OOT : Nginep di Jalanan Bandung
Ini cerita seminggu yang lalu, Jumat 2 Mei 2008, demi mengejar stok dan momen awal bulan, kami bela-belain malam-malam pergi ke Bandung. Karena biasanya di pekan pertama awal bulan toko akan ramai, maka kami perlu memastikan stok barang memadai dan mencukupi. Untuk itulah, daripada menunggu kiriman barang dari salah satu suplier di Bandung, mending jemput sendiri saja, sehingga saya berharap keesokan harinya (Sabtu-Minggu) bisa mendapatkan momentum penjualan yang pass dan tepat.
Kebetulan Jumat malam (2 Mei) kemarin juga bertepatan acara Mastermind TNM-E20, terpaksa saya tidak bisa ikutan penuh acara mastermind. Tepat pukul 09 malam sayapun pamitan dari mastermind, untuk persiapan perjalanan ke Bandung. Rencananya setibanya di Bandung kami akan menginap di salah satu penginapan langganan di Pesantren Daarut Tauhid. Perhitungannya sebelum jam 12 malam kami sudah bisa sampai di Bandung.
Tapi karena persiapan yang molor dan harus istirahat cukup lama di KM 57 tol Cikampek, perhitungan E.T.A-nya meleset. Kami sampai di Bandung sudah jam 1 dini hari lebih. Memasuki Pesantren DT di penginapan yang saya tuju ternyata sudah tutup dan tampak sudah penuh. Ada beberapa penginapan lain yang masih buka, cuma sayangnya rate-nya tinggi. Itung-itung, sayang sekali cuma buat istirahat 3 jam harus bayar ratusan ribu.
Melihat anak-anak yang sudah lelap tertidur di mobil, saya dan istripun memutuskan tidur saja di mobil. Mobilpun saya parkir di jalanan pesantren DT dan ZZZZZZ……..
Subuh kami bangun, sholat dan siap-siap cari sarapan. Jam 8 pagi kami menuju salah satu suplier untuk mengambil barang. Selesai belanja, perjalanan kami lanjutkan balik lagi ke Jakarta.
Hmmm…… pengalaman yang menarik jadi anak jalanan he.. he.. he.. Kalau saja tidak jadi pedagang mungkin pengalaman seperti ini jarang-jarang bisa saya alami. Inilah yang namanya dinamika, proses, atau perjuangan dalam berbisnis. Enjoy aja lagi…..Yang membahagiakan saya, anak-anak tidak mengeluh dan bisa menikmati hidup di mobil
Salam FUNtastic & Merdeka!
Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll
“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”


Mei 8, 2008 pukul 2:46 pm
Ya.. memang itu dinamika jadi pedagang pak, kesibukan bertambah selain di TDB, pulang selalu larut malam, tidur berkurang, memang begitu prosesnya. Tidak ada sesuatu yang instan. Nikmati prosesnya. Sukses selalu ya, sekalian mohon do’a restu mau launching toko perlengkapan bayi dan anak.
Mei 8, 2008 pukul 10:54 pm
kok ga lapor ke TDA bandung
Mei 9, 2008 pukul 7:12 am
hm….jadi terinspirasi untuk nyobain nihh …
sukses selalu pak
faif
Mei 9, 2008 pukul 8:20 am
@ Alam
He.. he.. he.. pengalaman pribadi ya Pak. Memang untuk pemula seperti kita harus siap dengan segala kemungkinan. Mudah2an toko barunya bisa di re-launching ya Pak Alam, saya ikut mendoakan dan siap mensupport….
@ Agah
Iya nih, maaf & punten saya sudah masuk “wilayah kekuasaan” TDA Bandung “tanpa ijin”. Habis buru-buru nich Kang Agah, pingin banget bisa silaturahim ke rekan2 di TDA Bandung, tapi baru bisa ketemu Teh Amelia saja. InsyaAlloh lain kesempatan mau mampir di Republik Kuliner dech…
@ Faif
Nyobain apanya nich Pak, nyobain nginep di jalannya apa nyobain belanja buru-buru di Bandung.. Sukses selalu Pak Faif. Semoga toko keduanya cepat dilaunching dan terus maju…
FM