Apakah Anda punya Jiwa Bisnis?

Juni 25, 2008

Salah satu keluhan yang muncul dari orang yang takut untuk memulai usaha adalah “saya tidak punya jiwa bisnis“. Dulu saya juga beranggapan demikian, karena sudah kelamaan terasa enak menjadi orang gajian. Tapi ternyata itu hanyalah alasan pembenaran yang hanya semakin menghambat kita untuk memulai usaha.

Saya juga jadi berpikir, apa memang ada yang namanya jiwa bisnis itu? Kalau melihat di Wikipedia, Jiwa adalah “energi mental yang memiliki kekuatan untuk dapat memotivasi terjadinya proses perilaku yang menjadi bentukan aktivitas yang dilakukan sehari-hari”. Jadi jiwa bisnis adalah energi mental yang mampu mendorong orang untuk memulai dan menjalankan bisnis. Begitu kira-kira. Salah satu keluhan yang muncul dari orang yang takut untuk memulai usaha adalah “saya tidak punya jiwa bisnis“. Dulu saya juga beranggapan demikian, karena sudah kelamaan terasa enak menjadi orang gajian. Tapi ternyata itu hanyalah alasan pembenaran yang hanya semakin menghambat kita untuk memulai usaha.Kalau jiwa bisnis hanyalah energi mental, maka seperti bentuk energi yang lain, ia bisa berubah-ubah dan tidak permanen (dinamis). Kita bisa menyaksikan energi panas yang berubah menjadi energi mekanik. Begitu juga “energi mental bisnis” bisa kita wujudkan dari bentuk energi yang lain. Misalnya saja “energi mental pekerja” harusnya bisa dong diubah ke “energi mental bisnis”.

Buktinya juga banyak, banyak yang dulunya pekerja kantoran, begitu ada niat terjun berbisnis, bisa sama semangatnya seperti ketika jadi karyawan. Bahkan banyak yang jadi lebih semangat.

Dan satu lagi menurut saya pribadi, kemampuan berbisnis itu sama seperti kemampuan / skill / ketrampilan dalam bidang yang lain. Ia bisa dipelajari dan bisa diasah. Toh waktu kita lahir kita tidak bisa berjalan, tidak bisa bicara, tidak bisa berhitung, tapi kita belajar untuk bisa itu semua. Begitu juga dalam bisnis, kalau sekarang merasa tidak bisa, ayo sama-sama kita belajar untuk bisa berbisnis. InsyaAlloh akan muncul sendiri yang namanya jiwa bisnis itu.

Salam FUNtastic & Merdeka

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”


Menjaga Etika Bisnis

Juni 23, 2008

Bagi anda yang belum memulai bisnis atau masih takut memulai bisnis, ketahuilah bahwa memulai bisnis itu gampang. Siapa saja bisa dengan mudah memulai bisnis. Orang yang tidak sekolah saja banyak yang bisa kan? Yang sulit adalah bagaimana memeliharanya. Itu kalau mau dianggap sulit lho.

Dalam konteks memelihara inilah tidak hanya terkait dengan bagaimana memajukan dan meningkatkan penjualan (omset dan profit), serta bagaimana mengembangkan strategi dan teknik pemasaran, tapi juga tentang bagaimana kita menjaga dan memelihara konsistensi etika dan attitude dalam berdagang.

Saya dan istri sering membicarakan hal ini. Sebelum melangkah dan mengambil suatu keputusan, sering kami harus introspeksi apakah sudah baik atau belum keputusan kami. Mungkin secara profit menjanjikan, tapi kalau itu merugikan pihak lain, kami mesti mikir2 ulang.

Misalnya ada tawaran untuk menjual suatu produk (jilbab / busana muslim), tapi ternyata dari produsen menerapkan sistem proteksi, sehingga di satu wilayah hanya boleh ada satu agen atau sub agen. Saya mendapat penawaran, rupanya, dari agen di wilayah lain yang ingin menggenjot penjualannya. Kalau saya tahu di dekat saya sudah ada agen atau sub agen lain dan tahu ada aturan proteksi dari produsennya, saya memilih untuk tidak menjualnya. Karena pasti akan merugian (dan menyakiti) agen / sub agen di dekat saya.

Memang sich di era internet ini, batasan-batasan wilayah menjadi tidak lagi relevan. Tapi bagi pebisnis off-line aturan proteksi semacam ini masih efektif dan ampuh sebagai salah satu cara / jalur distribusi barang. Dan saya memilih untuk menghormati para produsen, agen, dan sub agen yang sudah duluan menjalaninya.

Kalaupun memaksakan diri untuk ikut menjual produk yang karena diprotek menjadi hak orang lain tersebut, akibatnya akan membentuk persaingan tidak sehat. Bukan saja buat agen / sub agen yang sudah duluan, tapi buat kita sendiri. Dalam LoA, hal seperti ini akan mudah memicu rasa “kekhawatiran” yang akan menjauhkan dari rasa “berkelimpahan”.

Jadi ingat nasehat Aa Gym : “rejeki mah nggak akan ketuker”, sehingga lebih nyaman rasanya kalau bisa menjunjung etika berbisnis, ikuti aturan produsen barang tersebut, demi menggapai keberkahan usaha dan untuk kebahagiaan dunia akhirat.

Salam FUNtastic & Merdeka!
Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll
“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”


Belajar Membuat Webstore Sendiri

Juni 17, 2008

Sudah lama saya punya keinginan memiliki webstore sendiri. Awalnya saya ingin meng-on-line-kan toko Addina yang sudah duluan eksis. Kemudian juga pingin sekaligus belajar internet marketing.

Keinginan masih tertunda, karena ketiadaan koneksi internet yang memadai. Tidak setiap hari saya bisa online dengan lancar. Nge-blog-pun saya lakukan dengan memanfaatkan waktu luang di kantor dengan koneksi yang sangat lambat.

Sudah lama saya punya keinginan memiliki webstore sendiri. Awalnya saya ingin meng-on-line-kan toko Addina yang sudah duluan eksis. Kemudian juga pingin sekaligus belajar internet marketing.Alhamdulillah hampir sudah dua minggu ini saya berlangganan telkomsel-flash paket unlimited. Meskipun tak seindah yang diiklankan, saya sekarang bisa online kapan saja kalau ada waktu. Memang koneksi tidak stabil, lebih sering dapat sinyal GPRS (yang lambat) daripada sinyal 3G-nya.

Mulailah saya ingin mewujudkan impian membuat webstore. Setelah konsultasi dengan istri tentang kesiapan mengonlinekan toko, istri saya belum siap. Masih menunggu selesainya S-2-nya dulu. Juga menunggu dapat karyawan tambahan untuk toko offline saya. Untuk menjalankan sendiri, saya khawatir belum bisa menghandle sendirian.

Tapi kesempatan ini tidak saya sia-siakan, saya manfaatkan dulu untuk belajar membuat webstore. Alhamdulillah dapat pengarahan dari Pak Nur Alam yang sudah duluan membuat webstore di http://kaysababyshop.co.cc. Sayapun membuat webstore serupa di http://addina.co.cc/, tapi belum sempurna, belum ada isinya, belum ada barang yang dijual dan ditawarkan, masih asli pakai template-nya quick.cart.

Sejauh pemahaman saya sich, membuat webstore relatif mudah. Kalaupun sulit, bisa saja minta bantuan orang lain. Yang lebih krusial adalah mengelolanya, juga bagaimana melayani pesanan pelanggan, melayani pengiriman, melayani komplain kalau ada, menyediakan barang, dan kecepatan. Apalagi menjelang-menjelang bulan Ramadhan dan Iedul fitri ini, stok barang mulai jadi rebutan. Sebenarnya bisa jadi peluang tersendiri sich. Cuma ya itu tadi, harus pintar-pintar bagi waktu. Oh seandainya sudah boleh TDA, hiks.. hiks.. hiks…

Tapi alhamdulillah meskipun belum bisa online, penjualan off line sudah mulai merangkak naik lagi. Mudah-mudahan menjadi pertanda bagus dan bisa terus berkembang dan barokah. Amin

Salam FUNtastic & Merdeka!

© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

Ayo, Indonesia BISA!


Pencanangan TDA Goes Opensource

Juni 14, 2008

Komunitas Tangan Di Atas (TDA) kembali membuat milestone baru, setelah dibentuknya kepengurusan resmi  minggu yang lalu.  Kembali pada hari Jum’at  13  Juni kemarin bertempat di Hotel Sofyan Betawi Cut Meutia, Komunitas TDA mencanangkan program baru yaitu TDA Goes Opensource sekaligus pergantian pengurus baru dari Pak Iim Rusyamsi kepada Pak Ali Akbar.

Saya pribadi tidak tahu persis bagaimana awal mulanya muncul gagasan TDA Goes Opensource. Katanya berawal dari ajakan Pak Fauzi Rachmanto di milis TDA-IT agar para member TDA menggunakan software yang legal supaya usahanya berkah. Nah software legal yang paling murah dan handal tidak lain adalah software opensource ini.

Saya memang bukan orang IT dan belum bergabung di milis TDA-IT, tapi ketika ada ajakan mencanangkan TDA Goes Opensource, saya pribadi merasa terpanggil. Dan Alhamdulillah pada kesempatan tersebut saya mendapat kesempatan untuk secara singkat menyampaikan (sharing) pengalaman saya dalam mencari-cari dan menggunakan software opensource untuk kebutuhan Toko Retail saya.

Forum kemarin meskipun berdurasi singkat, tapi acaranya sangat padat. Satu persatu pembicara menyampaikan ajakan dan sharing pengalaman menggunakan software Opensource dalam bidang usahanya (dari proses Instalasi Linux, pembangunan portal, SMS-gateway, Retail / Point Of Sale, sampai Akunting). Yang menarik, pihak detik.com juga menghadirkan perwakilannya untuk  menyampaikan sharing pengalamannya membangun portal dengan menggunakan software opensource.

Yang menarik lagi, masing-masing pembicara mengemukakan peluang-peluang usaha dengan adanya software opensource. Menurut Pak Fauzi Rachmanto, opensource adalah masa depan, dan proses bisnis opensource adalah seperti analogi ternak lebah (penjelasannya tanya Pak Fauzi langsung saja ya.. he.. he.. he..).

Tapi  pihak detik.com  juga mengingatkan agar dalam implementasi opensource jangan membabi buta atau semena-mena. Kalau memang bersifat kritis bagi suatu bisnis dan belum ada software opensource yang memadai, tidak perlu dipaksakan, dengan catatan tetap menggunakan produk yang legal (bayar lisensi jika memang berlisensi).

Demikian, semoga saya pribadi bisa berkontribusi dalam gerakan TDA Opensource ini karena insyaAlloh paling lambat awal tahun 2009 saya bertekad toko saya 100% menggunakan Linux Ubuntu. Dan mudah-mudahan saya bisa menularkannya bagi UKM-UKM lainnya, InsyaAlloh.

Salam FUNtastic & Merdeka!
Fuad Muftie
©2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

Ayo, Indonesia BISA!


Ikutan TDA YM Biz Conference dan TDA Goes OpenSource

Juni 13, 2008

Hari Jumat adalah hari yang menyenangkan bagi seorang karyawan karena besok akan libur dan ngumpul bersama keluarga. Lebih bahagia lagi kalau sudah punya bisnis sehingga akhir pekan bisa ikut mengelola penuh bisnis sekaligus ngumpul bersama keluarga.

Jumat hari ini juga ada perasaan yang berbeda buat saya, karena untuk pertama kali saya akan ikut YM Biz Conference bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA). Selama ini saya tidak bisa ikut karena tidak ada koneksi yang memadai. Alhamdulillah sekarang (mudah-mudahan) bisa ikut karena sudah dapat koneksi dari telkomsel-flash.

Tapi heran nich dari pagi gagal terus koneksi YM-nya padahal beberapa hari ini lancar-lancar saja. Mudah-mudahan nanti siang saat YM conference mulai bisa lancar pakai YM.

Yang kedua yang membuat perasaan saya beda, karena malam nanti saya juga akan ikut forum TDA Goes OpenSource. Ini juga forum TDA pertama yang saya ikuti, karena selama ini koq ya acaranya bersamaan / bentrok dengan acara lain atau karena tuntutan menemani keluarga lebih dominan :-)

Yang membahagiakan lagi, InsyaAlloh saya diberi kesempatan sharing pengalaman menggunakan opensource di toko Addina. Meskipun saya bukan orang IT, tapi karena ‘perjuangan’ saya dalam mencari software-software opensource untuk otomatisasi toko, InsyaAlloh bisa jadi pengalaman buat rekan-rekan yang lain, khususnya yang punya toko retail seperti saya.

Selain itu saya juga ingin berbagi tentang potensi / peluang membantu orang lain untuk menggunakan software opensource buat toko retail, yang artinya bisa menjadi peluang bisnis baru (Ini berdasarkan pengalaman subyektif saya sich).

Mudah-mudahan saya bisa ikut kedua acara luar biasa tadi dari komunitas yang luar biasa, komunitas TDA, Mudah-mudahan bisa tambah ilmu dan bisa ‘menambahi’ ilmu buat orang lain, he.. he.. he..

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

Ayo, Indonesia BISA!


Jadikan Bisnis Sebagai Pilihan Yang Terbaik

Juni 11, 2008

Banyak jalan menuju Mekkah, tapi jalan mana yang akan Anda pilih? Pasti jalan yang menurut pilihan Anda adalah jalan yang terbaik sesuai situasi dan kondisi Anda.

Sejak kita lahir sampai dewasa dan tua sekarang, kita selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan. Pilihan mana yang kita ambil, pasti kita (ingin) mengambil pilihan yang terbaik. Dan kalaupun hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, yakinlah bahwa apa yang telah kita ambil adalah yang terbaik untuk saat itu.

Sama juga bagi kaum pekerja (seperti saya), menjadi karyawan dan bekerja pada orang lain atau perusahaan lain atau instansi lain adalah juga pilihan yang terbaik bagi kita untuk saat itu. Kemudian kalau mulai mengalami kejenuhan dan mulai tidak betah, bukan karena pilihan kita yang salah. Kita hanya tidak punya banyak pilihan di masa lampau.

Kemudian kita mulai ingin berbisnis untuk menambah penghasilan atau untuk persiapan keluar dari pekerjaan, maka buatlah agar menjalankan bisnis adalah pilihan yang terbaik bagi kita. Tujuannya agar begitu kita terjun di bisnis hati bisa menjadi mantab, menjalankannya sepenuh hati, dan terus memperbarui pilihan-pilihan hidup kita agar terus di jalan entrepreneruship.

Banyak yang terjun ke bisnis karena kepepet oleh keadaan, ada yang memang sudah mempersiapkan diri, dan ada yang karena iseng-iseng. Semuanya akan mendatangkan sukses kalau terjunnya ke dunia bisnis bisa disikapi sebagai pilihan hidup yang terbaiknya.

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

Ayo, Indonesia BISA!


Kreatif Berbisnis, Peluang Usaha Di Tempat Kerja

Juni 9, 2008

Dunia bisnis adalah dunia penuh pilihan. Banyak sekali alternatif-alternatif untuk memulai suatu usaha. Kita sendirilah yang membatasi pilihan tersebut dengan alasan kurang modal, tidak punya pengalaman, dan tidak tahu bidang yang cocok.

Uniknya untuk memilih suatu pilihan yang begitu banyak dalam bidang bisnis, tidak semudah memilih baju-baju di etalase toko untuk dibeli :-) Butuh kesungguhan hati, keseriusan, dan kreatifitas yang tinggi untuk mengetahui adanya pilihan tersebut dan juga untuk memutuskan pilihan yang akan ditentukan.

Jangan khawatir, pilihan-pilihan suatu bidang usaha kadang sudah ada didepan mata kita koq. Kita tinggal menggalinya saja. Sebagai contoh, berikut ada kisah seorang guru yang menjadi langganan toko Addina, bagaimana awal mulanya beliau memulai bisnisnya.

Idenya gampang saja, siapa saja bisa dengan mudah mencontohnya. Di sekolah tempat beliau bekerja kan banyak “calon customer”, ada guru yang lain, ada pegawai kantor (sekolah), ada CS / janitor, ada murid / siswa, dan ada orang tua murid yang mengantar jemput anak-anaknya. Berarti pasar sudah ada.

Peluang baru diketahui setelah rekan kerjanya mengatakan “Ich cantik banget jilbabnya, beli dimana? Mau dong nitip beliin!”. Cling.. cling.. cling…otak bisnisnya terpicu! Besoknya beliau minta brosur dan diserahkan ke rekannya untuk memilih. Ternyata banyak juga yang minat. Sementara beliau tetap harus ngajar di sekolah kan, dan tidak mungkin mengurusi pesanan terus-menerus.

Idepun mengalir, cara yang ditempuh agar bisa tetap ngajar dan pesanan tetap jalan, brosur-bosur di letakkan di meja yang strategis, kemudian disiapkan potongan-potongan kertas polos plus bolpen. Juga menuliskan pesan kurang lebih berbunyi “Silahkan dilihat brosurnya, kalau minat tinggalkan pesan di kertas”. Ternyata banyak juga yang meninggalkan pesan.

Ini namanya sambil mengajar, bisnispun jalan :-) Itu contoh kecil betapa untuk memulai bisnis itu tidaklah sesulit yang sering dibayangkan. Mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai sekarang juga.

Salam FUNtastic

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

Ayo, Indonesia BISA!
ANDA JUGA PASTI BISA!


Saya Tidak Tahu Usaha Apa Yang Cocok Buat Anda

Juni 6, 2008

Maaf pembaca, saya sedang kehabisan jurus pamungkas nich untuk menjawab pertanyaan tentang “usaha apa yang cocok buat saya Pak?”. Hampir sebagian besar pertanyaan yang masuk ke mailbox saya adalah pertanyaan semacam itu.

Awalnya saya berusaha untuk memberi pengertian bahwa bisnis yang cocok adalah yang sesuai dengan minat, bakat, hobby, kegemaran, passion, dan mimpi-mimpinya. Kemudian juga saya ingin Anda menggali potensi yang ada pada diri dan lingkungannya untuk menemukan peluang. Tidak lupa saya mengingatkan untuk mengawalinya dari mimpi (yang besar) tapi tetap dengan langkah-langkah kecil dulu. Langkah-langkah yang resikonya masih dalam jangkauan kita.

Terus juga jangan terpaku pada tersedia atau tidak tersedianya modal uang. Modal uang memang penting tapi bukan yang terpenting. Modal yang paling penting adalah DIRI ANDA sendiri, dengan segala potensinya.

Sebenarnya saya juga ingin memberitahu bahwa jenis usaha itu begitu beragamnya dan masing-masing memiliki keunikan. Apa saja yang ada disekitar kita berpeluang untuk dijadikan mesin uang. Tapi saya tetap bingung kalau ditanya “apa usaha yang cocok buat saya Pak?”. Kalau saya beritahu usaha-ini atau usaha-itu, ya kalau cocok. Kalau tidak cocok kan jadi jawaban konyol. Maklum saya bukan paranormal, he.. he.. he..

Saya juga jadi berpikir, kalau saja saya tahu usaha yang cocok buat setiap orang, wah bisa saya bisniskan nich. Dan saya yakin, saya akan CEPAT KAYA dan SUKSES, kalau saya tahu bisnis yang cocok untuk setiap orang.

Saya lebih tergugah untuk menjawab pertanyaan yang lebih spesifik. Pikiran saya jadi terbuka dan bisa membuat pengamatan sebentar terhadap lingkungan sekitar saya, untuk membuat analogi, perumpamaan, dan contoh kasusnya.

Meskipun harus saya akui, sebenarnya saya bukanlah ahli bisnis, dan bukan juga konsultan bisnis. Saya pasti tidak tahu semua jawaban tentang semua persoalan bisnis. Saya hanyalah pemilik Toko Addina yang berjualan jilbab, kerudung, dan kawan-kawannya, yang juga sama-sama sedang belajar. Tapi saya senang dan bahagia kalau bisa membantu orang lain untuk bisa memulai usaha, sepanjang saya mampu.

Sekali lagi mohon maaf bagi yang bertanya tentang “usaha apa yang cocok buat saya Pak?” baik di kolom komentar maupun lewat email, mohon beribu maaf kalau saya tidak bisa memberi jawaban yang memuaskan.

Sebenarnya ANDA sendiri koq yang bisa menjawab pertanyaan tersebut.

Maaf kalau jadinya malah curhat, dan maaf kalau kebanyakan minta maaf, he.. he.. he.. :-D

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

Ayo, Indonesia BISA!
ANDA JUGA PASTI BISA!


Perluas Wawasan, Perbanyak Pilihan

Juni 5, 2008

Bingung juga ya menjawab pertanyaan yang sama dari orang-orang yang berbeda. Inginnya Copy-Paste saja, tapi tiap orang pasti ingin mendapat jawaban yang berbeda sesuai harapan dan latar belakangnya. Itu yang sedikit banyak saya rasakan saat mendapat pertanyaan dan respon dari para pembaca sekalian. (Terimakasih banyak yang sudah berkirim email, SMS, dll. Maaf kalau tidak semua sempat dibalas).

Seneng juga kalau ternyata artikel yang saya tulis bisa mencerahkan. Tapi bingung juga kalau apa yang sudah sering saya tulis, ditanyakan lagi. Jangan-jangan belum sempat baca blog, sudah nanya duluan, he.. he.. he..

Makanya sekali lagi, bagi Anda yang masih bingung tapi pingin banget buka usaha, dan belum tahu mulai dari mana, saya menganjurkan untuk investasi dulu bagi diri sendiri. Investasikan untuk mengubah mind set / pola pikir kita, biar siap memasuki dunia usaha. Investasikan untuk memperluas wawasan tentang dunia bisnis. Tujuannya selain untuk mengubah mindset, untuk menghancurkan hambatan mental, juga agar kita punya banyak pilihan. Ya benar agar kita PUNYA BANYAK PILIHAN.

Kita bisa menjadi bingung dan tidak tahu mulai dari mana, gara-garanya ya karena kita tidak punya banyak pilihan. Kita bisa saja berangan-angan memulai usaha ini dan itu, tapi kalau kita tidak juga berani mengambil langkah pertama, maka artinya kita tidak punya banyak pilihan dan kita cuma terpaku pada satu pilihan, pilihan hidup aman.

Dengan meluaskan cakrawala berpikir, pasti akan menambah pilihan hidup kita. Banyak yang menanyakan ingin buka usaha tapi nggak punya modal (uang sendiri). Kalau kemudian diberi contoh usaha tanpa modal, jawabannya yach paling jadi makelar.

Kalau saja kita mau meluaskan cakrawala berpikir, akan banyak sekali ketemu contoh usaha tanpa modal (uang sendiri). Tergantung kreatifitas dan kepinteran kita tentunya. Contohnya salah seorang teman saya pernah menjadi EO salah satu acara, dan dari awal sampai akhir acara, hanya sedikit uang milik sendiri yang dikeluarkan. Semua sudah disediakan yang punya hajat. Mungkin Anda berpikir, ya.. itu kan kesempatan langka nggak mungkin ada setiap saat.

Kuncinya adalah mau memulai dan bangung kepercayaan serta silaturahim. Teman saya bukan orang ahli EO, tapi karena tahu ada peluang dan mau mengambil apapun langkah yang harus dilalui, maka ia berhasil menyelenggarakan event. Kekurangan sana-sini pasti ada, yang penting kepuasan pelanggan dinomor satukan agar tetap dipercaya!

Sudah barang tentu peluang-peluang usaha tanpa modal (uang sendiri) sangat jarang. Kalau peluang seperti itu banyak tersedia, wah enak banget hidup ini, saya juga mau :-)

Dengan menciptakan sendiri pilihan-pilihan hidup, akan menggiring kita untuk bertanggung jawab dengan pilihan tersebut. Umumnya kalau orang cuma punya satu pilihan dan gagal ditengah jalan, maka akan mudah menyalahkan kondisi eksternalnya. Berbeda kalau kita punya banyak pilihan, kalau satu belum berhasil masih banyak pilihan lainnya.

Investasi ilmu pengetahuan untuk diri sendiri juga nggak mahal-mahal koq. Tidak harus selalu lewat seminar dan workshop yang mahal-mahal. Ikut seminar dan workshop juga hanyalah salah satu pilihan. Banyak cara lain, sering2 silaturahim, bertanya, dan dialog dengan para pedagang dan pengusaha, mengamati pola dan cara kerja dari suatu perusahaan atau usaha orang lain, atau bisa juga dengan jalan-jalan ke pasar. Mudah kan?

Kalau masih juga bingung, tidak perlu buru-buru. Bingung pertanda otak Anda sedang memproses informasi yang belum terstruktur. Sabar dan ijinkan sistem neurologi Anda menyesuaikan dengan keinginan Anda. Tetap terus suply informasi-informasi seputar dunia entrepreneur buat otak Anda. InsyaAlloh dengan kesungguhan hati momentumnya akan datang, sehingga Anda siap untuk membuka usaha dan tidak akan ada kekuatan yang bisa menghalangi lagi.

Semoga bermanfaat

Salam FUNtastic & Merdeka

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

Ayo, Indonesia BISA!


Pengalaman : Bisnis Mainan Edukatif

Juni 2, 2008

Alhamdulillah, blog saya kembali mendapatkan komentar yang menarik yaitu dari Bu Yuni Yoyok di sini. Beliau mengisahkan tentang perjalanannya memulai bisnis mainan edukatif dan sekaligus memproduksinya.

Saya posting kembali di sini dengan harapan mudah2an bisa menjadi penyemangat bagi Anda yang baru akan memulai usaha, dan bagi kita semua yang sedang mengembangkan usahanya.

Semoga bermanfaat

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
http://fuadmuftie.wordpress.com/

=======================

Bisnis Mainan Edukatif

Haloo.. Pak, saya Yuni, ibu rumah tangga yang secara kebetulan menemukan blog bapak, oh ya saya juga punya usaha kecil2an loh yaitu produsen mainan edukatif dari kayu. Mulanya saya hanya menjualkan barang orang lain, lalu coba tawarkan ke tetangga, trus ikut bazar di TK-TK, setiap hari minggu jualan kaki lima di perumahan dekat rumah saya karena disana tiap hari minggu banyak warga yang lari pagi..eh lumayan laku…saya tambah semangat tuh…trus saya coba jualan online dengan merek sendiri yaitu kikatoys…eh..laku juga, banyak yang order hampir seluruh indonesia ada yang order ..wah tambah semangat lagi …trus saya dan suami coba daftarkan merek dagang kami ke departemen kehakiman..eh ternyata kikatoys tidak diterima, udah ada yang daftar, trus kami ganti merek jadi omochatoys dan diterima, jadi sekarang saya punya merek yang terdaftar yaitu OMOCHATOYS. Lalu situs di internetpun saya ganti jadi http://www.omochatoys.com.

Awalnya pelanggan banyak yang tidak tau, jadi order secara online agak menurun, lalu saya email mereka satu2 dan saya mulai gencar mengiklankan situs baru saya…Alhambulilah order mulai banyak lagi. Karena order bertambah banyak akhirnya saya dan suami memutuskan untuk membuat workshop sendiri, tapi bingung..aduh cari tukang kayu dimana??? lalu saya mulai cari tukang yang bisa bikin mainan tapi banyak yang menolak..katanya wah ..ini susah..kecil2 dan harus telaten..akhirnya kami fokus ke produk impor..(kerjasama dengan importir..biar dapat harga lebih murah). Tapi produk impor kadang kalau sudah habis, pengadaannya lama.

Saya berniat dalam hati..wah harus dapat tukang yang bisa bikin mainan nih…Saya berdoa..Ya Allah pertemukan saya dengan orang yang bisa bikin mainan dong..eh ..di kabulkan ,,,waktu minggu pagi saya jualan kaki lima di perumahan dekat rumah ,sayasecara tidak sengaja saya bertemu dengan seorang bapak2 yang jualan sendok dari kayu..karena lapak saya dikerubungi ibu2, dia melihat-lihat ketempatsaya, trus setelah agak sepi dia ngajak ngobrol..ibu dapat mainan ini dari mana?..oh saya beli dari importir..,teman saya bisa bikin nih..katanya.

Wah..kebetulan nih..kata saya dalam hati..Kenalin dong pak, dengan temannya.Boleh ..katanya. Lalu saya kasih alamat saya…besoknya dia bawa seorang bapak2 yang sudah berusia sekitar 50 tahun..Krena sangat bersemangat ak hirnya saya dan suami besoknya langsung beli mesin yang di butuhkan,dan beli kayu dan tukang tadi di bantu seorang kenek untuk mulai produksi di garasi rumah.

Saya dan suami punya tanah kosong di belakang komplek perumahan kami, rencananya kami akan bikin workshop disana, tapi sambil menunggu workshop selesai dibangun produksi dimulai di garasi dulu. Saya minta ijin dulu ketetangga sebelah rumah dan ke Pak RT, mereka oke2 saja. Setelah satu bulan, workshop selesai. Akhirnya saya sekarang punya workshop yang dapat memproduksi mainan edukatif, dengan mempekerjakan 6 orang pekerja. Udah bisa terima orderan untuk proyek diknas juga.. Alhamdulillah…

Kami sudah punya rencana untuk bisa menambah pekerja lagi, terutamadari pemuda2 sekitar yang punya semangat tapi belum punya kesempatanbekerja.

Kasihan, kalau melihat mereka hanya duduk2 di terminal tanpa adaaktivitas yang berarti.

Sekarang saya sudah tidak jualan di kaki lima lagi, soalnya tambahsibuk..saya beranikan diri sewa tempat di Mall,pertama sawa counterukuran 1×2m, penjualan bagus..karena tempatnya terlalu kecil lalu sayapindah ke mall lain yang areanya lebih luas tapi sewanya tidak terlalumahal. Tapi saya salah perhitungan karena mall itu sepi pengunjung,Karena jalan di depan Mall itu sekarang sedang dibangun underpass, jadi saya memutuskan untuk pindah ke Mall lain yang lebih ramai.Nah tanggal 28 Mei 2008 besok kami Launching Toko kami yang baru diMall Giant Taman Yasmin lantai 1, Bogor. Selain jual mainan edukatif,Penerbit Erlangga juga menitipkan buku khusus untuk anak ke tokosaya.Ada juga yang titip boneka produksi pamannya ke saya. Jadi tambahpenuh deh toko saya.

Jadi sekarang selain jualan secara online..saya juga punya toko dimall, bahkan banyak pelanggan online saya yang bela-belain datang kebogor untuk melihat toko saya, ada yang dari jakarta, palembang,malang, bali dan dari kalimantan.

Disini saya ingin berbagi pengalaman…buat para calon pengusaha…jangantakut mencoba…seperti dalam artikel pak Fuad bahwa “peluang usaha adadimana-mana”. Bahkan waktu saya kirim barang ke ekspedisi yang bisasaya kirim barang, mereka bilang ” wah mainan kayak gini aja bisa jadiduit juga ya bu..”, trus saya bilang Alhamdulilah pak, asal fokus danpintar liat peluang..bisa jadi uang pak”. Bagaimana gak jadiuang..sampai saat ini dengan jualan online dan toko, omset saya bisamencapai puluhan juta rupiah tiap bulan…