Kapan Mau Buka Toko Addina Yang Kedua?

Saya beberapa kali mendapat pertanyaan seperti itu. Dalam hati sih pingin banget bisa punya dua, tiga, sepuluh, atau seratus toko sekaligus. Logikanya kalau sudah bisa buka toko pertama dan bisa jalan, tentu lebih mudah lagi membuka toko kedua dan seterusnya, begitu kan?. Makanya kalau ada yang nanya seperti itu, biasanya sich saya jawab, “insyaAlloh, do’akan ya.”

Tapi, untuk saat ini pembukaan toko Addina yang kedua belum menjadi prioritas saya. Disamping karena terbatasnya SDM dan belum memadainya sistem di toko pertama, juga karena belum menjadi tujuan utama saya untuk banyak-banyak membuka toko.

Saya jadi ingat waktu mendapat kesempatan mentoring dengan Action Coach, saya diminta membuat rencana / mimpi lima tahun kedepan. Dan saya masih menyimpan catatannya, prioritas pertama saya bukanlah membuka banyak toko melainkan membesarkan Toko Addina. Alhamdulillah satu tahun berjalan, Toko Addina sudah bisa pindah ke lokasi yang lebih luas dan lebih besar. Tinggal melanjutkan saja.

Ini sebenarnya terkait dengan strategi yang ingin kita ambil, kita pilih, dan kita yakini bisa kita jalankan. Ada yang pernah mengajari saya bahwa strategi pengembangan bisnis ada dua kelompok: mau melebar atau mendalam. Nah pengembangan toko dengan cara memperbanyak atau menambah toko atau cabang termasuk dalam strategi melebar.

Untuk sementara ini yang ingin saya jalani adalah strategi mendalam. Saya ingin fokus dulu di satu toko sambil terus mengamati dan mempelajari sistem dan produk-produk yang bisa laku di toko sesuai pasar yang kami tuju. Selain itu saya ingin menambah dan melengkapi lini produk yang bisa dijual di toko. Salah satu pertimbangannya karena masih banyak ruang di ruko yang belum optimal dimanfaatkan.

Alhamdulillah strategi fokus di satu toko dulu, sampai saat ini masih berjalan baik. Produk yang kami tawarkan di toko juga mulai beragam. Yang tadinya hanya fokus di jilbab doang, perlahan-lahan produk unggulan bertambah di busana muslim anak, kaos muslimah, busana muslimah, dan aksesoris. Bahkan sekarang ada tambahan satu produk yang sangat laku yaitu produk-produk herbal, sampai-sampai sering kehabisan stok. Ada lagi satu produk yang saya pikir bisa melengkapi toko yaitu produk kosmetik karena pass dan cocok segment-nya, cuma saat ini belum dapat supliernya.

Kalau bicara resiko, dengan hanya mengandalkan satu toko boleh dibilang resikonya tinggi. Karena sekali omset toko turun, maka tidak ada backup dari toko lain. Tapi kalau saya pikir-pikir, apalagi sebagai pemula bisnis, strategi satu toko memiliki fleksibilitas dan kecepatan untuk mengubah-ubah strategi.

Seperti yang saya dengar dari Pak Nur Alam, tentang toko jilbabnya yang untuk sementara diistirahatkan, dan akan di relauncing lagi dengan wajah yang baru. Toko Kasafa milik Pak Nur Alam yang semula fokus di jilbab dan busana muslim, karena respon pasar kurang bagus, sekarang akan digeser untuk menjual busana dan perlengkapan bayi / anak. Ini memberi pelajaran bagi saya sebagai pemula untuk benar-benar memperkuat satu toko dulu dan menjaga fleksibilitas. Tidak ada yang benar dan salah sich dalam memilih suatu strategi, yang penting PROSES dan HASILnya.

Saya sendiri memutukan untuk mengambil strategi mendalam, karena waktu awal membuka usaha saya banyak mencontoh dan terinsipirasi dari Bursa Muslimah Raihan milik Pak Mukhlisin di Rawamangung. Satu toko, di sebuah rumah, di gang kecil, buat parkir saja susah, tapi bisa eksis dan besar serta produk-produknya lengkap. Sangat inspiratif….

Kalau satu toko sudah kuat dan kokoh, maka duplikasi / penggandaan ke toko-toko berikutnya, kemungkinan akan memberikan hasil yang lebih optimal.

Jadi kapan mau buka Toko Addina yang kedua?…
-> “insyaAlloh, do’akan ya.” :-)

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

3 Tanggapan ke “Kapan Mau Buka Toko Addina Yang Kedua?”

  1. uta888 Berkata:

    ya pak. saya doakan semoga toko Addina terus berkembang. Tapi saya sependapat dengan bapak selagi masih belum melihat pasar yg sangat potensial di luar ada baiknya strategi yg di pakai adalah “memperdalam” dulu. baru kemudian setelah “matang” pendalamannya dan kita punya sumber daya yg cukup untuk ‘memperlebar’ maka baru lah pakai strategi yg terakhir itu.
    sukses pak… salam dari saya. semoga ilmu dan iman kita selalu di tambahkan oleh Allah SWT. Amin.

  2. mukhlisukses Berkata:

    Saya jadi ge er ni pak…Kami turut bergembira atas pertumbuhan toko Addina moga 10 tahun lagi sudah seluas Carrefour dan sebanyak Indomaret…Amiin

  3. Fuad Muftie Berkata:

    @ uta888
    Terimakasih atas doanya, mudah2an bisa saya terapkan kedua strategi: mendalam dan meluas. Sukses juga buat Anda

    @ mukhlisukses
    Terimakasih doanya Pak. Wah saya mah belum ada apa-apanya dibanding Pak Muklis dg Raihannya. Sukses selalu ya Pak dan mudah2an terus berkembang semua usaha Pak Mukhlis.

    Wassalam
    FM

Tinggalkan Balasan