Munculnya Kepercayaan dari Supplier
Saya dan siapapun yang sudah lama terjun di bisnis pasti mengakui betapa kepercayaan merupakan kunci sukses dalam berbisnis. Modal boleh minim, tapi kepercayaan tidak boleh minim. Kita bisa main-main dengan teknik pemasaran, tapi kita tidak bisa main-main dengan kepercayaan. Kalau strategi pemasaran kita jelek, bisa kapan saja kita perbaiki. Tapi kalau sekali saja kepercayaan tercoreng, habislah riwayat kita.
Untuk itu, sejak awal merintis bisnis harus kita niatkan untuk membangun reputasi / kepercayaan dan harus istiqomah menjaganya.
Saat awal merintis usaha dengan modal yang sangat terbatas, ingin sekali kami bisa mendapat barang dagangan sebanyak-banyaknya dengan modal yang sekecil-kecilnya. Salah satu caranya kita berharap dari suplier bisa ‘meminjamkan dulu’ barangnya dan bisa dibayar beberapa waktu kemudian. Tapi hampir semua suplier yang kami datangi selalu meminta bayar cash. Bahkan ada yang harus indent, uang sudah dibayar, barang baru dikirim beberapa hari / beberapa minggu kemudian.. puihh paittt… he.. he. he..
Karena yakin dan percaya bahwa berbisnis harus mengikuti proses, kami ikuti saja dulu kemauan suplier. Bayar cash kita ikuti, bayar indent kita turuti. Apalagi dengar informasi bahwa pasca krismon 98, pasar garment memang berubah, kalau dulu suplier senang diutangin, sekarang hampir semuanya minta bayar dimuka. Kalaupun ada yang mau ngutangin biasanya sedikit jumlahnya.
Setelah setahun setengah berjalan yang terjadi adalah, suplier juga manusia, mereka juga punya subyektifitas dan punya penilaian terhadap kita. Salah satunya ya itu tadi, mulai muncul rasa percaya dari suplier ke kita.
Nah kami kemarin juga mulai mendapat angin segar dari salah satu suplier. Barang-barang yang selama ini kami beli dengan cash keras, mulai boleh diambil dulu barangnya, bayarnya belakanganan. Alhamdulillah, sedikit meringankan arus kas toko.
Tapi saya sadar, tidak semua suplier bisa seperti itu. Ada yang tetap minta cash dan tetap ada yang maunya indent. Ya tetap saja kami turuti saja sebagai retailer yang baik.. he.. he.. he… Sekaligus tetap sebagai cara untuk membangun dan menjaga kepercayaan untuk jangka panjangnya. Sesekali perlu juga ‘tebar pesona’ kepada suplier agar posisi kita semakin dilirik
Demikian, satu kemudahan dari salah satu suplier kami jelas merupakan amanah yang harus dijaga dan dipelihara. Bisa saja hal seperti ini menjadi ujian bagi kami, yang mudah-mudahan bisa menjadi batu loncatan untuk naik kelas lebih tinggi lagi.
Salam FUNtastic & Merdeka!
Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
► Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll
“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

