Thank’s God ada siaran Televisi Elshinta

Beberapa minggu belakangan ini saya sedang seneng nonton Chanel Elshinta TV. Saya kurang tahu persis sejak kapan Elshinta TV mengudara dan sudah menjangkau mana saja. Karena memang saya jarang nonton TV. Saya menemukan Chanel Elshinta TV juga waktu lagi iseng-iseng seaching, setelah bosan nonton siaran yang begitu-begitu saja. Mungkin ini juga akibat Law of Attraction, karena siaran Elshinta TV sungguh berbeda dengan chanel-chanel yang lain, suatu stasiun yang sejak lama saya dambakan yang sarat dengan siaran yang bisa memberi pencerahan penontonnya.

Siaran Elshinta bisa dipantau di 35 UHF (Jakarta) dan saat artikel ini saya tulis masih dalam siaran percobaan, mulai pukul 16.00 s.d. 21.00 WIB.

Kalau dibanding dengan stasiun swasta lainnya, memang kesannya Elshinta TV belum ‘wah’ seperti yang lain, yang banyak bertabur bintang dengan acara yang heboh. Elshinta TV tampil dengan bersahaja tetapi berisi liputan yang sangat berharga (valuable).

Apalagi bagi kita-kita yang baru mengasah jiwa entrepreneur, liputan Elshinta TV bisa sedikit menjadi pelepas dahaga ilmu kewirausahaan. Memang acaranya tidak dirancang untuk mengajari bagaimana menjadi pengusaha dan pebisnis, tapi dengan gayanya yang mirip liputan dokumenter, Elshinta TV mampu memberi informasi-informasi yang selama ini mungkin kita butuhkan dan tidak bisa kita peroleh dari sumber-sumber yang selama ini ada.

Beberapa liputan yang mampu membuat mata saya terbuka dan wawasan bertambah antara lain liputan tentang pusat pembudidayaan Anggrek di Ragunan. Bagi saya yang sudah sepuluh tahun lebih tinggal di Jakarta, bahkan baru mendengar informasi ini dari Elshinta TV. Dalam liputannya disebutkan tentang berbagai macam anggrek yang dibudidayakan dan disebutkan pula bahwa pusat anggrek di Ragunan merupakan sumber / tempat dimana para pedagang dan kolektor anggrek belanja, karena harganya yang murah. Hmm… sungguh informasi yang sangat-sangat berharga bagi kita yang punya usaha tanaman anggrek / tanaman hias.

Liputan lainnya, misalnya liputan tentang workshopnya alat-alat kesehatan di RS Fatmawati Jakarta. Bagi Anda yang ingin terjun dibidang alat-alat kesehatan seperti kursi roda, korset, tangan/kaki palsu, disebutkan bagaimana situasi penawaran dan permintaan di pasar yang belum seimbang. Artinya masih ada peluang untuk segmen-segmen tertentu, sehingga RS Fatmawati harus membuat sendiri alat-alat kesehatan tersebut alias belum ada di pasaran. Dan banyak juga menerima reparasi alat kesehatan, karena memang belum banyak bengkel / workshop alat kesehatan.

Ada juga liputan yang mirip dengan wisata kuliner ala "Mak Nyuss". Dan Elshinta TV mampu membuat liputan yang sangat berbeda. Bagi kita yang punya bisnis kuliner maupun akan membuka usaha kuliner bisa langsung tercerahkan dari liputan Elshinta TV.

Beberapa wisata kuliner ala Elshinta TV yang sempat saya tonton menyajikan informasi tentang usaha-usaha makanan yang unik seperti warung tenda pinggir-jalan di Pejompongan, sate kelinci di Pangkalan Jati Jaktim, Tansu (Ketan Susu) di Kemayoran yang mampu eksis sejak tahun 70-an, dan beberapa tempat lain yang tidak sempat saya catat.

Yang membedakan dengan wisata kuliner lainnya, di Elshinta TV tidak semata-mata  menonjolkan bagaimana enak, sedap, dan mak-nyuss-nya makanan yang disajikan, tetapi mampu menunjukkan bahwa bisnis seperti itu sangat menjanjikan. Sungguh suatu pancingan yang menarik dan merangsang kita-kita yang ingin terjun di bisnis kuliner. Bahkan beberapa tempat yang diliput bukanlah di restoran dan rumah makan yang mewah tapi tempat-tempat yang merakyat dan cocok dijadikan contoh bagi pebisnis pemula.

Masih banyak liputan menarik lainnya, seperti liputan outbond, lingkungan hidup, wisata, pendidikan, dan lain-lain yang bernuansa dokumenter.

Dan yang lebih menarik di Elshinta TV belum banyak bertebaran iklan. Liputan-liputannya juga masih sering diulang-ulang. Ini sangat menguntungkan kalau kita terlewatkan salah satu liputan, masih ada harapan menontonnya di keesokan harinya.

Mudah-mudahan Elshinta TV bisa istiqomah menyajikan liputan-liputan yang berkualitas yang bisa mengobati dahaga anak-anak muda yang akan mengarungi dunia entrepreneurship untuk kemajuan Indonesia.

Ada satu hal yang agak saya sayangkan, saya tidak bisa terus menerus menonton siaran Elshinta TV karena harus bersaing dengan anak saya yang sudah bisa nyari channel kesayangannya yaitu Space-toon :-)

Mohon maaf, saya tidak bermaksud iklan / promosi karena saya sama sekali tidak ada kaitannya dengan Elshinta TV. Artikel ini saya tulis sebagai ungkapan hati saya dan sekaligus harapan untuk mendapatkan tempat alternatif mengistirahatkan mata setelah penat seharian beraktifitas dengan mendapat tayangan-tayangan yang mencerahkan.

Semoga bermanfaat

Salam
Fuad Muftie
© 2007, http://fuadmuftie.wordpress.com
Owner Kios Addina di Jakarta Timur

PS : Mohon doa restu, kios Addina sedang berbenah untuk beranjak dari pengecer murni menjadi semi grosir untuk produk-produk tertentu dan semoga bisa segera masuk online lewat webstore.

24 Tanggapan ke “Thank’s God ada siaran Televisi Elshinta”

  1. Add it Berkata:

    hehehe, makacih.. seandainya aja dana kita lebih gede, pasti dokumenternya semakin banyak.. doain aja dech biar dananya lancar :) gw editor baru di Elshinta.

  2. Fuad Muftie Berkata:

    Pak Adit (?)

    Salam kenal dan terimakasih juga atas mengudaranya siaran TV Elshinta, sampaikan ke ownernya ya Pak agar tetap konsisten dengan siaran-siaran yg selama ini diudarakan.

    Saya ikut mendoakan agar dananya lancar, biar banyak masyarakat Indonesia yang tercerahkan. Dan terus maju Elshinta TV-nya.

    Salam
    Fuad Muftie

  3. Agus Rasyidi Berkata:

    Kalau boleh tahu, di berapa MHZ channel Elshinta ( selain 35 UHF ).
    maksudnya biar gampang cari channel nya ( dalam MHZ ).

    Terima kasih sebelumnya.

    salam

    Agus Rasyidi

  4. Fuad Muftie Berkata:

    Pak Agus, saya kurang tahu konversi dari 35 UHF ke dalam MHZ-nya. Cari aja Pak pakai fasilitas search di TV, toch nggak butuh waktu lama kan….

    Salam
    FM

  5. Add it Berkata:

    gw tertarik&pengen lebih jauh masuk dunia usaha, tapi usaha apa kira-kira yang bagus & bisa memberdayakan orang banyak ya..? gw juga nggak begitu bakat usaha siy :(

  6. Fuad Muftie Berkata:

    Pak Addit, cita-cita boleh tinggi, tapi harus ada tindakan nyata dulu setidaknya dengan buka usaha walau kecil-kecilan dan baru satu orang yang kita bantu, kita akan dapat banyak ilmu seluk beluk membuka usaha. Sehingga pada saatnya ada kesempatan yang lebih besar kita bisa bikin usaha yang bisa menyerap banyak tenaga kerja.

    Think big small act.

    Usaha juga bukan masalah bakat nggak bakat, masalahnya mau nggak mau, semua orang bisa buka usaha nggak butuh bakat yg unik2. sama seperti kita belajar berjalan, belajar bicara dll. Orang mungkin nganggap kita bakat ngomong, tapi orang yg nggak bakat ngomong-pun bisa ngomong toch. Begitu juga dalam usaha nggak butuh bakat yang aneh2, asal mau, bisa.

    Salam
    FM

  7. ayu Berkata:

    Assalamu’alaikum Wr wb

    Melihat usaha Bapak yang sekarang ini sedang mengalami perkembangan yang cukup baik, kami dari divisi Sosial Kemasyarakatan LDK DKM Al-Hurriyyah IPB, mengharapkan kesediaan Bapak untuk menjadi sponsor kegiatan kami yaitu Walimahan Masal yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada tanggal 4 November 2007. Kegiatan ini ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu di sekitar kampus IPB agar dapat memiliki surat nikah yang sangat diperlukan.
    Saat ini kami sangat memerlukan dukungan dalam bentuk material maupun spiritual. Apabila Bapak berkenan, mohon kirimkan surat via email ke bintang_diah@yahoo.com agar kami dapat mengirimkan proposal ke alamat Bapak. Kami tunggu konfirmasi dari Bapak sampai tanggal 24 Juli 2007.
    Untuk mengetahui kegiatan DKM Al-Hurriyyah lebih lanjut, silahkan browse ke http://www.masjidipb.org
    Harapan kami semoga dukungan dan kerja keras dari Bapak bermanfaat bagi kesuksesan kegiatan ini.
    Atas perhatiannya Kami ucapkan terima kasih.

    Wassalamu’alaikum Wr Wb

  8. icha Berkata:

    Surprise juga hasil kerja kami tak hanya bisa ditonton, tapi punya nilai lebih bagi Anda. Dan, smoga buat pemirsa yg lainnya. Saya salah satu video jurnalis (reporter plus kamera_woman). Saya sendiri msh merasa apa yg kami hasilkan msh sngat terbatas… Tapi, sekali lagi “THANX GOD” ada ide membangun ElshintaTV ini…

  9. Sugest Berkata:

    Pusat Anggrek di ragunan.? tepatnya diebelah mana Mas,
    saya lagi gandrung anggrek nich…
    tks atas informasinya..
    mungkin dari yg punya TV Elsinta bisa memberi tahu letaknya.. :-)

  10. Fuad Muftie Berkata:

    @ icha
    Selamat ya sudah bisa bikin liputan yang berbeda, semoga bisa mencerahkan bangsa Indonesia, dan mudah2an banyak dilirik para pengiklan biar bisa terus survive. Oh yang ikut2an kayak stasiun lainnya ya biar tetap unik.

    Salam
    FM

    @ Sugest
    Mohon maaf saya sendiri baru tahu dari Elshinta, dan belum sempat jalan-jalan ke Ragunan lagi. Selamat hunting

    Salam
    Fuad Muftie

  11. yunus Berkata:

    Waah….bagi masyarakat Pekalongan kagak bisa ngeliat TV El Shinta nich… :-( karena hanya bisa ditangkap melalui gelombang UHF…….., Aku usul bagaimana kalau TV El Shinta juga meluaskan jaringan siarannya melalui satelite (mis : Palapa,Telkom) atau Agila2 kayak DAAI TV.Thanks.Best Regards.

  12. Fuad Muftie Berkata:

    Iya Elshinta masih jadi TV lokal Jakarta ya. Gimana nich Elshinta? Mudah2an bisa melebarkan sayap ke daerah2 biar banyak yg dpt pencerahan.

    Salam
    FM

  13. Wulan Ayodya Berkata:

    Buat yang suka dengan dunia wirausaha, boleh kita sharing bareng di http://www.ukmku.blogspot.com.. Ada catatan harian tentang buku wirausaha dan bisa cerita atau dapat berbagi dalam bidang usaha kecil.

    Salam
    Wulan Ayodya
    Penulis buku Seri Kursus Singkat
    Usaha Rumah Makan Laris Manis

  14. rizqi gunawan Berkata:

    salam sukses tuk Elshinta,
    ngomong-ngomong saya ingin menjadi bagian dari elshinta…
    mau kirim lamaran nich…alamatnya kemana..
    thanks….

  15. rizqi gunawan Berkata:

    ….

  16. Fuad Muftie Berkata:

    Ada orang Elshinta yg mantau blog saya nggak ya…?
    Boleh dibantu Mas Rizqi Gunawan dong?

    Salam
    Fuad Muftie

  17. anggi Berkata:

    wes elshinta juga ada situs beritanya yach, buka internet sambil dengerin radio news and talk, http://www.elshinta.com
    suskses yach moga tambah maju

  18. Fuad Muftie Berkata:

    Radio Elshinta dan TV Elshinta punya format yang berbeda lho….

    Wassalam
    Fuad Muftie

  19. Bushyetdah Berkata:

    Asyik juga, biar tambah TV swasta di indonesia. Kapan ya nyampe di Surabaya.

  20. Fuad Muftie Berkata:

    Wah nggak tahu deh kapan nyampe Surabaya.

  21. Ketut sudiana Berkata:

    Ass.wrwb

    Saat ini Elshinta tv termasuk stasiun tv favorit saya, acaranya edukatif sekali dari berita mengenai usaha kecil ( kisi-kisi ) sampai yg menyetuh nurani ( hati nurani )
    apakah saya bisa mendapatkan alamat dari orang-orang yang pernah ditayangkan kedua acara tersebut diatas, sekali lagi salut buat Elshinta tv.

    wassalam

  22. Fuad Muftie Berkata:

    Pak Ketut, mohon maaf saya tidak ada hubungan apa-apa dengan Elshinta. Untuk mendapat alamat dari orang-orang yang pernah diliput sama Elshinta, lebih tepat kalau ditanyakan langsung ke pihak Elshinta.

    Wassalam
    FM

  23. eva faiga Berkata:

    hallo elshinta Tv
    saya ibu eva saya menyukai latanyangan kisi kisi karena menambah wawasan saya dalam bercocok tanam dirumah, saya seorang singgel parent sangat menyukai tanam menanam dihalaman belakang rumah saya. Tolong berikan tips untuk menanam cabe, tomot, kacang pamjang dan jagung. Sebab saya menanam udah 14 juni s/d hari ini tgl 2 juli kok pohon2 ku masih kecil aja sedangkan di acara kisi2 katanya kacang panjang panen 45hari. Bagaimana bisa demikian. Mohon informasinya.
    Berkebun dihalaman belakang rumah dapat membantu saya dalam pengeluaran bulanan maupun hobbi saya.
    Jika acara ini dapat ditayangkan mungkin banyak ibu2 rumah tangga yg melakukan seperti yg saya lakukan.
    ELSHITA TETAP MAJU TERUS UNTUK MEMBANGUN NEGRI INI
    atas bantuan bapak/ibu say ucapkan banyak terima kasih

    hormat saya
    Eva faiga

  24. Fuad Muftie Berkata:

    Terimakasih Bu Eva, cuman mohon maaf saya tidak ada sangkut pautnya dengan Elshinta, saya sama spt ibu cuma penonton biasa.

    Mudah2an ada orang-orang dari Elshinta yang berkenan kembali membaca artikel saya dan membaca masukan / komentar Bu Eva.

    FM

Tinggalkan Balasan