter HP, Toko buku & photo copy, Kios jamu, Cukur rambut, Wartel, dan Warung nasi padang. Wah … saya jadi bingung nich Pak Fuad, mau buka usaha apa ya…?

Sempat saya berpikir untuk buka usaha seperti Pak Fuad, berjualan Jilbab, busana muslim dll.

Demikianlah permasalahan saya, semoga Pak Fuad bisa memberi saran dan pendapatnya. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih dan semoga segala kebaikan Bapak mendapat Balasan dari Allah SWT.

Wassalam

M.A.

===== Komentar ========

Wa’alaikum salam Wr Wb.

Pak MA, salam kenal kembali Pak, di mana perumahannya Pak? Atau saya sewa aja Pak lokasinya :-)

Pertama saya ucapkan selamat, karena Anda sudah punya niat untuk bukausaha. Itu sudah seperempat perjalanan Pak. Tinggal ambil langkah pertama maka50% perjalanan sudah terlampaui. Cuma memang langkah pertama adalah langkahterberat dalam hidup kita. Ini sudah hukum alam, ingat hukum kelembaman Pak,semua benda kalau disuruh bergerak, pertama kali terasa berat, tapi setelahjalan akan enteng, bahkan banyak yang nggak mau berhenti.

Begitu juga dalam memulai bisnis, selalu banyak alasan untuk menunda-nunda,dan selalu terasa berat untuk memulai. Salah satu alasan yang sering munculadalah BINGUNG dan TAKUT seperti yang Pak MA alami. Saya dulu jugamengalami hal yang sama Pak, Bingung dan Takut! Kalau saya ingat-ingat mungkindulu saya kurang ilmu, karena memang tidak pernah ada yang ngajari bagaimanamemulai usaha. Dan ini bisa diatasi dengan banyak-banyak menimba ilmu pada orang yang sudah memulai terlebih dulu, atau lewat membaca buku, artikel, tabloid, dan majalah tentang kewirausahaan.

Sama saja waktu kita pingin bisa nyetir mobil, pasti ada rasa takut danbingung saat pertama kali kita berada di kursi sopir. Tapi setelah mencoba danbisa, rasa takut dan bingung lama-lama akan dengan sendirinya hilang. Begitu juga dalam bisnis, setelah kita berani menjalankan usaha maka kebingungan dan ketakutan akan hilang dengan sendirinya.

Untuk memilih jenis usaha mana yang cocok buat kita, rumusnya : pilih bidang yangpaling Bapak minati, sukai, gemari, cintai, dan syukur-syukur paling dikuasai. Karena melakukan kegiatan yang kita sukai, akan membuat kita enjoy dan kalaupun gagal, tidak akan pernah membuat kita surut. Yang penting ketemua dulu bidang yang digemari, nanti perlahan-lahan bisa belajar segala seluk beluk bisnis yang terkait dengan kegemaran Pak MA. Bahkan ada penelitian yang menunjukkan bahwa pengusaha yang melakukan usaha dibidang yang dicintainya, akan memberikan hasil keuntungan yang lebih besar dan berlipat dibanding menjalankan usaha dibidang yang kurang diminati.

Langkah mudahnya, coba Bapak bandingkan kondisi perumahan Bapak dengan perumahan-perumahan yang lain, usaha apa yang bisa jalan di perumahan yang lain dan belum ada di perumahan Bapak. Atau Bapak bisa bandingkan usaha yang sudah ada di sekitar rumah Bapak, tapi bisa dijalankan dengan cara yang berbeda di perumahan yang lain dan berhasil. Pak MA bisa banding-bandingkan dulu syukur-syukur ketemu jenis usaha yang benar-benar diminati. Nanti kalau sudah ketemu tinggal terapkan pola ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

Apalagi lokasi rumah Pak MA strategsi, Bapak bisa leluasa bereksperimen, atau coba-coba dulu dalam salah satu usaha dengan skala kecil dulu. Kalau sudah ada pembeli, tanyakan pada mereka, produk atau jasa apa lagi yang bisa Pak MA layani yang belum ada di perumahan. Biasanya nantinya akan berkembang.  Mungkin juga nantinya akan bergeser atau berganti jenis usaha lain yang lebih menguntungkan.

Misalnya usaha voucher HP, mungkin yang lain baru jualan pulsa dan asesoris saja. Pak MA bisa buat yang lebih baik lagi misalnya ada fasilitas down load ring tone atau lagu, atau beri fasilitas lainnya yang menarik (fasilitas antar-jemput, service HP, dll).

Yang penting lagi sebelum memulai usaha adalah perubahan pola pikir (Mind Set) kita tentang bisnis. Perbedaan pola pikirlah yang akan membedakan pengusaha yang berpola karyawan dan karyawan yang berpola pengusaha. Mungkin Pak MA pernah melihat orang jualan suatu produk, dari jaman dulu sampai sekarang usahanya segitu-gitu aja tidak berkembang. Misalnya dulu jualan bakso pakai satu gerobag dorong, sekarang tetap jualan bakso dengan satu gerobag, dan mungkin 10 tahun lagi tetap jualan bakso dan tetap dengan satu gerobag dan tetap dijalani sendiri.

Semoga bisa membantu

Salam
Fuad Muftie
© 2007, http://fuadmuftie.wordpress.com

About these ads

92 Balasan ke Buka Usaha di Perumahan Yuk!

  1. anna mengatakan:

    assalamualaikum
    pak saya anna seorang mahasiswa,,saya pengen buka usaha counter pulsa di rumah,kebetulan di rumah ada toko yang g dipake lagi,saya bingung bagaimana caranya y pak?bisa g tolong dibuatin rincian modal yang harus sy keluarkan…sy pengen punya usaha sendiri dengan modal sendiri..terima kasih

  2. Darojatun mengatakan:

    @ina :) sama. saya juga udah kesana kemari buka ini itu, sampe sekarang udah nggak ada modal lagi. sekarang saya mau pinjam lagi sama orang tua dan ada sekitar 15 – 25 jt dan saya masih muter-muter nih mau cari usaha yang sayanya tidak ingin gagal lagi.

    ada yang bisa bantu, saya sekarang nggak punya tempat tinggal tetap, balek ikut orang tua, kota yang ingin saya tuju untuk buka usaha, di Padangsidimpuan, Tanjung Morawa, Lubuk Pakam, Suram(riau), Batang Toru(kampung) dan sibolga

  3. Anur mengatakan:

    “Tetap Semangat….!!!”

    • Fajry mengatakan:

      salam kenal mas..
      Coba jalankan personal franchise mas, modal ga’ trlalu besar otomatis res\iko jg tdk besar, info lbh lanjut boleh hubungi di nmr sy : 0811467056 / 04119280618.
      Insya Allah bisa menjadi jawaban utk solusi Masa Depan mas..

  4. ikhsan mengatakan:

    dh ,
    pagi pak Fuad

    kasus saya sama dgn pa’MA….
    saya juga tinggal di perumahan , dan pingin buka usaha , tapi
    ga tahu mau usaha apa…masalah nya sy dan kel … tidak punya
    kelebihan khusus….ide saya ingin buka usaha , supaya sy punya banyak waktu di rumah bersama keluarga dan tidak tergantung/terikat sama orang lain…….sekarang sy masih karyawan salah satu perusahaan swasta .. tapi rasanya sy ingin mandiri dan punya usaha sendiri..??
    terima kasih/ikhsan

  5. Bob mengatakan:

    Selamat sore Pak Fuad,

    saya mau nanya…kalo untuk buka usaha di rumah itu, bentuk usaha apa yang paling cocok..? apakah sebagai perusahaan perorangan atau cv? yang kedua bagai mana mendapatkan izin supa rumah saya bisa di jadikan tempat usaha? terima kasih atas bantuanya.

    salam,

    Bob

  6. Eko Alex mengatakan:

    Saya sebenarnya belum pada tingkatan memberi saran kepada bapak MA, karena saya juga masih dalam tahap pengembangan. Namun mungkin apa yang saya alami bisa menjadi inspirasi bapak atau buat yang lainnya.

    Menjadi pengusaha / berusaha mencukupi kebutuhan hidup sebenarnya tidak terlintas pada pikiran saya. saya sebelumnya bekerja sebagai staff pada sebuah perusahaan multi nasional, sampai pada suatu saat dimana perusahaan saya tutup karena krismon dan dilanjutkan oleh perusahaan lokal . Karir sebenarnya ada disana, tapi tekanan yang saya rasakan terlampau beratlah yang membuat saya memutuskan untuk resign setelah 10 tahun kerja didalamnya.

    Walaupun itu satu keputusan berat, namun dengan niat kuat dan keyakinan akan kebesaran TUHAN sebagai YAA WAHABU ( Pemberi dan Penguasa Rezeki) ditambah ucapan BISSMILLAHHIR ROHMAN NIR ROHHIM saya putuskan BERHENTI pada waktu itu.

    Sekarang saya punya sebuah TOKO on line plus 2 RUMAH SPREI di kota sidoarjo, masing masing di perumahan yang berbeda. Yang satu sudah jalan (SURYA ASRI 1) dan saya berharap yang kedua demikian juga nantinya (KAHURIPAN NIRWANA VILLAGE). Semoga..

    Salam sukses selalu,
    EKOALEX

    • dimasariefhidayat mengatakan:

      salam kenal..
      saya dimas usia 26 tahun…
      niatan awal sama seperti pak Eko Alex, yaitu buka usaha di perumahan…usaha yang saya jalani jual busana muslim dan perlengkapan sholat dengan harga grosir…akan tetapi setelah buka usaha di perumahan saya bingung cara marketingnya…menurut bapak tips jitu apa agar dagangan saya laris abis mengingat di perumahan tingkat kesibukan per KK sangat luar biasa sehingga tetangganya sendiri tidak saling kenal…
      sebelumnya terima kasih atas sarannya

  7. Saepudin mengatakan:

    Assalamu’alaikum pak Fuad

    salam kenal, nama saya saepudin
    saya ada permasalahan dalam membangun sebuah usaha saya, sudah hampir 1 tahun saya mencari modal untuk saya buka usaha namun sampai sekarang belum dapat juga. mohon bantuannya pa.
    saepudin
    nusarae@yahoo.co.id

  8. galih mengatakan:

    Assalamu’alaikum pak Fuad,
    Saya seorang ibu PNS, dan suami saya seorang pegawai swasta dengan penghasilan kecil. Saya ingin merintis usaha penjualan tabung gas kecil dan aqua dengan menitipkan kepada beberapa warung kecil (@ 3 tabung dan 3 galon perhari) dengan sistem bagi hasil karena modal baru ada 2 juta. Kira-kira berapa perbandingan laba yang harus dibagi dengan warung tersebut kalau saya hanya menyetor tabung dan aqua (supply) dan mereka yang m,enjualkan, bagaimana menurut pak Fuad. Mohon bimbingannya
    Terimakasih
    Wassalamu’alaikum wrwb

  9. widodo mengatakan:

    Assalamualikum wr wb.pak fuad
    Saya adalah pegawai koperasi sbg tenaga accounting.Saat ini saya sangat ingin sekali membuka usaha dirumah.saya sudah mengambil rumah secara kredit.namun untuk membuka usaha sepertinya belum punya modal.modal saya mungkin hanya tempat tinggal saya saat ini yang letak strategis di pinggir jalan utama di perumahan saya.saya berniat membuka usaha salon untuk istri saya karena istri saya menyukai jenis usaha itu, karena yang pernah bapak katakan ialah Untuk memilih jenis usaha mana yang cocok buat kita, rumusnya : pilih bidang yangpaling Bapak minati, sukai, gemari, cintai, dan syukur-syukur paling dikuasai.adakah referensi bapak atau kenalan atau pengusaha salon manapun yang mau bekerja sama dengan saya.terus terang saya kesulitan dalam hal modal, namun untuk masalah tempat yang strategis saya berani jamin bahwa lokasi yang saya tempati ini sangat berpeluang.mohon bantuanya bagi siapapun yang mau bekerja sama dan bagaimana sistemnya silakan hubungi saya di no:081574363536 atau 083894092939.atas segala perhatiaannya saya ucapkan banyak terima kasih.

  10. Nita mengatakan:

    pak saya mau minta saran nich…gini saya kan suka buat kerajinan kemudian sayaa ingin menitipkannya diswalayan tapi saya tidak tahu caranya…terimakasih

  11. Hamal mengatakan:

    jadi intinya lakukan analisis subsidi silang ya pak kalo emang kepentok bgtz pngen usaha apa !! di saat melakukan analisis tersebut kira2nya berapa sample yang kuat untuk dijadikan pegangan dalam mengambil sebuah keputusan ??? namun pak dalam menganalisa sample2 tersebut kan situasi dari sample tersebut berbeda-beda pak’ gmn tu untuk menentukanya?? terima kasih pak..

    • Fuad Muftie mengatakan:

      Maaf pak jangan dibikin rumit atuh kalau mau buka usaha. Saya sendiri pusing denger kata sample-sample begitu. Pakai analisa seadanya saja lah, gunakan intuisi sudah cukup menurut saya kalau baru merintis usaha. Lakukan langkah kecil dulu untuk mengetahui langkah besar berikutnya. Cara simplenya gini Pak. Ada dua orang yang mau buka usaha yang sama di tempat yang sama, dengan modal yang kira-kira sama. Satu orang lulusan SD dan satu lulusan Sarjana Statistik. Kira-kira mana duluan yang cepat buka usahanya???

      Wassalam

  12. hendi mengatakan:

    Salam kenal Pak Fuad,
    Nama saya hendi, sehari-hari saya bekerja di salah satu rumah sakit swasta di tangerang. To the point aja, pak… Sejak 2 bulan terakhir ini saya berjualan bubur di perumahan tempat saya tinggal, tetapi karena saya dan istri masih berstatus karyawan saya tidak bisa berjualan setiap hari. Ada kendala yang saya hadapi ketika mulai berfikir menyerahkan dagangan kepada orang lain. Bagaimana cara menghitung porsi yang terjual ? Bagaimana sebaiknya sistem pembayaran upah kepada si penjual bubur nantinya? Barangkali Pak Fuad atau pengunjung blog ini ada yang berpengalaman dengan bisnis serupa walaupun tak sama. Sebagai informasi tambahan, perumahan kami adalah (bukan) Perumahan Elite sehingga saya tidak bisa berjualan dengan harga pasar, tetapi sedikit dibawah harga pasar.
    Terima kasih kepada Pak Fuad atas blog yang inspiratif ini, semoga makin cemerlang.

    Salam Funtastik

    • Fuad Muftie mengatakan:

      Salam kenal Pak Hendi, Semoga anda dimudahkan dalam menjalankan usahanya. Maaf saya blm pernah usaha beginian jadi nggak ada pengalaman. Cuma bisa nyaranin, kalau bisa Bpk pelajari konversi antara bahan baku, bahan pembantu, dan barang jadi. Jadi untuk membuat satu porsi bubur dibutuhkan berapa beras, berapa cakwe, barapa seledri, dll Dari situ paling tidak Bpk bisa tahu hitungan-hitungan berapa porsi yang terjual kalau bahan bakunya sekian banyak. Cari juga celah2 yg mungkin muncul seperti penjual menjual dg porsi yang sedikit-sedikit, sehingga bisa dicari penangkalnya.

      Kalau upah, sebaiknya dikombinasi antara gaji dengan bonus. Gaji minimal untuk bisa menutupi biaya hidup si penjual, karena bgmanapun kita sudah minta dia invest waktu sama kita. Bonus2 untuk mendongkrak penghasilan dan usahakan sebanding dengan omset, agar pendapatan penjual bisa lebih dari UMR dan bisa semangat berjualan.

      Untuk harga jual, jangan main-main dibawah harga pasar, sama saja bunuh diri. Kadang kita sendiri yang tidak pede, padahal pasar mau-mau saja membeli dengan harga pasar. Jadi test dulu apa bener tidak bisa menjual sebesar harga pasar atau lebih tinggi lagi. Sebagai pengusaha syah-syah saja koq mencari profit yang besar, asal baik jalannya. Nah gimana mau dapar profit kalau harga sudah diturunkan?

      Semoga bermanfaat.

  13. dyan mengatakan:

    Assalmualaikum.wr.wb
    pak fuad, saya adl sorang ibu rumah tangga. Saya bekerja sebagai pengajar bhs inggris, karena pekerjaan saya itulah saya harus sering menggalkan rumah. saya punya keinginan untuk membuka usaha class skill bhs.inggris dan komputer dirumah, kebetulan kesukaan saya memang mengajar bhs.inggris dan komputer adl kegemaran suami saya,akantetapi lokasi rumah saya di gang kecil jalan buntu. Tp sekitar rumah saya banyak anak kos.
    Langkah apa yang harus saya tempuh untuk memulai mewujudkan usaha saya?…………….
    Bagaimana saya harus memasarkan usaha saya?………
    Mohon saran dari pak fuad. Makasih sebelum dan sesudahnya pak.
    Wassalam….:)

    • Fuad Muftie mengatakan:

      Kalau di rumah sudah ada ruangan untuk belajar, gang kecil dan jalan buntu bukan masalah Bu. Siapkan saja segala sesuatunya untuk mengajar di rumah, kurikulumnya, SOP-nya, peralatan, perlengkapannya, dll.

      Yang penting bagaimana caranya mendatangkan calon peserta didik (customer) sehingga bisa datang ke rumah anda. Lakukan promosi yang memadai, dg brosur, menempel papan nama usaha di depan jalan (di depan gang), dll.. Promosikan ke sekolah-sekolah, ke lembaga pendidikan lain yang bukan pesaing, ke tempat2 kost-kostan, dll. Kalau di awal2 blm banyak yang datang, berikan layanan yang terbaik agar tercipta word of mouth (iklan dari mulut ke mulut).

      InsyaAlloh dari sedikit pelanggan yang puas akan mendatangkan pelanggan lainnya yang lebih banyak lagi.

      Jangan lupa, sisakan hasil keuntungan untuk membesarkan usaha sehingga bisa menyewa atau membeli tempat yang lebih representatif.

      Semoga bisa membantu.

  14. wiwi mengatakan:

    salam kenal pak fuad..
    pak mau tanya pendapat bagaimana kalau membuat klinik (terapi tumbuh kembang) khusus anak2 special ( Autism dll)di dalam komplek perumahan?

    terima kasih sebelumnya

    • Fuad Muftie mengatakan:

      Salam kenal Pak

      Klinik biasanya cukup berkembang di dalam perumahan. Yang penting adalah kualitas pelayanan dengan harga yang wajar. Saya tidak punya pengalaman dan ilmu ttg dunia klinik, jadi saya memposisikan sebagai orang awam melihat prospek bisnis klini. Menurut saya untuk klinik autis tidak bisa bergantung pada segment penghuni perumahan anda. Anda mesti melakukan promosi keluar dari area perumahan.

      Biasanya kalau terapi-terapi khusus seperti terapi autis ini bisa berkembang baik dengan bantuan promosi word of mouth atau promosi dari mulut ke mulut. sehingga pemberian pelayanan bagi orang-orang yang awal-awal datang pada saat klinik baru dimulai menjadi sangat penting. Orang yang puas dengan satu klinik kemungkinan akan dengan ikhlas bercerita dan mengajak orang lain utnuk berobat ke klinik anda. InsyaAlloh

  15. usie mengatakan:

    salam kenal pak fuad…
    saya seorang tutor bahasa inggris di cilacap. saya berniat menikah dengan seseorang, tapi keinginan itu belum juga terlaksana karena calon suami saya belum merasa mampu untuk kehidupan rumah tangga kami berdua kelak. suami saya sedang merintis usaha telor asin dengan cara mengolah hasil telor bebeknya yang baru berjumlah 320 ekor. tapi dalam hal ini dia sangat kesulitan dalam hal pemasarannya. dia merintis usahanya di bekasi. mohon saran dan informasinya bagaimana usaha calon suami saya bisa berkembang.
    terima kasih..

    • Fuad Muftie mengatakan:

      Cobalah bergabung dengan asosiasi atau paguyuban atau kelompok pengusaha sejenis. Kalau belum ada atau tidak ketemu, berkenalanlah dengan sesama pengrajin telor bebek, buat jaringan yang lebih luas, belajar dari mereka yang punya usaha sejenis. Belajar cara mereka memasarkan dan kalau bisa lakukan sinergi untuk pemasaran.

  16. Husni mengatakan:

    Asslammualaikum..
    salam kenal pak..
    langsung aja, saya mau tanya pendapat bpk.
    saya ada ruko 2 lantai, dan berniat mau buka usaha, tp saya masih bingung mau jalanin usaha apa. kira2 bpk bisa kasi saran ato ide, jenis usaha apa yg cocok dan prospeknya bagus.
    untuk informasi lokasi tempat saya bersebelahan dengan warnet, salon rambut, dan air isi ulang & kedai kelontong. disekitar tempat tsb ada 3 sekolah SMA & SD. Berada dipinggir jalan yg cukup ramai dilalui. Sempat terpikir saya utk buat tempat les, tp saya masih ragu. mohon pencerahannya pak..
    Sebelumnya terima kasih
    wassalamm..

    • Fuad Muftie mengatakan:

      Kalau ada usaha yang jelas prospeknya bagus, saya tidak akan beritahu siapa-siapa Pak, akan saya jalani sendiri :) Yang tahu cocok dan prospektif adalah penilaian (subyektif) anda sendiri Pak. Tinggal tanyakan pada diri sendiri yang kira-kira bisa dijalankan sekarang juga apa? bikin daftarnya kalau muncul banyak pilihan. Dari daftar tersebut pelajari dan selidiki sejenak seluk-beluknya, tidak perlu terlalu detil. Sampai anda punya kecenderungan akan keyakinan dan kemantapan untuk memulainya, maka saat itu juga harus segera di jalankan, hentikan segala perhitungan yang bikin rumit sendiri. Yang penting anda sudah mantap dan bisa jalan, ya jalankan saja.

  17. silvi mengatakan:

    Assalamualaikum wr.wb, Pak Fuad,
    Salam kenal dari saya, Pak.
    Saat ini saya berjualan perlengkapan muslim dengan mengontrak kios yang berada di pinggir jalan besar, namun perumahan disekekelilingnya perumahan biasa bukan estate, yang menurut pengamatan saya maaf, menengah ke bawah. Saya merasa kurang laris, sehingga saya ingin menambah jenis usaha di kios ini dengan berjualan alat tulis sekolah agar lebih menarik dan ramai. Namun letaknya tidak didekat sekolah/kantor/univrsitas. Bagaimana tips dari Bapak utk mensiasatinya ? Atau apakah ada cara lain yang lebih baik untuk meningkatkan penjualan saya mengingat lokasinya seperti diatas. Sementara itu, kios2 dengan jenis usaha-usaha yang lain sudah banyak dan komplit. Oh, ya satu lagi, Pak, tidak jauh dari kios saya itu adalah kompleks ruko-ruko yang tempatnya lebih teratur dan bagus.
    Saya sangat mengharapkan jawaban dari Bapak.
    Terima kasih,
    Wassalam.

    • Fuad Muftie mengatakan:

      Pelajari pola-pola penjualan yg pernah di dapat Bu. Produk apa saja yg mudah laku, perbanyak produk spt itu. Amati permintaan orang-orang yg pernah berkunjung, misal nyari produk apa dan apa sudah ada di toko apa belum. Jika cocok dg segment, coba penuhi jenis produk tsb.

      Cara lain, perbanyak promosinya Bu, atau ganti sistem penjualan, misal belajar jadi distributor, dg melayani penjual-penjual yg lain dlm sekup yg lebih luas. Tidak terpaku di satu kompleks saja.

  18. aqew wehh mengatakan:

    banyak lah berkomunikasi ada pepatah bilang tak kenal maka tak sayang,sudah kenal entar juga pasti berdatangan peluang usaha yang sangat baik belajarlah untuk mengenal lingkungan entar juga pasti keluar ide usaha yang lain udah dulu yah dah ngantuk!!

  19. Yusrin mengatakan:

    Asslammualaikum..
    salam kenal pak..saya bekerja di perusahaan swasta di Gorontalo, saya ingin berhenti dan saya ingin buka usaha seperti Pak Fuad, berjualan Jilbab, busana muslim dll. kebetulan t4 saya sangat strategis dan mayoritas muslim.
    di mana pak saya bisa dapat barang-barang tersebut dan kira2 modal yang harus saya siapkan brapa pak? saat ini saya baru punya 50 juta…
    Saya sangat mengharapkan jawaban dari Bapak.
    Terima kasih pak,
    Wassalam.

  20. Hendra mengatakan:

    ssalamualaikum wr.wb, Pak Fuad,

    Salam kenal dari sy pa..
    saya masih bekerja di perusahaan konsultan tp gaji tdk mencukupi utk sehari hari kebetulan saya punya 2 org anak, saya bekerja sebagai drafter/gambar keahlian saya boleh d bilang cukup utk usaha setting akan tetapi moadal g ada……..2x gagal dlm usaha pertama usaha cuci motor ke2 buka setting join sm 3 org teman…nah skr sy ada keinginan utk buka usaha setting apakah cocok buat saya..wass

  21. teny susilo mengatakan:

    salam kenal,didalam pikiran saya ada api semangat untuk coba usaha,byk ide2 yg bermunculan tapi yang saya bingung bagaimana mencari tempat menbeli produk yg saya inginkan sehingga bila produk itu saya jual bisa saya jual dengan harga menarik tp kualitasnya baik.

  22. mikrobisnis mengatakan:

    inspiratif,saya baru beli rumah di perumahan, disekitar saya tidak ada toko kelontong saya berencana membuka toko kebutuhan sehari-hari. bagaimana cara saya mencari tempat kulakan dan berapa margin yang harus saya ambil untuk setiap item barang yang saya jual

  23. Nuri Chy mengatakan:

    pak.. met mlm.
    saya suka membaca komentar2 anda. sangat memuaskan jawabanya. saya jadi berminat untuk mengikuti jejak2 yang lain nya. saya karyawati dengan jam kerja shift kadang 8 jam setiap harinya. dengan keadaan seperti itu saya merasa banyak waktu yang bisa saya manfaat kan.
    untuk berjualan sambilan di tempat kerja ada larangan sehingga mengurungkan niat saya. bagai mana dengan usaha diluar uyang akan saya coba dengan modal yang kecil. by nurichy 25 thn, riau

  24. Arie Ferdiansyah mengatakan:

    saya ferdi, kami membuka kesempatan untuk membuka perumahan di tuban Jawa Timur, dekat ring road Pantura, Blok Pertamina, Semen Gresik dan Holcim, jika berminat bisa bertemu langsung dgn kami , tlpn saya 085649842128

  25. Uminaufal mengatakan:

    Senang sekali mengikuti dan menyimak blog ini, banyak ilmu dan inspiarasi yang saya dapatkan. Saya sendiri juga seorang ibu rumah tangga yang sedang belajar menjalankan usaha jualan baju dan makanan bersama suami saya. Mudah2an sobat2 yang akan memulai usaha diberikan keringanan dalam melangkah.

  26. jual LPG n Aqua aja pak, simple dan smua rumah butuh.. :)

  27. Sayuti Say mengatakan:

    ass….pak juad…sebenernya saya berminat mau buka usaha parfum dengan cara dititip.tapi bagaimana ya cara tips2 nya.minta saran ya pak…terima kasih sayuti

  28. Vino Aldian Rifai mengatakan:

    assalamualaikum………pak saya mau tanya tips buka usaha dirumah,dan hingga saat ini saya masih bingung mau buka usaha apa,dan tidak sampai mengeluarkan modal yg cukup besar.thnx :)

  29. Agen Resmi Crystal X mengatakan:

    Saat ini saya sedang mulai usaha jadi Agen Crystal X. Modalnya kecil sih, cuman Rp60.000 tapi untungnya sampai 100%. Produknya mantep dan terbukti deh, soalnya saya pake dulu baru klo emang mantep baru saya berani jualan.

    Produknya laris dan gampang dijual. Hitung2 belajar bisnis.

  30. Peluang bisnis perumahan, minat bekerjasama dengan kami, kami bantu anda untuk
    mengelola dana anda secara aman dan menghasilkan di tangan team kami yg berpengelaman di bidang property perumahan, cluster perumahan, minat ?? hubungi saya Ferdy 085649842128

  31. Peluang bisnis perumahan, minat bekerjasama dengan kami, kami bantu anda untuk
    mengelola dana anda secara aman dan menghasilkan di tangan team kami yg berpengelaman di bidang property perumahan, cluster perumahan, minat ?? hubungi saya Ferdy 085649842128
    ..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 127 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: