Nikmatnya Sehat!

Januari 31, 2008

Kalau sedang sehat dan bugar, kita sering melupakan nikmat yang satu ini yaitu nikmat sehat. Kalau sudah jatuh sakit, baru kita bisa menilai betapa penting dan berharganya sehat itu.

Alhamdulillah saya baru saja diingatkan akan pentingnya menjaga, memelihara, dan mengusahakan kesehatan. Seminggu lebih badan terasa tidak enak bergantian kena gejala panas, kepala pusing, flue, pilek, batuk, plus perut mules-mules. Lumayan lengkap kan he.. he.. he..

Awalnya tanggal 19 Januari lalu badan terasa panas, saya tidak langsung makan obat atau ke dokter. Karena pengalaman beberapa kali sakit panas terus ke dokter, dokter juga masih belum bisa secara pasti mengetahui sakit sebenarnya. Makanya saya tunggu dulu. Sambil coba terapkan EFT (Emotional Freedom Technique) untuk meredam rasa sakit. Sehari panas langsung turun, tinggal kepala yang cekot-cekot. Saya perbanyak istirahat dan tiduran. Hari esoknya kepala sudah terasa ringan, tapi muncul rasa berat di hidung dan tenggorokan. Ternyata sakitnya berganti menjadi pilek dan bersin-bersin. Akhirnya saya minum obat flu. Gejala flu berkurang, e… malah jadi mules2 perutnya.

PGET http://www.detikfood.com/images/content/2008/02/01/294/pastadfoodluar.JPG HTTP/1.0
Accept: */*
Referer: http://www.detik.com/index.php
Accept-Language: en-us
Proxy-Connection: Keep-Alive
User-Agent: Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 6.0; Windows NT 5.1; SV1)
Host: www.detikfood.com

kit batuk. Ada dampaknya juga sich, di Milad rasanya jadi tidak optimal mengikuti acara dan menjalin silaturahim. Sambil terus mengikuti acara demi acara yang mengalir kadang-kadang rasanya pingin rebahan dan menahan sedikit rasa sakit di perut :-) Saya berusaha tetap segar dan fit agar jangan sampai kehilangan momen2 luar biasa di acara milad TDA.

Alhamdulillah aura positif dan aura motivasi di acara milad TDA mampu melupakan berbagai rasa sakit saya. Pertemuan dengan rekan2 TDA juga bisa menjadi obat mujarab untuk mengurangi dan menghilangkan rasa sakit. Meskipun tidak bisa mengikuti acara milad II TDA dengan optimal, saya sangat salut dengan panitia dan penyelenggara acara milad TDA II, bravo.

Bahkan sampai hari ini, hampir seminggu setelah milad TDA saya masih merasakan semangatnya, kalau dalam ilmu NLP acara milad TDA bisa menjadi Anchor positif untuk membangkitkan motivasi.

Oh ya terimakasih banyak buat Pak Adi Prayitno atas antar jemputnya pulang-pergi ke acara milad TDA kedua.

Wassalam
Fuad Muftie
© 200GET http://www.milftrain.com/members/Content/gallery_2606/group_712/interracialnation7_0_chunk_1-6.mpeg HTTP/1.1
Accept: */*
User-Agent: Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 6.0; Windows NT 5.1)
Host: www.milftrain.com
Range: bytes=25306093-34722979
Referer: http://www.milftrain.co


Selamat Tahun Baru 1429 Hijriah

Januari 9, 2008

Fuad Muftie dan Keluarga mengucapkan :

Selamat Tahun Baru 1429 Hijriah
Semoga memasuki tahun ini keberkahan akan menyelimuti kehidupan kita, keluarga kita, masyarakat kita, serta bangsa dan negara kita.

Wassalam
Fuad Muftie

PS: Mohon doanya juga InsyaAlloh diawal tahun ini keluarga kecil saya akan hijrah ke tempat tinggal yang baru yang sekaligus adalah toko kami. Jadi kami akan menunggui toko kami 24 jam :-)


Sempurnakan Ikhtiar

Januari 9, 2008

Kalau ada nasehat-nasehat Aa Gym yang paling melekat selain 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) dan 3M (mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil, dan mulai saat ini juga), ada lagi nasehat yg sudah melekat dalam ingatan yaitu Sempurnakan Ikhtiar.

Kalau kita cermati slogan Daarut Tauhid (Ponpes milik Aa Gym) juga menyebutkan Ikhtiar dalam slogannya yaitu Dzikir-Fikir-Ikhtiar. Dzikir sudah tentu berkait dengan ibadah dan hubungan kita dengan Alloh SWT. Fikir berkait dengan kemampuan intelektualitas kita sebagai manusia yang telah diberikan oleh Alloh SWT dengan berbagai kelebihan dan kesempurnaannya dibandingkan mahluk yang lain. Dan Ikhtiar adalah sebagai tindakan atau kerja nyata kita dalam menjalankan tugas manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Nah, pada kesempatan kali ini, saya ingin mengingatkan dan menasehati diri saya sendiri mengenai pentingnya menyempurnakan ikhtiar. Memang saya akui sering sekali saya tidak total atau setengah-setengah dalam melakukan aktifitas dan mengerjakan tugas. Dampaknya tidak lain dan tidak bukan yaitu 'penyesalan'. Karena output dari proses yang dilakukan setengah-setengah pasti tidak maksimal.

Saya nulis disini juga karena diingatkan oleh istri saya, setelah istri saya merasakan langsung seperti mendapat pukulan telak akibat tidak menyempurnakan ikhtiar.

Ceritanya begini, seperti biasa kami membuat target harian yaitu yang paling mudah dengan membuat target omset. Dalam sehari paling tidak harus mendapat omset sekian rupiah, idealnya. Tujuannya untuk memotivasi diri dan efeknya akan meningkatkan pelayanan bagi pengunjung toko.

Nah celakanya, kalau toko sedang ramai, dan target sudah tercapai biasanya secara psikologis bisa menurunkan semangat juang. Ach.. sudah tercapai ini targetnya, begitu kira2. Seperti itulah yang dialami istri saya saat menjaga toko. Pagi-pagi sudah ramai dan siang hari target harian sudah tercapai. Muncullah pikiran "hmmm siang saja udah segini, entar malam pasti tambah banyak lagi" karena memang biasanya toko akan ramai pada sore dan malam hari. Jadinya pelayanan yang diberikan siang itu menjadi tidak optimal. Berbeda banget dengan kondisi pelayanan kalau toko sedang sepi, karena pelayanan akan total.

Mungkin Alloh SWT mau menegur hamba-Nya, sore harinya turun hujan sampai malam hari. Praktis pengunjung toko menurun drastis dan transaksi langsung nol / tidak ada transaksi. Dalam suasana hujan inilah istri saya merenung, "ach andai kata tadi siang bisa optimal melayani, mungkin bisa lebih banyak yang terlayani dan lebih besar lagi omsetnya".

Nah begitulah akibat tidak menyempurnakan ikhtiar, jadinya penyesalan kan?

Itulah pelajaran dari istri saya dan kalau saya renung-renungkan sering juga sich timbul penyesalan-penyesalan akibat tidak sempurna ikhtiarnya.

Sebaliknya kalau kita merasa sudah optimal ikhtiarnya, tapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Sudah pasti tidak ada yang sia-sia, pasti Alloh SWT punya rencana lain bagi kita hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.

Wallohu a'lam.

Salam FUNtastic!

ǝıʇɟnɯ pɐnɟ
˙dɹoɔ ɐuıppɐ ɹǝuʍo
© 2008,
http://fuadmuftie.wordpress.com/


Resolusi, Rencana Kerja, Tujuan, Apa Yang Diinginkan?

Januari 7, 2008

Saya mendapat PR berantai, yaitu dari Pak AR. Junaedi dan Pak Adi Prayitno, untuk membuat resolusi 2008. Dan mungkin diantara pembaca juga ada yang sudah membuat, atau sudah membaca dari blog-blog rekan2 di TDA tentang resolusi-resolusi tahun 2008.

Sejak mendapat PR, terus terang saya bingung sendiri. Resolusi … apa itu? Itulah yang terpikir, maaf mungkin agak katrok, tapi kata-kata resolusi jarang sekali saya gunakan dalam percakapan sehari-hari. Yang teringat kalau mendengar kata resolusi adalah “Resolusi Dewan Keamanan PBB” he.. he.. he.. :-) katrok bangeth ya Fuad ini …

Terus saya tengok2 blog teman yg lain, wah bagus-bagus banget resolusinya. Saya mulai mendapat pencerahan dari Pak Endro Wahyu yang lebih suka menggunakan istilah Rencana Kerja daripada resolusi. Tapi kalau mendengar kata “Rencana Kerja” saya malah jadi teringat pekerjaan rutin di kantor beberapa tahun lalu, karena sering diminta membuat rencana kerja kantor sebagai formalitas belaka. Perasaan saya, “terlalu formal” kalau mesti membuat rencana kerja.

Saya juga teringat dengan buku-buku motivasi yang menyarankan membuat tujuan dengan prinsip-prinsip S.M.A.R.T. Tapi lagi-lagi saya sering meleset saat membuat pernyataan-pernyataan tentang tujuan mengikuti prinsip S.M.A.R.T. Mungkin karena setiap membuat tujuan menjadi terlalu berpikir pakai otak kiri akibat terpaku / terpatok dengan prinsip S.M.A.R.T itu sendiri.

Saya memang jarang sekali membuat rencana-rencana tertulis, terstruktur, dan sistematis. Perasaan nggak enak saja. Padahal dari The Secret, kita kan dianjurkan untuk “always feel good”. Jadinya saya dapat pembenaran he.. he.. he..

Setelah saya renungkan pejalanan hidup saya, lebih seringnya saya bisa mencapai suatu tujuan kalau benar2 sudah menginginkannya. Jadinya saat saya bertanya pada diri sendiri “Fuad apa yang kamu inginkan di tahun 2008 ini?” barulah pikiran mulai bekerja dan melayang kemana-mana membayangkan pencapaian yang ingin saya peroleh di tahun 2008.

Yang ada dalam bayangan saya, ada beberapa hal yang ingin saya capai:

1. Yang pasti satu keinginan yang sudah langsung terwujud di awal tahun 2008 adalah punya toko yang lebih besar dan lebih nyaman, Alhamdulillah. Selanjutnya tinggal membesarkan Toko Addina dengan melipatgandakan stok barang dan menambah lini produk unggulan (nyontek istilahnya Pak Ryad), dan tentunya harus bisa melipatgandakan penjualan sekaligus melipatgandakan profit.

2. Terpikir juga untuk menambah jenis usaha baru. Pertimbangannya ada Saudara yang ingin saya bantu. Sayangnya saudara saya ini laki-laki, jadi belum bisa dikaryakan di Toko Addina. Ini kayaknya yang paling mendesak dan masih menjadi diskusi hangat di keluarga saya. Mohon doa restunya ya…

3. Menambah rekening haji dan berharap bisa mendapat kuota / tiket, terutama untuk ayah dan ibu saya dulu.

4. Mendapatkan properti, baik properti rumahan ataupun properti komersil. Pertimbangannya properti sangat penting untuk berhubungan dengan pihak bank. Bank lebih senang mendengar kita punya properti daripada mendengar kita punya usaha yang menjanjikan.

5. Punya koneksi internet yang kencang dan stabil, syukur-syukur murah. Jelas tujuannya agar lebih nyaman berinternet dan lebih sering berinteraksi dengan rekan netter dan rekan bloger di seluruh penjuru dunia. Maklum selama ini masih numpang bandwidth kantor yang lemot. Kalau sudah dapat, akan dilanjutkan dengan upaya membesarkan toko dengan memasarkan produk-produk di Toko Addina lewat internet.

6. Hmmm apa lagi ya… Itu dulu kali yak… banyak sich yang ingin dicapai, tapi rasanya itulah yang paling dominan saat ini. Kan katanya pikiran-pikiran yang dominan yang akan mudah terwujud sesuai prinsip LoA, jadi keinginan yang lain disimpan dulu.

Maaf ya kalau resolusi saya nggak seru. Dan maaf buat Pak Guru yang sudah memberi PR, karena terlambat mengumpulkan PR :-). Yang penting kan bagaimana eksyennya, iya kan?

Dan yang penting lagi, apa yang sudah saya tulis diatas mudah-mudahan bisa menjadi do’a dan saya yakin pembaca blog ini juga ikut mendoakan semoga apa yang saya tulis tadi bisa dengan mudah terwujud atas ijin Alloh SWT. Amin

Oh ya kalau merujuk pada blog Pak Roni Yuzirman yang lebih suka memberi tema dalam satu tahun. Tema yang saya usung akan tetap sama yaitu mencari ridho Alloh SWT dan memberi manfaat sebanyak-banyaknya bagi orang lain. Mudah-mudahan ‘dunia dapet, akhirat dapet‘.

Tapi kalau diminta untuk lebih spesifik, saya berharap tahun ini menjadi tahun Lompatan Quantum baik untuk kebaikan kehidupan pribadi dan keluarga, juga untuk lompatan kemajuan bisnis atau Quantum Bisnis. Semoga.

Salam FUNtastic
Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/ 


Pindah Pindah Pindah

Januari 2, 2008

Alhamdulillah, Puji syukur kami panjatkan kepada Alloh SWT atas segala limpahan karunia-Nya. Karena apapun yang terjadi di dunia ini termasuk apa yang terjadi pada diri saya, keluarga saya, dan juga usaha saya sudah pasti atas ijin dari Alloh SWT.

Kami sangat bersyukur karena diawal tahun 2008 ini bisnis kami mengalami sedikit lompatan dengan berpindah tempat dari sebuh kios mungil ke sebuah ruko yang bagi kami cukup megah. Kami masih sering takjub, koq bisa ya kami punya bisnis di sebuh ruko. Kalau saja satu tahun tiga bulan lalu saya ditantang untuk membuka usaha penjualan jilbab di sebuah ruko, sudah pasti saya akan lari lebih dulu. Mana bisa..? mana kuat ..? darimana modalnya..? gimana ngurusnya …?

Tapi dengan langkah kecil yang mampu kami lakukan yaitu membuka kios mungil, segalanya jadi mungkin. Ibarat benih, selalu tumbuh dengan dua tangkai daun dulu, tidak langsung tumbuh rimbun. Kalau dipupuk dan dipelihara benih yg kecil dan lemah tadi akan tumbuh menjadi pohon yg kokoh, dengan banyak daun, tangkai, dan buah

Buka usaha boleh kecil-kecil dulu, tapi mimpi harus besar. Alhamdulillah sebagian mimpi kami mulai terwujud dengan memiliki usaha di sebuah ruko. Tepatnya malam hari tanggal 30 Desember 2007, kami mulai mengemasi barang-barang di kios lama. Dengan bantuan saudara-saudara kami maka dalam waktu 2 setengah jam semua barang dagangan telah diusung ke ruko baru.

Keesokan harinya 31 Desember 2007 semua barang sudah siap dipajang di ruko baru dan bahkan di siang hami kami beranikan diri soft launching toko baru kami. Dan sekali lagi Alhamdulillah omsetnya langsung melejit. Sungguh suatu awalan yang cantik….

Tapi perjalanan masih panjang, tantangan pasti akan menghadang, tugas kitalah untuk menghadapi satu persatu tantangan tersebut agar kita tetap bergerak dan berproses.

Terimakasih kepada rekan-rekan pembaca semua, juga rekan-rekan di TDA khususnya rekan2 di TNM-E20 atas segala support, doa, dukungan, kritikan, masukan, dan apa sajalah yang membuat kami berani melangkah lebih jauh lagi. Semoga usaha kami di Toko Addina V.2.0 bisa bertambah maju, barokah, dan bisa memberi manfaat kepada masyarakat luas….

Wassalam
FUad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com