Masih Banyak Yang Bingung Bagaimana Memulai Usaha Sendiri
Saya masih sering mendapat email dan pertanyaan tentang bagaimana cara atau strategi untuk memulai usaha sendiri. Umumnya pertanyaan yang diajukan (khususnya lewat email) bersifat sangat umum dan tidak spesifik tentang kendala atau jenis kesulitan apa yang sebenarnya dihadapi.
Saya pikir sebenarnya jawabannya sudah ada di blog saya ini dan juga blog-blog rekan saya yang lain. Asumsi saya, yang bersangkutan belum (berkenan) membaca blog saya dari awal saya posting.
Banyak yang sudah saya jawab secara langsung, tapi belum ada yang memberi laporan atau balasan apakah benar-benar telah mau untuk segera memulai usaha atau jangan-jangan jawaban saya tetap dianggap angin lalu saja.
Mudah-mudahan sich pada langsung berani membuka usaha dan berjalan lancar.
Kalau dilihat rata-rata, kebanyakan yang berkeluh kesah tentang sulitnya memulai usaha adalah mereka yang sudah berstatus sebagai karyawan / pegawai. Kalau dirunut-runut, ujung-ujungnya sebenarnya bukanlah sulit untuk memulai usaha tapi takut untuk meninggalkan zona nyamannya. Hayoo ngaku aja.. he.. he.. he..
Akan sangat berbeda kondisinya dengan orang-orang yang memang tidak ada pilihan, yang memang kepepet untuk memulai usaha. Mereka tidak lagi banyak berpikir dan banyak perhitungan. Usaha adalah jalan hidup yang dipilihnya, bukan sebagai alternatif.
Bagi yang berstatus sebagai karyawan, menjalankan usaha sendiri masih dianggap sebagai alternatif dan masih dijadikan sebagai sambilan. Dan benar saja kalau diniatkan sebagai sambilan, hasilnyapun sambilan atau sambil lalu saja. Belum lagi munculnya rasa ragu-ragu dan bingung, kadang membuat langkah membuka usaha menjadi tidak sepenuh hati dan kurang optimal. Jangan khawatir, ragu-ragu dan bingung adalah pertanda bahwa Anda mulai siap untuk belajar berbisnis, asal jangan dipelihara bingungnya tapi tetap pelihara semangat mencari jawaban dan mencari solusi.
Bagi yang masih juga merasa kesulitan untuk memulai usaha, gali lagi tujuan Anda ingin membuka usaha. Cari alasan yang benar2 kuat sehingga usaha yang akan dijalankan benar2 akan menjadi usaha yang serius dan hindari mengatakan usahanya sebagai sambilan. Dan jangan lupa, baca-baca blog saya dari awal dan blog-blog rekan saya yang lain, banyak sekali panduan dan inspirasi yang bergizi.
Terus perbanyak silaturahim fisik / temu muka dan berdialog dengan orang yang sudah membuka usaha baik yang sudah dikenal maupun yang belum dikenal (kenalan dulu tentunya). Kalau sudah ‘klik’ langsung ambil langkah pertama buka usaha, InsyaAlloh akan berkembang dan mudah-mudahan barokah. Bersiaplah untuk mengikuti, menjalani, dan menikmati proses yang panjang karena berbisnis bukanlah perkara instan yang bisa sim-sala-bim abra-kadabra.
Selamat berkarya, mohon maaf kalau email-email Anda yang serupa belum sempat saya balas
Salam FUNtastic dan Merdeka!
Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
► Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll
“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”


April 17, 2008 pukul 2:05 pm
Saya pertama kali membaca artikel-artikel Pak Fuad, artikel-artikelnya “saya banget” jadi terinspirasi begitu membacanya, sekedar berbagi pengalaman, saya adalah karyawan di sebuah sekolah swasta, awal saya usaha (waktu itu sekitar tahun 2005 )dimulai dari mengisi barang-barang ATK di koperasi sekolah, mulai dari modal 100 ribu, (awalnya takut tidak laku, makanya modalnya sedikit ) karena antusiasme anak yang tinggi, ternyata barang dagangan saya digemari anak-anak. Saya jadi semangat untuk menambah modal lagi dan membeli barang-barang lain. Hingga sekarang saya mulai tertarik untuk mengambangkan usaha saya di tempat lain, saya mulai berkunjung ke rumah teman-teman lama saya untuk menawarkan barang2 yang saya jual, alhamdulillah teman2 saya antusias dan malah mau menjadi penjual dagangan saya, setelah itu saya mulai melirik pasar2 dadakan ( seperti bazaar & pasar malam ). Alhamdulillah sekarang masih belanjut usaha saya, walaupun masih diarea pasar2 dadakan, Keinginan saya sekarang ingin membuka toko/kios namun modal kesana belum ada, insya Allah saya akan terus semangat untuk mengeja impian saya tuk buka toko/kios. PACU TERUS SEMANGAT SAYA PAK FUAD, terima kasih atas segala motivasi yang telah diberikan. Wassalamualaiku
April 17, 2008 pukul 3:51 pm
Bu Fika, setidaknya Anda sudah punya pengalaman memulai usaha dan pengalaman menggandakan modal. Tinggal ditingkatkan dan dikencengin lagi Bu. Selain itu sekarang Ibu sudah bisa mengukur barapa keuntungan yang bisa diperoleh dari usaha Ibu selama ini.
Nah dengan keuntungan segitu kira2 sudah bisa menutupi biaya sewa toko / kios atau belum. Kalau kira2 sudah mencukupi dan syukur2 bisa lebih, saran saya sich untuk memberanikan diri menyewa kios dan gunakan daya pengungkit berupa pinjaman.
Tapi tetap dihitung matang-matang agar beban pinjaman tidak memberatkan. Saya ikut mendoakan mudah2an usaha Ibu lancar dan barokah.
Wassalam
Fuad Muftie