Oops! Un-winning di toko Addina

September 23, 2008

Tidak terasa kita sudah memasuki putaran terakhir bulan Ramadhan tahun ini. Mudah-mudahan segala amal ibadah kita akan mendekatkan kita pada tujuannya yaitu menjadi manusia yang bertaqwa.

Seperti pernah saya tulis bahwa selain sebagai bulan yang menjanjikan pahala yang berlipat atas segala amal ibadah kita, bulan Ramadhan bagi pedagang khususnya pedagang busana muslim juga menjanjikan berlipat gandanya omset dan profit usaha :-) Bahkan ada yang bilang kalau keuntungan selama satu tahun usaha busana muslim biasanya didapat di bulan Ramadhan ini.

Alhamdulillah di bulan Ramadhan tahun ini Toko Addina mendapat keberkahannya dengan membanjirnya pelanggan dan berlipatnya omset dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari faktor lokasi yang jauh lebih strategis dibanding lokasi kios yang lama. Dan terimakasih kepada rekan-rekan TDA atas segala bantuan dan do’anya.

Tapi, rupanya Yang Di Atas juga berkehendak lain, beberapa musibah, cobaan, dan un-winning juga kami dapatkan di bulan puasa ini. Tidak ada kata yang indah yang bisa saya ucapkan selain mengikhlaskan kejadian tersebut dan berkhusnudzhon bahwa pasti ada hikmahnya dan pasti ada maksud baik tersembunyi dibalik setiap musibah.

Beberapa kejadian unwinning kami antara lain:

(1) Jatuh sakitnya karyawan kami secara bersamaan selama 3 hari. Dua karyawan kami harus istirahat 3 hari dalam waktu yang bersamaan di pertengahan bulan puasa ini. Mungkin saja karena mereka terlalu capek karena melayani pelanggan seharian penuh dalam kondisi sedang berpuasa.

(2) Jatuh sakitnya kedua anak kami Kamal dan Qinthara. Mungkin karena sibuknya ibunya anak-anak menjaga toko, sehingga perawatan dan perhatian kepada kedua anak kami menjadi berkurang. Beberapa kali kami harus menitipkan pada orang tua kami dengan tujuan agar mereka bisa tetap bisa leluasa bermain dan kami juga bisa konsentrasi di toko. Mungkin karena pengawasan yang kurang, akhirnya kedua anak kami harus muntah dan berak. Alhamdulillah sekarang sudah sembuh.

(3) Crash-nya database Point Of Sales di Toko. Program kasir yang kami pasang di toko sangat membantu dalam menambah kecepatan pelayanan transaksi. Saat terjadi crash, pelayanan transaksi menjadi kembali ke manual, akibatnya waktu transaksi menjadi lebih lama dan menambah pekerjaan kasir untuk pencatatan setiap transaksinya. Sempat beberapa hari komputer kasir jadi nganggur menunggu perbaikan databasenya.

(4) Musibah yang terakhir, terjadi Senin pagi kemarin yang dialami istri saya. Pagi itu sehabis subuh istri saya ke Pasar Tanah Abang untuk belanja guna menambah stok barang-barang yang sudah menipis. Ketika sedang belanja, separuh lebih uang belanjaan raib. Rupanya uang belanjaan yang dibawa belum menjadi rejeki kami dan mesti pindah ke tangan orang jahat dengan cara paksa yaitu copet.

Memang di saat-saat ramai seperti ini, menjadi kesempatan emas bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab ini. Mudah-mudahan Alloh SWT memberinya hidayah padanya sehingga bisa bertaubat dan kami bisa mendapat gantinya dengan harta yang lebih barokah, halalan toyyibah, dan melimpah ruah. Aamiiin.

Mudah-mudahan apa yang kami alami bisa menjadi pelajaran kita bersama dalam mempersiapkan dan mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi dalam kita berbisnis. Yang pasti sesuai prinsip berbisnis, boleh saja kita mengalami un-winning tapi harus dipastikan jumlah winningnya jauh lebih besar dari un-winning.

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
2 Tahun Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”


Kenapa Tidak Sabar Dengan Prosesnya?

September 18, 2008

Minggu ini saya mendapat banyak permintaan troubleshooting komputer teman-teman di kantor, gara-gara virusan. Paling enak sich lewat jalur pintas, format ulang dan fresh install. Tapi jadi agak repot kalau banyak data yang harus diselamatkan dan banyak software yang harus diselamatkan (original boo…’).

Langkah trial & error juga mesti ditempuh, segala peralatan & tools mesti digunakan. Bahkan untuk menyelamatkan Windows XP dan berbagai software di dalamnya agar tidak terus diserang virus saya juga memakai bantuan beberapa distro Linux (ubuntu, puppy, & parted magic). Makanya tidak heran waktunya jadi lama.

Nah herannya, selama proses recovery komputer tadi banyak sekali komentar yang saya terima, “dari tadi pagi belum selesai?”, “koq tampilannya jadi begini”, “koq begini, koq begitu”, dst. Saya cuma membatin “Yah, nggak tahu ya gimana susahnya”.

Begitulah kurang-lebih sifat masyarakat kita, tidak tahan dengan proses. Suatu proses yang memakan waktu akan banyak mendapat komentar bahkan celaan. Kalau tahu prosesnya memakan waktu yang lama mudah sekali membuat kita menyerah di awal. Yang banyak diminati cuma yang instan-instan daong, gitu kan?

Sama saja dalam berbisnis, orang sering tidak tahan melihat proses yang harus dilalui demi mendapatkan sukses dalam bisnis. Saat awal-awal buka usaha, dikala belum ada untung, sudah banyak keluhan dan komentar. Sudah ada yang lakupun kadang kurang bersyukur dan terus merasa kurang.

Bagi si pelaku bisnis, keluhan, komentar, celaan yang diterima dari orang-orang disekitarnya kalau tidak kuat-kuat bisa cepat melemahkan semangatnya. Kadang bisa cepat membuat si pelaku mundur dan kembali ke rutinitas semula, jadi TDB doang. Bahkan banyak yang belum mulai saja sudah takut duluan.

Makanya bagi kita pemula bisnis, harus dari awal-awal disadari bahwa bisnis adalah prosesnya itu sendiri, bahkan harus menjadi proses yang berkesinambungan terus menerus, long life process. Dan dalam proses pastilah ada up and down, ada left and right, ada gelap ada terang. Tugas kita cuma harus mengusahakan jumlah untung harus lebih besar dari rugi, jumlah menang harus lebih banyak dari kalah, dan sekali lagi itu adalah PROSES.

Yang terakhir, jangan mudah terkecoh dengan tawaran-tawaran yang instan-instan-lah.

Have a nice process…

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
2 Tahun Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”


Renungan bisnis di Jalan Toll

September 15, 2008

Pertama saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-dua buat buah hati kami Toko Addina. Teringat dua tahun lalu (14 Sepetember 2006) toko yang kami baru rintis masih begitu kecil mungil, dan Alhamdulillah seiring perjalanan waktu sekarang sudah semakin membesar dan semoga terus bertumbuh, semakin banyak pelanggannya, semakin besar omset dan keuntungannya, dan senantiasa diberkahi-Nya. Aamiin.

Sejak membuka usaha tahun 2006, sering kami harus menempuh perjalanan jauh untuk memburu barang dagangan dan bertemu para pemasok. Sering perjalanan harus kami habiskan berjam-jam di jalan toll. Karena seringnya melewati jalan toll yang sama, rasanya sudah seprti auto-pilot saja. Dalam perjalanan tidak lagi memikirkan dan berkonsentrasi penuh pada jalanan. Sering pikiran mengembara ke mana-mana dan sudah pasti sering muncul ide dan pemikiran-pemikian bisnis kami dapatkan saat berada di jalan toll.

Ini mungkin yang sering dikatakan sebagai kondisi trance saat berkendara. Pikiran sadar kita tidak sepenuhnya beroperasi dan menguasai pikiran, pikiran sudah diambil alih oleh pikiran bawah sadar.

Perjalanan di jalan toll kalau dibuat analogi hampir mirip dengan perjalanan sebuah bisnis.

Pertama : Kalau kita masuk ke jalan toll sudah pasti punya tujuan, mau ke Cirebon atau Bandung, atau Banten dll. Demikian juga dalam berbisnis, begitu kita membuka usaha pasti kita punya tujuan, ingin kaya, ingin membantu orang lain, ingin punya penghasilan tambahan dan lainnya.

Kedua : Saat di jalan toll mungkin kita akan berjalan dengan cepat, tapi mungkin juga berjalan pelan, dan mungkin juga macet atau mogok. Bisnispun demikian, kalau kita sudah ketemu jalan bisnis kita, mungkin saja bisnis bisa jalan cepat, bisa juga pelan, dan bukan tidak mungkin akan macet dan mogok.

Ada faktor-faktor yang ada dalam kendali kita dan ada faktor yang diluar kendali kita. Kalau itu masih dalam kendali kita, kita bisa mengubah-ubahnya agar jalan bisnis bisa sesuai harapan. Kalau sudah diluar kendali kita, kita mesti ambil langkah-langkah seperlunya yang mesih dalam kendali kita.

Ketiga : Ini yang menarik menurut saya. Saat kita berada di jalan toll, saat ingin akselerasi, kalau kita fokus pada kendaraan lain yang ingin kita dahului, kita akan cenderung mudah emosional. Apalagi kalau kendaraan di depan tidak mau mengalah. Bisa tambah stress. Dalam bisnis juga kalau kita fokus pada pesaing dan ingin mengunggulinya, kita mudah stress, karena sudah pasti pesaing tidak mungkin akan mengalah begitu saja.

Sebaliknya kalau kita fokus pada diri kita dan fokus pada jalan (pandangan) yang persis di depan kita, pertambahan kecepatan sering tidak terasa, tahu-tahu sudah melebihi batas kecepatan yang kita pikir aman. Di jalan toll kan sering kita membuat patokan, batas kecepatan aman sekian Km/Jam dan cenderung tidak mau melebihi kecepatan tersebut untuk keamanan.

Saya juga sering membuat batasan seperti ini dengan mengingat usia kendaraan. Tapi kalau saya fokus pandangan jarak pendek dan membuat asumsi sesuai teori relatifitas, kalau kendaraan yang  sedang berjalan ini sebenarnya sedang diam, bumilah yang berputar pada roda kendaraan kita, sering kecepatan menjadi tidak terasa sudah melampaui batasan yang kita buat.

Dalam bisnis juga bisa seperti itu, kalau kita fokus di dalam dan apa yang sudah ada di depan kita. Sering tahu-tahu bisnis sudah berjalan begitu cepat melebihi perkiraan kita sebelumnya.

Bagaimana dengan Anda?

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
2 Tahun Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”


Awal Ramadhan, harinya mukena, sarung, & peci

September 9, 2008

Bulan Ramadhan benar-benar bulan yang spesial dan luar biasa. Semua ibadah kita dilipatgandakan pahalanya. Dan tidak ada mahluk yang tahu persis berapa pahala yang akan kita peroleh dari ibadah kita. Karena Alloh SWT langsunglah yang menentukan.

Di Bulan Ramadhan pula, kaum pedagang banyak yang berharap dilipatgandakan aliran rejekinya. Seperti pelaku bisnis busana muslim yang memang peak seson-nya adalah bulan Ramadhan ini. Di awal-awal bulan Ramadhan-pun geliat bisnis busana muslim sudah mulai memanas.

Di awal bulan puasa, produk yang banyak laku adalah mukena, sarung, dan peci. Menyambut bulan yang istimewa ini memang menjadi momen yang pass untuk tampil fresh dengan pakaian yang baru untuk ibadah. Sehingga wajar, banyak yang mengganti mukena, sarung, dan peci lamanya dengan yang baru. Sepertinya kami banyak salah prediksi nich di tahun ini. Maklum ilmunya masih pakai ilmu lama, he.. he.. he.. Sehingga stok mukena cepat habis (atau terlalu sedikit ya?).

Diluar dugaan permintaan mukena sangat banyak, bahkan sampai ada yang borong segala. Alhamdulillah. Selain itu produk yang selama ini tidak kami sediakan, harus buru-buru disiapkan pengadaannya, yaitu sarung dan peci. Rupanya sambil mengantar istri belanja, para abi / ayah / suami juga sekalian mencari sarung dan peci buat bekal shalat tarawih.

Tidak terasa sudah hampir mendekati pertengahan bulan Ramadhan. Ada rasa sedih, karena rasanya belum optimal menikmati ibadah-ibadahnya. Ada juga rasa H2C dengan perkembangan bisnisnya, sepertinya akan ada kejutan-kejutan baru di pertengahan dan akhir Ramadhan. Sekali lagi, harap maklum, kami masih memakai ilmu yang lama, sehingga di bulan ini rasanya seperti baru masuk di dunia bisnis. Yang penting keep learning & keep the business running.

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
2 Tahun Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”


Pontang Panting – Kalang Kabut

September 8, 2008

Sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah shaum Ramadhan. Semoga amal ibadah kita mendapat ganjaran yang berlipat ganda dan kita bisa masuk ke golongan orang-orang yang bertaqwa.

Baru sempat nulis-nulis lagi sekarang. Setelah awal bulan Ramadhan ini kami sempat dibuat agak pontang-panting dan kalang kabut.

Alhamdulillah di bulan yang penuh berkah ini, benar-benar membawa berkah bagi usaha kami. Di awal bulan Ramadhan, yang biasanya cenderung sepi (seperti tahun-tahun lalu), rupanya tahun ini berbeda, toko sudah ramai. Mungkin karena ini adalah bulan Ramadhan pertama kami di ruko yang baru, sehingga ilmu ‘persiapan peak season’ di kios lama sudah tidak relevan lagi untuk diterapkan di ruko baru.

Meskipun stok sudah ditambah, ternyata persediaan terus menipis, membuat istri saya terus aktif memburu sisa-sisa stok dari suplier. Alhamdulillah meskipun terbatas, masih ada pasokan. Pelajaran untuk tahun yang akan datang mesti lebih siap lagi mempersiapkan stok menyambut peak season.

Persiapan lainnya, kami beranikan diri menambah tenaga di toko. Tapi apa boleh buat, baru 3 hari kerja, karyawan harus istirahat karena sakit. Sudah gitu, dukungan prasarana komputer harus terganggu juga beberapa hari. Komputer yang sudah menemani kami dua tahun yang berisi software kasir omset harus ikutan istirahat.

Kami ambil langkah cepat dengan membeli komputer baru. Pembelian ini juga ternyata tidak berjalan lancar, komputer tidak bisa langsung running. Mesti ditukar balik lagi ke penjualnya. Beberapa hari toko tidak bisa menggunakan mesin kasir, sehingga pencatatan penjualan harus dilakukan secara manual. Lumayan menambah kerja ekstra bagi karyawan dan menambah lama waktu pelayanan.

Alhamdulillah di minggu kedua Ramadhan, karyawan yang sakit sudah sembuh dan sudah masuk. Komputer kasir juga sudah normal kembali. Mudah2an minggu ini dan berikutnya semua bisa berjalan lancar dan toko bisa melayani pelanggan dengan optimal.

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.wordpress.com/
2 Tahun Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”