<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jadi Pengusaha Yuk!</title>
	<atom:link href="http://fuadmuftie.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fuadmuftie.wordpress.com</link>
	<description>Cobalah buka usaha sendiri, anda akan memasuki dunia yang menakjubkan ...</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 17:34:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='fuadmuftie.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jadi Pengusaha Yuk!</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://fuadmuftie.wordpress.com/osd.xml" title="Jadi Pengusaha Yuk!" />
	<atom:link rel='hub' href='http://fuadmuftie.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Strategi Bisnis Busana Muslim Di Daerah-Daerah</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/07/strategi-bisnis-busana-muslim-di-daerah-daerah/</link>
		<comments>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/07/strategi-bisnis-busana-muslim-di-daerah-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 01:39:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fuad Muftie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[berjualan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis busana muslim]]></category>
		<category><![CDATA[grosir busana muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fuadmuftie.wordpress.com/?p=290</guid>
		<description><![CDATA[Tadinya cuma buat membalas komentar di postingan sebelumnya, tapi kepanjangan, saya posting di sini saja. Semoga bisa membantu, khususnya buat Pak Taufiq di Menado. Kalau ada yang kurang-kurang, mohon maaf sebelumnya. Komentar 1 : Istri saya beberapa tahun terakhir ini berjualan pakaian terutama busana muslim. Namun penjualan yg cuma disekitar tetangga dan teman rasanya kurang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=290&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadinya cuma buat membalas komentar di <a href="http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/05/kenali-akrabi-sumber-modal-usaha-percepatan-bisnis/">postingan  sebelumnya</a>, tapi kepanjangan, saya posting di sini saja. Semoga bisa  membantu, khususnya buat Pak Taufiq di Menado. Kalau ada yang kurang-kurang,  mohon maaf sebelumnya.</p>
<blockquote><p><em>Komentar 1 : Istri saya beberapa tahun terakhir ini berjualan pakaian  terutama busana muslim. Namun penjualan yg cuma disekitar tetangga dan teman  rasanya kurang berkembang dan karena sistem kredit jadinya beberapa mengalami  kerugian.</em></p></blockquote>
<p>Kalau soal penjualan kredit, saya dinasehati begini Pak &#8220;<strong>kalau berani  memberi kredit, harus berani nagih</strong>&#8220;. Yang terjadi kan berani memberi  kredit, tapi saat menagih, sulit sekali, sehingga menyurutkan keberanian kita  untuk terus menagih.</p>
<p>Urusan kredit begini bisa belajar dari Bank. Apapun akan dilakukan agar  kredit bisa terus ditagih. Sampai harus pakai debt collector segala kan.</p>
<p>Konsekuensinya, kalau kembali ditarik ke depan, dari awal sebelum memberi  kredit harus diperhitungkan resiko kredit macet, resiko perputaran modal yang  pelan, resiko perubahan harga, dll. Asumsi kredit macet, biaya penagihan dan  biaya lain, semestinya bisa diperhitungan dan bisa tercover dari keuntungan yang  masuk. Makanya jadi wajar kalau menjual kredit harganya lebih tinggi daripada  membeli dengan cash.</p>
<blockquote><p><em>Komentar 2: Untuk buka kios pertama kali untuk mengisi kios-nya apakah  kita pesan lewat internet atau sebaiknya kami datang ke jakarta langsung mencari  suplier misal tanah abang ? saat ini kami berdomisili di indonesia timur,  manado. pernah beberapa kali pesan di internet kadang barang tidak seperti yg  ditampilkan. kami pernah rugi banyak. tapi kalo ke jakarta juga saya tidak tahu  harus kemana, cuman tau tanah abang tapi belum tau seperti apa.</em></p></blockquote>
<p>Belajar dari pengalaman saya buka kios dulu, ada baiknya untuk mengisi <a href="http://addina.net/">toko pertama </a>bisa diperoleh secara langsung dari  supliernya. Sehingga ada kesempatan untuk memilih-milih secara langsung dan  melihat secara langsung barang yang akan dibeli.</p>
<p>Namun mengingat lokasi anda yang jauh dari pusat grosir garment, sebaiknya  dihitung-hitung biaya yang timbul jika harus mendatangi langsung pusat grosir  pakaian tersebut. Sebaiknya sekali datang bisa belanja dalam jumlah banyak,  sehingga biayanya menjadi lebih murah.</p>
<p>Alternatif lain, anda bisa mencoba melakukan kerja sama dengan orang yang  satu daerah yang menjual produk yang sama / mirip, untuk bisa belanja bareng.  Mungkin agak berat untuk mencari orang yang mau diajak kerja sama tersebut. Tapi  kalau ada niat biasanya ada jalan, apalagi kalau bisa sambil menjalin  silaturahim dan membangun kerjasama yang saling menguntungkan insyaAlloh ada  jalannya.</p>
<p>Alternatif lain, beli saja dari pusat perkulakan di daerah anda. Anda bisa  cari tahu pedagang-pedagang yang ada di daerah anda biasa mengambil barang dari  mana saja. Siapa tahu sudah ada suplier di daerah anda yang bisa anda datangi.  Kadang di daerah bisa ditemui suplier keliling, yang biasa berkeliling dari  pasar ke pasar menawarkan barang dagangan. Biasanya mereka menggunakan armada  truk atau box yang berisi barang yang ditawarkan. Siapa tahu di daerah anda ada  semacam ini. (kalau belum ada bisa jadi peluang tuch Pak).</p>
<p>Untuk membeli dari internet, memang salah satu resikonya barang tidak sama  persis dengan yang ada di foto. Bagi penjual online pasti sudah berusaha  menampilkan gambar apa adanya, tapi namanya foto, tidak bisa menunjukkan kulitas  bahannya, ketebalan kain, kerapihan jahitan, kualitas bordiran, dll.</p>
<p>Kalau beli secara <a href="http://addina.net/">online</a> , sebaiknya beli  barang contoh / sample dulu.  Sehingga bisa tahu kualitas barangnya dan tidak  keluar biaya yang banyak. Baru kalau sesuai dengan yang diharapkan, lakukan  pembelian dalam jumlah banyak.</p>
<blockquote><p><em>Komentar 3: pertimbangan tidak memesan di internet yaitu karena di  internet juga sudah ada harga barangnya, jadi kita tidak bisa menaikkan harga  dan hanya berharap dari diskon ke-agenan dimana kita juga harus menanggung  ongkos kirim jakarta-manado dan retur jika ada barang yg salah, bisa jadi sisa  diskonnya belum mencukupi biaya operasional kios.</em></p></blockquote>
<p>Mengenai harga barang, harga barang di internet umumnya adalah harga FOB,  belum termasuk biaya pengiriman. Jadi kalau membeli dari internet memang harus  diperhitungkan biaya kirim, asuransi, dan resiko lain, sehingga otomatis  mau-tidak mau harus menaikkan harga lebih tinggi dari yang di internet.  Sebenarnya sama saja dengan beli di tanah abang dan pusat grosir lain, harganya  juga harga beli ditempat, kalau beli untuk dikirim ke luar daerah tetap saja  akan kena biaya pengiriman.</p>
<p>Carilah barang-barang yang masih membuka peluang untuk dinaikkan harga  jualnya. Kalau dari suplier sudah mematok harga dan tidak boleh menaikkan lagi  harganya, pertimbangkan untuk mencari produk lain. Kalaupun produk tersebut  memang branded dan bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung, mau tidak mau harus  mengikuti harga jualnya, maka harus ditutupi dengan produk lain yang bisa  memberikan margin yang lebih besar. Usahakan dalam transaksi nantinya setiap ada  yang beli barang branded tawarkan juga produk lain yang memberikan profit lebih  bagus. Ini untuk memberikan subsisi silang.</p>
<p>Saya juga sudah menjual produk toko kami, kepada pedagang di luar daerah,  Kami juga hanya memberi diskon penjualan seperti yang ada di web tok saya <a href="http://addina.net/">Addina.net</a>. Umumnya mereka menaikkan harga jauh  lebih tinggi dari harga eceran di toko kami. dan mereka tetap bisa menjual dan  barangnya bisa laku.</p>
<p>Saran saya coba pelajari harga pasaran barang-barang yang mirip dengan produk  yang anda jual. Anda bisa bandingkan kualitasnya dan harganya, sehingga bisa  punya sedikit patokan berapa persen kira-kira harga barang bisa dinaikkan secara  optimum.</p>
<p>Untuk menghindari retur, ada baiknya saat transaksi lakukan komunikasi yang  intens dengan penjual. Jika ada keraguan, tanyakan terlebih dulu kepada suplier.  Mungkin saja bagi penjual, yang ingin dicapai adalah memberikan pelayanan yang  cepat, sehingga begitu ada transaksi langsung diproses secepatnya. Jadinya  muncul resiko salah kirim barang. Juga untuk melakukan retur ada baiknya lakukan  bersamaan dengan pemesanan berikutnya sehingga ongko kirim baliknya bisa  ditutupi dengan ongkos saat pemesanan berikutnya tersebut.</p>
<blockquote><p><em>Yang terakhir, meneruskan pesan &amp; nasehat para guru spiritual (Ustadz Yusuf  Mansur dan Mas </em><a href="http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/01/buku-wajib-bagi-para-calon-pengusaha-7-keajaiban-rezeki/"><em>Ippho  Santosa</em></a><em>), bahwa dibalik setiap kesulitan ada beribu kemudahan dan bahwa  shadaqoh di masa sulit nilainya pasti lebih tinggi dibanding shadoqoh di saat  semuanya mudah. Dan shadaqoh mampu membuka pintu-pintu rejeki yang tertutup.  Jadi sesuai anjuran beliau, perbanyak sedekah coba Pak, insyaAlloh akan  diberikan berjuta kemudahan oleh Sang Pemberi Rejeki Alloh SWT. Ammiiiiinnn</em></p></blockquote>
<p>Semoga bisa membantu.</p>
<p>Wassalam</p>
<p><strong>Fuad Muftie</strong></p>
<p><a href="http://addina.net"><img class="size-full wp-image-274" title="BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak" src="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif?w=450" alt="Addina.net"   /></a><br />
<em>bisnis busana muslim anak dan baju anak</em><br />
Toko Addina<br />
Jl Wijaya Kusuma Raya No. 40<br />
Jakarta Timur</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fuadmuftie.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fuadmuftie.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fuadmuftie.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fuadmuftie.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fuadmuftie.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fuadmuftie.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fuadmuftie.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fuadmuftie.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fuadmuftie.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fuadmuftie.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fuadmuftie.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fuadmuftie.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fuadmuftie.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fuadmuftie.wordpress.com/290/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=290&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/07/strategi-bisnis-busana-muslim-di-daerah-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/469b2c0b459ad5d73caba58c3c5da136?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fuad Muftie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif" medium="image">
			<media:title type="html">BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenali dan Akrabi Sumber-Sumber Modal Usaha Untuk Percepatan Bisnis Anda</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/05/kenali-akrabi-sumber-modal-usaha-percepatan-bisnis/</link>
		<comments>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/05/kenali-akrabi-sumber-modal-usaha-percepatan-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 May 2010 01:23:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fuad Muftie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[modal]]></category>
		<category><![CDATA[modal uang]]></category>
		<category><![CDATA[modal usaha]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fuadmuftie.wordpress.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Ngomongin soal buka usaha maupun membesarkan usaha, selalu berujung pada ketersediaan modal kerja dalam bentuk uang atau cash. Bahkan dari awal menulis blog, selalu muncul pertanyaan dan komentar tentang keinginantahuan bagaimana cara mendapatkan modal karena tidak cukupnya modal, atau sulitnya mendapat modal, padahal sudah ingin sekali buka usaha atau sudah terdesak untuk membesarkan bisnisnya . Meskipun sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=288&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ngomongin soal buka usaha maupun membesarkan usaha,  selalu berujung pada ketersediaan modal kerja dalam bentuk uang atau cash.  Bahkan dari awal menulis blog, selalu muncul pertanyaan dan komentar tentang  keinginantahuan bagaimana cara mendapatkan modal karena tidak cukupnya modal,  atau sulitnya mendapat modal, padahal sudah ingin sekali buka usaha atau sudah  terdesak untuk membesarkan <a href="http://addina.net/">bisnisnya</a> .</p>
<p>Meskipun sudah banyak yang berusaha meyakinkan, terutama  bagi pemula bisnis, bahwa untuk membuka usaha faktor modal uang merupakan faktor  yang &#8220;tidak terlalu penting&#8221; atau &#8220;bukan prioritas pertama&#8221;, tapi tetap saja  kalau tidak ada modal uang sepertinya pergerakan usaha akan sedikit pelan dan  terhambat.</p>
<p>Dan tidak dipungkiri pula bahwa dibalik setiap  kesuksesan atau ledakan <a href="http://addina.net/">bisnis</a> , sudah pasti ada pergerakan atau penambahan  modal uang (hutang dan piutang) yang berhasil dihimpun pemilik usaha. Untuk  itulah kita perlu sedikit lebih kreatif untuk bisa memperoleh suntikan-suntikan  dana segar dari pihak lain.</p>
<p>Salah satu cara agar mudah mendapatkan modal adalah  mesti tahu dimana modal berada dan kenali sumber-sumbernya. Setelah kenal,  akrabi baik-baik sumber tersebut. &#8220;<em>Tidak ada makan  siang yang gratis</em>&#8221; katanya, ini juga terjadi pada modal, maka perlu juga  dipahami imbalan-imbalan apa yang mesti disiapkan yang akan diminta oleh sumber  modal tersebut, istilah dalam iklan-iklan adalah penuhi &#8220;<em>syarat dan ketentuan berlaku</em> &#8220;.</p>
<p>Beberapa sumber modal yang patut dikenali dan diakrabi,  antara lain:</p>
<p>- <strong>Saudara, kerabat, dan  keluarga</strong>. Ini mungkin salah satu sumber modal yang bisa memberikan  syarat dan ketentuan yang lunak, dan patut dipertimbangkan pertama kali untuk  menghimpun modal usaha.</p>
<p>- <strong>Teman, sahabat, temannya  teman, sohib, dll</strong>. Sumber ini juga patut diperhitungkan dan jadi  prioritas awal, karena juga bisa menawarkan syarat dan ketentuan yang  ringan.</p>
<p>- <strong>Kartu Kredit</strong>.  Kartu kredit bisa dimanfaatkan untuk tarik tunai dan dengan pengelolaan yang  baik, bisa jadi sumber talangan dana dengan sistem gali lubang tutup lubang.  Minimal diperlukan dua kartu kredit agar bisa aman melakukan gali lubang tutup  lubang seperti ini. Tips dan trik-nya bisa cari sendiri ya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>- <strong>Bank</strong>. Sumber  pendanaan yang paling populer barangkali. Sudah ada pilihan mau bank  konvensional atau bank syariah. Yang tidak mau ambil resiko bunga, bisa ke bank  syariah dengan sistem semacam bagi hasil. Tapi sebagai peminjam kita harus  memenuhi persyaratan yang lengkap sebelum bisa menarik dana dari bank. Pahami  dan kenali betul-betul segala persyaratan dan konsekuensi dari peminjaman ke  bank ini. Jangan terpaku hanya pada bank-bank besar ternama, manfaatkan  bank-bank kecil yang mampu memberikan syarat yang lebih ringan.</p>
<p>- <strong>Pegadaian</strong>. Punya  barang berharga yang masih sayang jika dijual? pegadaian bisa mengatasi masalah  modal anda dengan menggadaikan barang berharga milik anda dan anda masih tetap  bisa memanfaatkan dan memiliki barang tersebut. Sekarang pegadaian sepertinya  semakin fleksibel. Barang-barang yang tidak bisa diagunkan di bank, bisa  diterima dengan mudah di pegadaian. Bisa mobil, motor, emas, perhiasan, dll yang  tidak bisa dijadikan agunan di bank, bisa digadaikan. Bunga atau biaya  gadainyapun relatif ringan jika memang digunakan untuk usaha yang produktif  &amp; profitable. Juga sudah ada pilihan pegadaian konvensional dan pegadaian  syariah.</p>
<p>- <strong>CSR Perusahaan  Besar</strong>. Perusahaan-perusahaan besar dan BUMN memiliki program CSR  (Corporate Social Responsibility- CMIIW) yaitu bentuk tanggung jawab sosial  perusahaan dengan memberikan bantuan kepada usaha-usaha kecil agar bisa  berkembang. Syarat dan ketentuan CSR memang berbeda-beda dan relatif lebih  ringan dibanding pinjaman bank. Layak untuk dikenali dan digali segala informasi  dari tiap penyedia CSR agar bisa mendapat modal usaha.</p>
<p>- <strong><a href="http://addina.net/">Suplier</a></strong>. Suplier  sering ingin sekali barang cepat terjual. Kalau suplier tahu kita mampu menjual  barang dengan bagus, tapi kita terhambat modal, asal disampaikan dengan baik,  kemungkinan besar suplier akan bersedia membantu dalam bentuk pinjaman barang  dagangan.</p>
<p>- <strong>Pembeli /  Customer</strong>. Pinjam uang dari pembeli? yang bener aja? Ya, pinjam uang  dari pembeli adalah praktek bisnis yang lazim. Sudah banyak yang  mempraktekannya. Kalau anda punya barang dagangan yang memang dibutuhkan, pasti  customer dengan rela hati akan memberikan uangnya sebagai DP (Down Payment).  Bahkan banyak yang rela membayar cash keras di depan untuk mendapat barang yang  diinginkan. Contoh klasik ya di dunia properti, contoh lain peluncuran  handphone, note bokk dll yang memang diidamkan pembeli. Contoh lain penjualan  voucher belanja sebagai gift. Orang belum beli barang tapi sudah menyerahkan  uang ke kita.</p>
<p>- <strong>Rentenir</strong>. Dalam  agama rentenir sangat dilarang. Saya juga tidak menganjurkan, karena ancamannya  neraka, hiiii&#8230;&#8230; Tapi karena dalam praktek masih saja ada, rentenir layak  dimanfaatkan dalam kondisi yang kepepet. Dan sebagai <a href="http://addina.net/">pengusaha</a> mestinya punya  semangat negosiasi yang kuat. Makanya kalau pinjam ke rentenir mesti  negosiasikan dengan baik, biar bisa keluar dari jebakan bunga dan rentenir.  Tawarkan bagi hasil jika memungkinkan.</p>
<p>- dan lain-lain yang masih banyak lagi. Kreatifitas  andalah yang membatasi. The sky is the limit.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<p>Wassalam</p>
<p><strong>Fuad Muftie</strong></p>
<p><a href="http://addina.net/"><img title="BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak" src="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif?w=120&#038;h=21" alt="Addina.net" width="120" height="21" /></a><br />
<em>bisnis busana muslim anak dan baju  anak</em><br />
Toko Addina<br />
Jl Wijaya Kusuma Raya No. 40<br />
Jakarta Timur</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fuadmuftie.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fuadmuftie.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fuadmuftie.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fuadmuftie.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fuadmuftie.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fuadmuftie.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fuadmuftie.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fuadmuftie.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fuadmuftie.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fuadmuftie.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fuadmuftie.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fuadmuftie.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fuadmuftie.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fuadmuftie.wordpress.com/288/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=288&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/05/kenali-akrabi-sumber-modal-usaha-percepatan-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/469b2c0b459ad5d73caba58c3c5da136?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fuad Muftie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif" medium="image">
			<media:title type="html">BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buku Wajib Bagi Para Calon Pengusaha : 7 Keajaiban Rezeki</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/01/buku-wajib-bagi-para-calon-pengusaha-7-keajaiban-rezeki/</link>
		<comments>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/01/buku-wajib-bagi-para-calon-pengusaha-7-keajaiban-rezeki/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 May 2010 16:23:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fuad Muftie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[rezeki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fuadmuftie.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama saya tidak membaca buku yang dicetak di kertas. Selama ini saya hanya banyak membaca ebook dan artikel di internet. Maklum lebih murah ebook, banyak yang gratisnya. he.. he.. he.. Tapi rasa kangen saya dengan buku cetak muncul saat mendengar ada buku baru yang cukup memancing rasa ingin tahu saya. Yang saya maksud adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=280&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-284" title="7keajaibanrezeki" src="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/05/7keajaibanrezeki.jpg?w=450" alt=""   />Sudah lama saya tidak membaca buku yang dicetak di kertas. Selama ini saya hanya banyak membaca ebook dan artikel di internet. Maklum lebih murah ebook, banyak yang gratisnya. he.. he.. he.. Tapi rasa kangen saya dengan buku cetak muncul saat mendengar ada buku baru yang cukup memancing rasa ingin tahu saya.</p>
<p>Yang saya maksud adalah seperti apa yang tampak dalam gambar di atas, yaitu buku berjudul &#8220;7 Keajaiban Rezeki : Rezeki Bertambah, Nasib Berubah, Dalam 99 Hari, Dengan Otak Kanan&#8221; karangan Ippho Santosa. Bagaimana tidak memancing rasa keingintahuan, disitu ditulis dalam 99 hari rejeki bertamah dan nasib berubah? Siapa sich yang tidak mau coba? Belum lagi kalau baca back covernya dijamin tambah pingin cepet-cepet beli bukunya.</p>
<p>Akhirnya sayapun memesan ke salah satu toko buku online, lumayan dapat diskon 15%. Nggak perlu ke toko buku, hemat energi, hemat biaya, dan hemat ongkos parkir.</p>
<p>Setelah membacanya sayapun mengamini semua isi buku yang ditulis Ippho Santosa tersebut. Semua yang ditulis sangat sejalan apa yang saya pikirkan. Mungkin kalau anda membacanya, anda juga akan tahu bahwa semua yang ditulis sebenarnya sudah kita ketahui, cuma masih samar-samar atau masih berupa potongan-potongan informasi yang berserakan seperti potongan-potong puzzle, atau kita sendiri masih ragu-ragu dengan pengetahuan tersebut.</p>
<p>Bagi saya buku tersebut merupakan jawaban dan rangkuman dari semua jargon yang didengung-dengungkan para motivator dan para entreprenur selama ini. Mungkin selama ini sudah sering mendengar kalau mau buka usaha mulai saja nggak usah pakai mikir. Kalau mau buka usaha, sudah terjun saja dan bakar kapalnya biar tidak bisa balik lagi.</p>
<p>Setelah membaca buku ini, saya jadi lebih paham lagi tentang maksud dari apa yang disampaikan para motivator tadi. Jawabannya ternyata sudah tersimpan dalam OTAK KANAN kita. Apalagi penyampaian Ippho Santosa di buku yang nyantai, mengalir, dan penuh humor. Dijamin bisa ketawa-ketiwi membacanya, meskipun isinya sungguh sangat berbobot. Asyiklah pokoknya. Khas otak kanan-lah.</p>
<p>Dan satu lagi yang penting, bagi semua yang pernah berkomentar di blog saya ini dan yang sudah menulis pertanyaan, baik yang sudah saya jawab maupun belum saya jawab, kalau anda baca buku ini, maka pertanyaan-pertanyaan tersebut jadi nggak penting lagi. Pertanyaan seperti &#8220;saya mau buka usaha, tapi takut&#8221;, &#8220;saya mau buka usaha, tapi nggak punya modal&#8221;, &#8220;saya pingin banget buka usaha, tapi nggak ada waktu&#8221; dan sebagainya dan lain-lainnya, semuanya akan terjawab dengan sendirinya dengan membaca bukunya Ippho Santosa ini.</p>
<p>Memang buku ini bukan berisi petunjuk untuk memulai usaha, buku ini tentang percepatan pertumbuhan rejeki dan nasib, tapi sebagian besar isinya klop banget, cocok banget, dan sesuai banget dengan kondisi para calon pengusaha. Buat yang sudah buka usaha juga cocok buat rujukan biar omset terus bertambah, keuntungan terus meningkat.</p>
<p>Terakhir, terus terang saat nulis ini saya belum baca seluruh isinya, sayang banget kalau baca cepet-cepet, he.. he.. he.. Apalagi sejak pertama nyampai di rumah, jadi rebutan sama istri buat membacanya. Tapi meskipun belum seluruhnya saya baca, saya coba praktekkan sedikit-sedikit yang sudah dibaca, alhamdulillah sejak buku tiba, sampai saat nulis ini, omset toko membahagiakan, hampir selalu diatas titik aman. Semoga terus berlanjut dan terus meningkat.</p>
<p>Mudah-mudahan saya bisa istiqomah mengamalkan ilmunya. Dan sebelumnya saya mohon ijin sama Mas Ippho Santosa, kalau sewaktu-waktu saya kutip isi bukunya buat sharing di blog ini. Pokoknya top markotop, good marsogood, best margobest dech.</p>
<p>Super Highly Recomend Book.</p>
<p>Kalau tertarik, jangan mikir lagi buat beli bukunya. Langsung saja beli, lewat online juga bisa koq. Oh ya saya nggak dibayar lho sama Mas Ippho Santosa buat ngasih rekomendasi ini, saya malah mbayar bukunya, he.. he.. he..</p>
<p>Salam FUNtastic &amp; Merdeka.<br />
<a href="http://addina.net"><img class="size-full wp-image-274" title="BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak" src="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif?w=450" alt="Addina.net"   /></a><br />
Toko Addina<br />
Jl Wijaya Kusuma Raya No. 40 Jakarta Timur<br />
Fuad Muftie</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fuadmuftie.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fuadmuftie.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fuadmuftie.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fuadmuftie.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fuadmuftie.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fuadmuftie.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fuadmuftie.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fuadmuftie.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fuadmuftie.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fuadmuftie.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fuadmuftie.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fuadmuftie.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fuadmuftie.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fuadmuftie.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=280&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/05/01/buku-wajib-bagi-para-calon-pengusaha-7-keajaiban-rezeki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/469b2c0b459ad5d73caba58c3c5da136?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fuad Muftie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/05/7keajaibanrezeki.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">7keajaibanrezeki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif" medium="image">
			<media:title type="html">BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berikan Pelayanan Yang Baik, Maka Uang Akan Mengikuti</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/04/17/berikan-pelayanan-yang-baik-maka-uang-akan-mengikuti/</link>
		<comments>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/04/17/berikan-pelayanan-yang-baik-maka-uang-akan-mengikuti/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 02:53:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fuad Muftie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fuadmuftie.wordpress.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Saya mendapat nasehat ini sudah sekitar setahun yang lalu. Dan sampai sekarang masih terngiang di telinga. Membuat saya harus terus introspeksi diri dalam menjalankan bisnis kecil saya. Saya diberitahu kalau dalam bisnis itu &#8220;Kalau kita mengejar uang, maka pelayanan akan mengejar kemudian (akan menyesuaikan), sedangkan kalau kita memberikan pelayan yang terbaik, maka uanglah yang akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=271&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mendapat nasehat ini sudah sekitar setahun yang lalu. Dan sampai sekarang masih terngiang di telinga. Membuat saya harus terus introspeksi diri dalam menjalankan bisnis kecil saya.</p>
<p>Saya diberitahu kalau dalam bisnis itu &#8220;Kalau kita mengejar uang, maka pelayanan akan mengejar kemudian (akan menyesuaikan), sedangkan kalau kita memberikan pelayan yang terbaik, maka uanglah yang akan mengejar-ngejar kita&#8221;.</p>
<p>Sepintas sepertinya sama saja, dua-duanya soal mencari uang dan memberi layanan. Tapi dalam prakteknya kedua kutup tersebut sangat jauh berbeda bagai langit dan bumi.</p>
<p>Kalau kita mengejar uang, yang penting uang dapat, pelayanan apapun akan kita berikan agar uangnya dapat kita raih. Yang terjadi seperti yang mungkin sering kita alami, kita menjadi mendapat pelayanan sekedarnya, pelayanan yang asal-asalan. Bahkan (maaf) sering harus dibumbui dengan kata-kata dusta.</p>
<p>Mungkin familiar kalau kita dipasar mendengar kata &#8220;ini sudah murah koq Pak, tadi saja sudah ada yang nawar segini, nggak saya kasih&#8221;. Apa yakin tadi sudah ada penawar yang dimaksud. Atau kata-kata begini &#8220;ini bagus semua Bu, buahnya manis-manis semua&#8221; dan yang terjadi setelah dibeli baru ketahuan buahnya asam semua.</p>
<p>Pada kutup kedua kalau kita fokus dipelayanan lebih dulu, memang serasa tidak ada korelasi langsung dengan uang yang mengalir. Sudah sering terjadi pelayanan sudah diberikan dengan sebaik-baiknya, yang terjadi pembeli malah nggak jadi beli dan menunda pembelian.</p>
<p>Memang demikian, sering yang terjadi pembeli tersebut tidak jadi membeli di tempat kita saat ini, tapi pelayanan yang baik akan terekam di pikiran calon pembeli. Yang mungkin terjadi kemudian, di waktu lain pembeli tersebut kembali dan kembali ke tempat kita.</p>
<p>Saya sebagai pembeli sudah sering mengalami, lebih baik beli di tempat A daripada di B karena layanannya mantab, meski untuk ke tempat A harus dengan sedikit pengorbanan.</p>
<p>Jadi marilah kita ingat-ingat untuk senantiasa memprioritaskan pelayanan, insyaAlloh uang akan mengalir, karena namanya rejeki nggak akan lari ke mana&#8230;.</p>
<p>Wassalam</p>
<p>Fuad Muftie<br />
<a href="http://addina.net"><img class="size-full wp-image-274" title="BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak" src="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif?w=450" alt="Addina.net"   /></a><br />
Toko Addina<br />
Jl Wijaya Kusuma Raya No. 40 Jakarta Timur</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fuadmuftie.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fuadmuftie.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fuadmuftie.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fuadmuftie.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fuadmuftie.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fuadmuftie.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fuadmuftie.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fuadmuftie.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fuadmuftie.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fuadmuftie.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fuadmuftie.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fuadmuftie.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fuadmuftie.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fuadmuftie.wordpress.com/271/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=271&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fuadmuftie.wordpress.com/2010/04/17/berikan-pelayanan-yang-baik-maka-uang-akan-mengikuti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/469b2c0b459ad5d73caba58c3c5da136?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fuad Muftie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif" medium="image">
			<media:title type="html">BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia Kaya Raya dari Orang yang sukses</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/10/15/rahasia-kaya-raya-dari-orang-yang-sukses/</link>
		<comments>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/10/15/rahasia-kaya-raya-dari-orang-yang-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 03:33:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fuad Muftie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[orang sukses]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia kaya raya]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fuadmuftie.wordpress.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[Mohon maaf lama nggak Posting. Sekali ini posting Copy-Paste dari sumber lain. Sumbernya di sini, judulnya : Rahasia Kaya Raya dr Orang yang sukses. Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau ekoseorang pemimpin yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=268&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon maaf lama nggak Posting. Sekali ini posting Copy-Paste dari sumber lain. Sumbernya <a href="http://www.kaskus.us/showpost.php?p=107260485&amp;postcount=8">di sini</a>, judulnya : <strong>Rahasia Kaya Raya dr Orang yang sukses</strong>.</p>
<blockquote><p>Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau ekoseorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.</p>
<p>Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.</p>
<p>Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.</p>
<p>Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan &#8220;tidur&#8221;. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.</p>
<p>Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, &#8220;Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?&#8221;</p>
<p>Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.</p>
<p>&#8221; Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,&#8221; begitu beliau memulai penjelasannya.</p>
<p><strong>RAHASIA PERTAMA</strong></p>
<p>&#8220;Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).</p>
<p>Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.</p>
<p>Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu&#8230; baru kemudian ayahmu dan gurumu.<br />
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.&#8221; Beliau mengambil napas sejenak.</p>
<p><strong>RAHASIA KEDUA</strong></p>
<p>&#8220;Kemudian yang kedua,&#8221; beliau melanjutkan. &#8220;Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.</p>
<p>Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, &#8216;Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.&#8217; Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.</p>
<p>Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.</p>
<p>Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.</p>
<p><strong>RAHASIA KETIGA</strong></p>
<p>&#8220;Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, &#8221; begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. &#8220;Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga&#8221; , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).</p>
<p>&#8220;Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ,&#8221; tanya beliau.</p>
<p>&#8220;Ya, bagaimana caranya?&#8221; jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.</p>
<p>&#8220;Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!&#8221; jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. &#8220;Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.&#8221;</p>
<p>&#8220;Walau pun itu orang kaya?&#8221; tanya saya.</p>
<p>&#8220;Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.&#8221;</p>
<p>&#8220;Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,&#8221; saya bertanya lagi.</p>
<p>&#8220;Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,&#8221; jawab beliau. &#8220;Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.&#8221;</p>
<p><strong>RAHASIA KEEMPAT</strong></p>
<p>Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Yang keempat nih, Mas,&#8221; beliau memulai. &#8220;Jangan mempermainkan wanita&#8221;.</p>
<p>Hm&#8230; ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.</p>
<p>&#8220;Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.&#8221;</p>
<p>&#8220;Lalu?&#8221; saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.</p>
<p>&#8220;Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. &#8220;</p>
<p>Oh&#8230; pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.</p>
<p>&#8220;Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Merasa &#8220;keadilan&#8221; yang dikatakan Al Qur&#8217;an hanya berupa keadilan material. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya,&#8221; beliau melanjutkan.</p>
<p>Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.</p></blockquote>
<p>sumber: http://www.kaskus.us/showpost.php?p=107260485&amp;postcount=8</p>
<p>Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan wisdom-nya.</p>
<p>Wassalam</p>
<p>Fuad Muftie<br />
<a href="http://addina.net"><img class="size-full wp-image-274" title="BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak" src="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif?w=450" alt="Addina.net"   /></a><br />
Toko Addina<br />
Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40<br />
Jakarta Timur</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fuadmuftie.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fuadmuftie.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fuadmuftie.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fuadmuftie.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fuadmuftie.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fuadmuftie.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fuadmuftie.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fuadmuftie.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fuadmuftie.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fuadmuftie.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fuadmuftie.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fuadmuftie.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fuadmuftie.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fuadmuftie.wordpress.com/268/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=268&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/10/15/rahasia-kaya-raya-dari-orang-yang-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>72</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/469b2c0b459ad5d73caba58c3c5da136?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fuad Muftie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif" medium="image">
			<media:title type="html">BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pingin berjualan secara Cash, tapi banyak yang minta Kredit, gimana dong?</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/06/19/pingin-berjualan-secara-cash-tapi-banyak-yang-minta-kredit-gimana-dong/</link>
		<comments>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/06/19/pingin-berjualan-secara-cash-tapi-banyak-yang-minta-kredit-gimana-dong/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 07:14:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fuad Muftie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fuadmuftie.wordpress.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa pertanyaan yang masuk di komentar maupun email saya menanyakan hal yang sama serperti judul posting-an di atas. Ingin sekali berjualan secara cash, tapi calon pembeli kebanyakan minta kredit, kira-kira dikasih nggak ya buat yang minta kredit? Hal seperti ini jamak terjadi pada para penjual yang menawarkan dagangannya kepada teman, saudara, dan tetangga. Kalau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=264&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada beberapa pertanyaan yang masuk di komentar maupun email saya menanyakan hal yang sama serperti judul posting-an di atas. Ingin sekali berjualan secara cash, tapi calon pembeli kebanyakan minta kredit, kira-kira dikasih nggak ya buat yang minta kredit?</p>
<p>Hal seperti ini jamak terjadi pada para penjual yang menawarkan dagangannya kepada teman, saudara, dan tetangga. Kalau ada yang minta kredit, biasanya yang terpikir adalah barang cepat laku, tapi modal tidak cepat kembali. Kalau ingin menolak, yang terpikir adalah barang jadi tidak cepat laku; kalau sekarang ditolak, apa nanti ada yang mau beli nggak ya? Jadi agak dilematis.</p>
<p>Kalau menurut saya boleh tidaknya mengambil secara kredit sangat tergantung pada diri kita sendiri. <strong>Kita dari awal harus sudah memutuskan akan menjual barang secara kredit atau secara cash, atau mengkombinasikan keduanya cash dan kredit</strong>. Kalau sudah diputuskan cara bisnis kita, baru disusun strateginya.</p>
<p>Jika diawal sudah diputuskan berjualan secara cash, ya harus tegas menolak permintaan pembelian kredit. Apapun alasannya dan apapun resikonya. Tapi sebaiknya harus dipersiapkan strategi lain sebagai back-up agar calon pembeli tetap mau membeli, dan tidak ditinggalkan begitu saja. Misalnya tawarkan harga yang benar-benar bersaing dan harga terbaik dibanding tempat lain, atau diberi hadiah produk lain kalau mau membeli secara cash. Intinya tunjukkan bahwa membeli secara cash jauh lebih menguntungkan.</p>
<p>Demikian juga kalau dari awal sudah memutuskan untuk berjualan secara kredit. Kita juga harus mempersiapkan strategi dan prosedurnya.</p>
<p>Pertama kita mesti jeli memilih calon pembeli yang benar-benar bisa mencicil. Hati-hati dengan pembeli yang suka ngemplang dan sulit ditagih. <strong>Kuncinya kalau kita berani memberi kredit, kita juga harus berani menagih</strong>. Kalau nggak berani nagih, jangan berjualan secara kredit.</p>
<p>Kedua, berikan dan tawarkan jangka waktu cicilan yang pasti, yang enak dan menyenangkan buat kedua belah pihak. Sama seperti kita kredit di bank, bank akan meminta kita membayar cicilan tepat waktu, kalau tidak tepat waktu, kena pinalti. Demikian juga kita harus &#8220;mendidik&#8221; pembeli agar bisa mencicil dengan tepat waktu.</p>
<p>Ketiga, mengeni harga jual, juga harus dibedakan antara harga beli secara cash dengan harga beli secara kredit. Hal ini harus disampaikan di awal-awal transaksi. Waktu kita menawarkan barang dagangan, sampaikan dengan jelas pada calon pembeli. Misalnya, kalau mau beli secara cash harganya Rp 100.000, tapi kalau mau kredit, saya minta harganya Rp. 130.000, dan bisa dicicil sekian kali.</p>
<p>Keempat, jangka waktu cicilan juga sebaiknya disesuikan dengan pekerjaan calon pembeli. Kalau calon pembeli adalah karyawan yang gajinya bulanan, minta juga cicilan dilakukan bulanan. Kalau pembeli mendapat penghasilannya mingguan, minta agar cicilan dilakukan secara mingguan. Dan kalau penghasilan calon pembeli bisa harian (sama-sama pedagang misalanya), bisa minta dicicil harian.</p>
<p>Kelima, yang penting lagi buat kita sebagai penjual adalah <strong>catatan harus rapi</strong> dan <strong>harus rajin menagih</strong> dan terus mengingatkan pembeli tentang cicilan. Kalau hal seperti ini memberatkan dan membuat kita tidak enak, ya jangan berjualan secara kredit.</p>
<p>Keenam, berjualan kredit sebaiknya didukung modal yang kuat. Karena sama saja modalnya kita pinjamkan pada orang lain. Namun, jangan sampai menyurutkan niat anda, jika modal anda terbatas. Dengan modal terbatas, tetap saja bisa memberikan kredit. Asal kita rajin menagih dan disiplin dalam mengelola keuangan. Keuangan pribadi jangan dicampur aduk dengan keuangan keluarga. Modal harus terus berputar, kalau sampai macet, berarti harus gigih mengejar orang yang menunggak cicilan. Usahakan roda usaha terus berputar, dengan mengatur waktu cicilan dan penagihan dengan waktu untuk belanja barang yang baru.</p>
<p>Berjualan secara kredit, kalau dikelola dengan baik juga sangat menjanjikan. Kita bisa belajar dari perusahaan-perusahaan penjual secara kredit. Seperti produk-produk elektronik, produk furniture, dan barang keperluan rumah tangga. Dalam sekala besar kita mengenal seperti Columbia. Columbia bisa menjadi besar, hampir semuanya dengan berjualan secara kredit. Bahkan bisa sampai memiliki armada penjualan yang banyak, loyal, dan penuh semangat.</p>
<p>Dalam sekala kecil kita bisa belajar dari para pedagang minyak keliling yang sering lewat di depan rumah kita (penjual minyak goreng, gas elpiji 3kg, dll). Para pedagang minyak ini, tadinya saya pikir cuma berjualan minyak doang. Tapi ternyata saat menjual minyak, dia juga menawarkan produk lain seperti radio, tv, rice cooker, kulkas, magic jar, dll dan bisa dibeli secara kredit. Kalau ada yang mau membeli, baru dia menghubungi penjual produk-produk tersebut. Tentunay dia sudah ada deal dengan suplier untuk ikut menjualkan produk-produknya.</p>
<p>Intinya, kembali di awal, kita harus memutuskan dari pertama kali sebelum mulai berbisnis, kita mau jualan kredit atau jualan cash. Jangan berjualan tanpa rencana, sehingga bingung sendiri saat ada calon pembeli yang menawar dagangan kita.</p>
<p>Semoga bermanfaat dan semoga bisa membantu</p>
<p>Sukses buat Anda</p>
<p>Salam FUNtastic dan Merdeka</p>
<p><strong>Fuad Muftie</strong></p>
<p>© 2009, http://fuadmuftie.wordpress.com/<br />
<a href="http://addina.net"><img class="size-full wp-image-274" title="BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak" src="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif?w=450" alt="Addina.net"   /></a><br />
<strong>Toko Addina</strong>, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731<br />
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fuadmuftie.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fuadmuftie.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fuadmuftie.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fuadmuftie.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fuadmuftie.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fuadmuftie.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fuadmuftie.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fuadmuftie.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fuadmuftie.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fuadmuftie.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fuadmuftie.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fuadmuftie.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fuadmuftie.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fuadmuftie.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=264&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/06/19/pingin-berjualan-secara-cash-tapi-banyak-yang-minta-kredit-gimana-dong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/469b2c0b459ad5d73caba58c3c5da136?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fuad Muftie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fuadmuftie.files.wordpress.com/2010/04/logo-addina-net.gif" medium="image">
			<media:title type="html">BlogStore addina.net grosir dan eceran busana muslim dan baju anak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Benar Buka Usaha Itu Sangat Mudah Asal Ada Modal?</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/05/15/apa-benar-buka-usaha-itu-sangat-mudah-asal-ada-modal/</link>
		<comments>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/05/15/apa-benar-buka-usaha-itu-sangat-mudah-asal-ada-modal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 04:26:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fuad Muftie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/05/15/apa-benar-buka-usaha-itu-sangat-mudah-asal-ada-modal/</guid>
		<description><![CDATA[Tergelitik oleh komentar salah satu pengunjung blog saya di posting ini, saya jadi ikut mikir-mikir, apa memang bisa dan memungkinkan kalau tiap orang mau buka usaha bisa langsung sukses, berhasil, dan nggak pakai gagal segala. Baca dulu komentarnya: &#8220;SAYA PIKIR BUKA USAHA ITU SANGAT MUDAH ASAL ADA MODAL YANG MENDUKUNG DAN SEDIKIT KETRAMPILAN TAPI UNTUK [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=263&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tergelitik oleh komentar salah satu pengunjung blog saya di posting <a href="../2009/03/06/sekali-lagi-tentang-masalah-modal-usaha-uang/#comment-2962"> ini</a>, saya jadi ikut mikir-mikir, apa memang bisa dan memungkinkan kalau tiap  orang mau buka usaha bisa langsung sukses, berhasil, dan nggak pakai gagal  segala.</p>
<p>Baca dulu komentarnya:</p>
<blockquote><p><em>&#8220;SAYA PIKIR BUKA USAHA ITU SANGAT MUDAH ASAL ADA MODAL YANG MENDUKUNG DAN  SEDIKIT KETRAMPILAN TAPI UNTUK USAHA TERSEBUT BISA JALAN OTOMATIS MEMBERIKAN  OMSET YANG MENGUNTUNGKAN TIAP HARINYA BISA UNTUK MENCUKUPI KEHIDUPAN SEHARI-HARI  DAN BISA UNTUK MENYISIHKAN UNTUK MENABUNG ITU SANGAT SULIT DI WUJUDKAN</em></p>
<p><em>DAN KENAPA KEBANYAKAN ORANG YANG TELAH BERHASIL MENDIRIKAN USAHA YANG TELAH  SUKSES, SAAT DIA MEMBUKA UASAHA LAGI KEBANYAKAN KOK BERHASIL</em></p>
<p><em>SEPERTI WARALABA-WARALABA SEPERTINYA KOK JALAN TERUS SEPERTI ADA RUMUS ANTI  GAGAL</em></p>
<p><em>ADAKAH RUMUS BAGI PEMULA ATAU YANG PUNYA MODAL KECIL BISA YAKIN SEPERTI  WARALABA TERSEBUT&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Yang terpikir oleh saya justru keyakinan seperti inilah yang  membuat kita sulit untuk maju. Salah satu keyakinan dasar yang mesti diyakini  bagi pemula seperti kita adalah bahwa membuka dan menjalankan usaha itu memang punya  potensi untuk sukses tapi itu <strong>perlu PROSES</strong>.</p>
<p>Kalau sampai dalam diri kita muncul keyakinan bahwa usaha itu mudah asal ada  modal, biasanya karena kita melihatnya yang instan-instan, yang sudah jadi, dan  yang orang lain raih yang tampak seperti kesuksesan sesaat  saja. Kita melihatnya hasil akhir berupa kesuksesan orang lain, kita tidak tahu bagaimana  proses detailnya. Dan memang kecenderungan orang sukses akan menceritakan kisah  suksesnya, dengan sedikit menceritakan detail-detail kegagalannya. Karena kita  sendiri juga tidak akan senang kalau banyak-banyak mendengar cerita gagal kan?</p>
<p>Makanya sering disampaikan oleh para pengusaha agar kita <strong>siap menjalani  PROSES-nya</strong> dan <strong>siap menikmati PROSES-nya</strong>, baik itu proses gagal (sementara) maupun proses menuju suksesnya. Dan namanya juga proses pasti butuh  waktu, kita harus sabar dengan proses tersebut. Dan kita juga mesti bisa <strong> menikmati</strong> semua kejadian-kejadian dalam setiap prosesnya. Karena gagal dan  sukses hanyalah status sementara, yang abadi adalah prosesnya.</p>
<p>Mirip-mirip seperti film bioskoplah, kalau baru saja mulai tokohnya langsung  bisa mematikan penjahat, tentu filmnya jadi tidak seru. Yang menjadikan film itu  menarik adalah prosesnya dari awal sampai akhir bagaimana si tokoh jatuh dan  bangun sampai bisa menang.</p>
<p>Sama juga halnya dengan tumbuh-tumbuhan disekitar kita, bijih ditanam tidak  langsung tumbuh jadi pohon besar. Biji yang keras, harus memecah dirinya sendiri  agar daun bisa muncul dan akar bisa menancap. Mungkin kalau kita jadi benih kita  juga  akan merasakan bagaimana sakitnya memecah dan membelah diri sendiri. Belum lagi  setelah tumbuh daun, si pohon akan terkena terpaan angin, gangguan mahluh hidup  lain, jamur, parasit dll. Semua harus dijalani untuk bisa tumbuh jadi besar.</p>
<p>Mirip-mirip juga dengan bayi yang baru lahir, berbulan-bulan hanya bisa  pasrah, harus belajar guling-guling, belajar merangkak, jatuh bangun, baru kemudian  bisa berjalan, dan berlari. Sudah bisa jalanpun masih harus tersandung,  terpeleset, dan terbentur sampai benar-benar bisa menjaga keseimbangan tubuhnya.</p>
<p>Sudah sering disampaikan oleh para mentor agar <strong>fase awal membuka usaha</strong> itu bisa dijadikan sebagai <strong>fase untuk belajar</strong>. Seperti kita kecil dulu, mau  nurut belajar dari TK, SD, SMP, SMU, Kuliah, dst. Semua proses tersebut selalu  butuh biaya dan pengorbanan, dan kita belum bisa langsung memetik profitnya.</p>
<p>Kalaupun di awal-awal usaha kita bisa mendapat profit, sebisa mungkin profit tidak  dihabiskan untuk konsumsi. Sebagian mesti dihemat buat kita simpan, kita kumpulkan,  dan putar kembali untuk mengakumulasi modal. Pastinya agar usaha bisa terus tumbuh,  membesar, dan tidak layu. Selain itu di fase awal juga kita gunakan untuk <strong>membangun basis  pelanggan</strong>. Usaha tanpa pelanggan sama saja seperti ular sanca. Hari ini bisa  makan, sebulan kemudian kita terus puasa, sambil berburu mangsa berikutnya. Kalau  punya basis pelanggan yang kuat, sama saja kita punya kran yang terhubung dengan pipa dari  mata air, air akan terus mengalir.</p>
<p>Perlu juga diawal-awal usaha, kita jadikan <strong>sarana membangun sistem</strong>. Kita  rapikan pembukuan, kita permak dan terus kita upgrade toko, kios, atau webstore  kita. Kita didik staff dan karyawan kita. Begitu seterusnya agar usaha bisa  jalan lancar dan tidak terus menerus memusingkan kita. Kita perbaiki cara kerja  usaha kita juga sistem pemasarannya. Kalau saja tiap hari kita bisa meningkatkan  0.1% maka setahun usaha berjalan usaha kita sudah berkembang 36%.</p>
<p>Dan yang penting lagi di awal-awal membuka usaha kita usahakan bisa <strong> mendapatkan bagaimana <em>feel</em> </strong>atau <strong>jiwa sebagai pengusaha</strong>. Biasanya  orang mengatakan &#8220;jiwa bisnis&#8221;. Dan umumnya calon entrepreneur sering mengeluh  takut membuka usaha karena tidak punya jiwa bisnis. Ya memang harus mulai dulu  dan belajar dulu baru dech ketemua jiwa bisnisnya.</p>
<p>Kebiasaan kita memang cuma mau melihat hasil akhirnya. Seperti komentar tadi  &#8220;SEPERTI WARALABA-WARALABA SEPERTINYA KOK JALAN TERUS SEPERTI ADA RUMUS ANTI  GAGAL&#8221;. Sebenarnya waralaba awalnya juga tidak langsung <em>jreng abrakadabra</em> jadi  seperti ini. Pasti telah melalui tahapan proses metamorfosa. Kita lihat enaknya  sekarang, tapi siapa yang tahu bagaimana perjuangan si pemilik waralaba dulu di  awal usahanya. Ingat saja cerita awal mula Kolonel Sanders membangun KFC, bagaimana  Kolonel menawarkan resepnya dari restoran ke restoran, dan dari penolakan ke  penolakan.</p>
<p>Saya selalu ingat nasehat <a href="http://hadikuntoro.com/">Pak Hadi Kuntoro</a> yang mengatakan bahwa &#8220;kesulitan-kesulitan yang anda hadapi sekarang, akan  menjadi kenangan indah di masa depan&#8221;. Dan memang benar kan, coba anda  ingat-ingat lagi kesulitan yang anda hadapi di waktu SMP dulu. Bukankah sekarang  telah menjadi kenangan indah, yang kalau mengenangnya membuat kita senyum-senyum  sendiri.</p>
<p>Jadi bolehlah dipikirkan lagi, baru berapa lama kita masuk di bisnis ini.  Anggap saja sekarang anda sedang menanam bibit. Jangan buru-buru ingin memetik  bunganya dan buru-buru ingin memetik buahnya. Ikuti proses tumbuhnya benih  tersebut. Dan yakinlah ada waktunya nanti untuk memetik hasilnya.</p>
<p>Yang lebih penting lagi bagi pemula bisnis seperti kita, bahwa bisnis kadang  tidak bisa dihitung secara matematis. Dalam bisnis tidak selalu 1 + 1 = 2. Sudah  sering dan banyak yang membuktikan di bisnis 1 + 1 bisa jadi 4 bisa jadi 10 dan  seterusnya. Prinsip bisnis yang perlu diingat dalam bisnis adalah <strong>kita harus  selalu memberi nilai tambah dalam bisnis kita</strong>. Jadi rumusnya malah jadi 1 +  1 &#8211; 1 = 5 siapa yang tahu?</p>
<p>Selain itu faktor-faktor diluar kendali kita perlu juga diperhitungkan.  Faktor spiritual misalnya. Seperti nasehat para alim ulama bahwa semakin banyak  memberi kita akan banyak menerima juga. Dan ingat bahwa dari hasil jerih payah  kita juga melekat hak orang lain, yang harus kita sisihkan, kita bersihkan, dan  kita berikan pada yang berhak. Makanya dari hasil usaha kita jangan semuanya  kita konsumsi, harus juga disalurkan zakat dan shodaqohnya. Dan yakinlah itu  akan menambah dan memperlancar rejeki kita.</p>
<p>Sering sekali diceritakan oleh Ustadz Yusuf Mansur mengenai jamaahnya yang  mengalami perubahan cepat dalam taraf hidupnya setelah memperbanyak infaq,  shodaqoh, dan zakatnya. Ada yang sudah kehabisan modal dan banyak hutang,  kemudian justru diminta untuk mensedekahkan sisa-sisa harta yang dimiliki.  Setelah itu terjadilah titik balik dan perubahan drastis. Jadi kalau sedang  kehabisan modal, sedekahlah. Sudah banyak yang membuktikan &#8220;the power of  giving&#8221;, banyak zakat dan sodaqoh  banyak mendatangkan rizki yang berlimpah.</p>
<p>Maaf kalau jadi kayak ceramah, ini tulisan spontan saja setelah membaca  komentar diatas. Intinya kalau mau enak-enakan di bisnis, ya tunggu waktunya,  itu nanti. Kalau semua orang yang mulai bisnis bisa langsung untung besar semua, ya  pasti tidak akan ada yang mau jadi karyawan. Semua pasti jadi pengusaha, itu  sama saja membuat ketidakseimbangan alam. Dan justru kekuatan kita melewati  kesulitan dan mengubahnya menjadi keberhasilan adalah penghargaan yang tak  ternilai harganya bagi seorang pengusaha.</p>
<p>Yang terakhir buat anda yang sedang mengalami kesulitan, perbanyaklah tali  silaturahim. Datangilah para pengusaha di sekitar anda. Carilah mentor yang  terdekat yang bersedia dan berkenan membimbing anda, memberi support, dan  memberi masukan buat Anda. Atau bergabunglah dalam kelompok-kelompok mastermind  atau klub pengusaha atau kelompok-kelompok semacamnya, yang akan menjadi  katalisator kemajuan usaha Anda.</p>
<p>Semoga bermanfaat dan semoga bisa membantu banyak orang.</p>
<p>Salam FUNtastic &amp; Merdeka!</p>
<p>© 2009, <a href="http://fuadmuftie.wordpress.com/2008/06/17/"> http://fuadmuftie.wordpress.com/</a><br />
<strong>Toko Addina</strong>, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta  Timur, 021-9828 4731<br />
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk  Herbal, dll</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">“Benahi  diri, Bangkitkan Indonesia, Menuju Indonesia yang membanggakan!”<br />
</span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fuadmuftie.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fuadmuftie.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fuadmuftie.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fuadmuftie.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fuadmuftie.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fuadmuftie.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fuadmuftie.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fuadmuftie.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fuadmuftie.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fuadmuftie.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fuadmuftie.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fuadmuftie.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fuadmuftie.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fuadmuftie.wordpress.com/263/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=263&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/05/15/apa-benar-buka-usaha-itu-sangat-mudah-asal-ada-modal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/469b2c0b459ad5d73caba58c3c5da136?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fuad Muftie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selalu ada Solusi dari Setiap Masalah</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/04/06/selalu-ada-solusi-dari-setiap-masalah/</link>
		<comments>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/04/06/selalu-ada-solusi-dari-setiap-masalah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 08:56:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fuad Muftie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[masalah]]></category>
		<category><![CDATA[modal]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/04/06/selalu-ada-solusi-dari-setiap-masalah/</guid>
		<description><![CDATA[Satu hal yang sering dianalogikan bagi seorang pengusaha adalah ia sebagai problem solver atau pemecah masalah atau pembeli solusi. Karena justru dari kegiatan memberi solusi ini seorang pengusaha berhak menerima reward atau profitnya. Ada orang yang tidak bisa menanam padi, tapi butuh makan, maka pengusaha memberinya solusi dengan menyediakan (mendatangkan dan menjual) beras. Sudah ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=261&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu hal yang sering dianalogikan bagi seorang pengusaha adalah ia sebagai  problem solver atau pemecah masalah atau pembeli solusi. Karena justru dari  kegiatan memberi solusi ini seorang pengusaha berhak menerima reward atau  profitnya.</p>
<p>Ada orang yang tidak bisa menanam padi, tapi butuh makan, maka pengusaha memberinya  solusi dengan menyediakan (mendatangkan dan menjual) beras. Sudah ada beras, tapi tidak sempat  masak, maka pengusaha memberi solusi dengan menyediakan makanan cepat saji. Ada  lagi orang yang ingin punya rumah, tapi tidak bisa membangunnya sendiri, maka si  pengusaha membatu membuatkan rumah buat orang tadi dan menjualnya pada orang  tersebut. Itu gambaran gampangnya.</p>
<p>Nah, lebih dalam lagi, dalam setiap aktifitas berusaha atau berbisnis,  seorang pengusaha juga pasti akan menemukan masalah-masalah yang harus ia  pecahkan. Entah masalah SDM, pemasaran, hubungan interpersonal, atau bahkan  masalah dalam keluarga sendiri. Karena tanggung jawab atas ada-tidaknya solusi  bagi setiap masalah dalam bisnis juga pasti kembali pada si pengusaha alias si  business owner.</p>
<p>Makanya, salah satu nilai yang harus ditanamkan dalam diri seorang pengusaha  adalah &#8220;semangat solusi&#8221; (mengambil istilah yang disampaikan Aa Gym). Semangat  solusi ini tidak hanya dibutuhkan saat ada masalah, tapi sejak awal mula berniat  membuka usaha dan selama dalam perjalanan mengembangkan dan memajukan bisnisnya,  harus selalau ditekankan dan mengingatkan pada diri sendiri akan semangat solusi  ini.</p>
<p>Bagi pengusaha pemula, ketika baru saja punya niat ingin punya usaha saja  sudah banyak masalah. Mulai dari modal, suplier, barang / logistik, pemasaran,  dll. Kalau memang sudah ada niatan, jangan sampai masalah tersebut tetap  dianggap masalah, anda sendirilah yang bertanggungjawab untuk memecahkan  masalahnya.</p>
<p>Seperti di blog saya ini, kalau ada kontes pertanyaan favorit, maka  pemenangnya adalah pertanyaan tentang &#8220;saya ingin punya usaha, tapi tidak punya  modal, bagaimana?&#8221; Itu memang masalah klasik Makanya bagi para calon pengusaha,  itulah masalah pertama yang mesti diselesaikan. Kalau anda sudah bisa mengatasi  masalah permodalan di awal dan tetap memegang prinsip semangat solusi, maka  dalam perjalanan nanti apapun masalah yang datang akan dihadapi dengan tenang.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<p>Wassalam, Salam FUNtastic &amp; Merdeka!</p>
<p>Fuad Muftie</p>
<p>© 2009, <a href="http://fuadmuftie.wordpress.com/2008/06/17/"> http://fuadmuftie.wordpress.com/</a><br />
<strong>Toko Addina</strong>, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta  Timur, 021-9828 4731<br />
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk  Herbal, dll</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">“Benahi  diri, Bangkitkan Indonesia, Menuju Indonesia yang membanggakan!”<br />
)|( Harapan itu masih ada&#8230;.. )|( </span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fuadmuftie.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fuadmuftie.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fuadmuftie.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fuadmuftie.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fuadmuftie.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fuadmuftie.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fuadmuftie.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fuadmuftie.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fuadmuftie.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fuadmuftie.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fuadmuftie.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fuadmuftie.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fuadmuftie.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fuadmuftie.wordpress.com/261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=261&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/04/06/selalu-ada-solusi-dari-setiap-masalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/469b2c0b459ad5d73caba58c3c5da136?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fuad Muftie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nggak Enaknya Kalau Cuma Investasi</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/04/02/nggak-enaknya-kalau-cuma-investasi/</link>
		<comments>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/04/02/nggak-enaknya-kalau-cuma-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 02:13:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fuad Muftie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[dana]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kontrol]]></category>
		<category><![CDATA[modal]]></category>
		<category><![CDATA[profit]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fuadmuftie.wordpress.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya saya tidak ingin menggeneralisir tentang &#8216;investasi&#8217;. Investasi yang saya maksudkan disini sebatas pada penyertaan modal kita sendiri pada usaha orang lain. Bagi kita yang sudah ingin sekali buka usaha, tapi belum menemukan usaha apa yang cocok dan belum ada keberanian untuk memulainya, sementara modal (dana) sudah ada, maka jalan investasi ini menjadi jalan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=258&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya saya tidak ingin menggeneralisir tentang &#8216;investasi&#8217;. Investasi  yang saya maksudkan disini sebatas pada penyertaan modal kita sendiri pada usaha  orang lain.</p>
<p>Bagi kita yang sudah ingin sekali buka usaha, tapi belum menemukan usaha apa  yang cocok dan belum ada keberanian untuk memulainya, sementara modal (dana)  sudah ada, maka jalan investasi ini menjadi jalan yang mudah dan sepertinya  menjanjikan.</p>
<p>Apalagi kita mendapat tawaran dari kerabat, saudara, atau teman sendiri  tentang peluang usahanya dan kita sudah ditunjukkan hasil dari usahanya tersebut,  kita akan mudah terpikat dan ingin cepat-cepat berinvestasi.</p>
<p>Ini juga terjadi pada diri saya dulu, saya ada modal tapi belum berani buka  usaha sendiri. Maka biar uang tidak menganggur saya investasikan pada usaha  teman saya yaitu konveksi pakaian adventure. Saya juga ditunjukkan bon-bon  pembelian dan penjualannya, saya juga ditunjukkan pada stok barang yang ada di  gudangnya.</p>
<p>Dengan perasaan yakin, saya investasikan beberapa juta rupiah, bahkan sudah  dilakukan secara tertulis ada perjanjian bermaterainya. Dan memang dalam  perjalanannya usahanya lancar, sayapun mendapatkan bagian keuntungannya. Tapi  ternyata pada akhirnya modal tidak juga dikembalikan, dan ludes. Artinya dari  investasi tersebut saya mendapatkan keuntungan yang lumayan, tapi modal amblas  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bisa menikmati profit tapi tidak bisa menikmati break even point atau balik  modalnya.</p>
<p>Yang kedua beberapa waktu lalu saya juga diminta untuk menolong salah satu  teman yang sedang kesulitan dana tapi sudah ada order untuk membuat suatu produk.  Pertama-tama sich cuma pinjam uang, dan dikembalikan dan meminta maaf belum bisa  ngasih bagian keuntungan karena profitnya tipis.</p>
<p>Sekali pinjam, berikutnya teman saya minta saya ikut menaruh modal dan  dijanjikan bagi hasil 50:50 dari keuntungan bersih. Karena pengalaman dulu, saya  bersedia tapi saya batasi jumlah penyertaan modalnya. Sedikit saja, biar kalau  ada apa-apa tidak terlalu besar kerugiannya.</p>
<p>Dan benar saja setelah beberapa minggu, sampai hari ini belum ada  pertanggunjawabannya, belum ada pembagian hasilnya, belum ada pengembalian  modalnya. Untungnya cuma investasi dikit, he.. he.. he..</p>
<p>Moral ceritanya, kalau kita cuma manaruh modal pada usaha orang lain, tanpa  kita diberi kewenangan atau kontrol atas usahanya tersebut, siap-siap saja modal  tidak teralokasi dengan baik. Yang ideal memang menginvestasikan pada usaha yang  sudah mapan, yang sistemnya sudah terstruktur dengan rapi, sehingga meskipun  kita tidak diberi kontrol pada usahanya, kita bisa membaca laporan-laporannya  dengan pasti.</p>
<p>Apalagi menginvestasikan pada usaha perseorangan seperti yang saya lakukan  diatas, sebisa mungkin sebelum kita menginvestasikan, kita bisa ajukan penawaran  untuk ikut mengelola usahanya atau setidaknya bisa ikut mengontrol pergerakan  dananya. Sehingga kita bisa ikut menikmati enaknya berinvestasi.</p>
<p>Semoga bisa berinvestasi dengan bijak.</p>
<p>Wassalam, Salam FUNtastic &amp; Merdeka!</p>
<p>Fuad Muftie</p>
<p>© 2009, <a href="http://fuadmuftie.wordpress.com/2008/06/17/"> http://fuadmuftie.wordpress.com/</a><br />
<strong>Toko Addina</strong>, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta  Timur, 021-9828 4731<br />
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk  Herbal, dll</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">“Benahi  diri, Bangkitkan Indonesia, Menuju Indonesia yang membanggakan!”<br />
)|( Harapan itu masih ada&#8230;.. )|( </span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fuadmuftie.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fuadmuftie.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fuadmuftie.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fuadmuftie.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fuadmuftie.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fuadmuftie.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fuadmuftie.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fuadmuftie.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fuadmuftie.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fuadmuftie.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fuadmuftie.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fuadmuftie.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fuadmuftie.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fuadmuftie.wordpress.com/258/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=258&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/04/02/nggak-enaknya-kalau-cuma-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/469b2c0b459ad5d73caba58c3c5da136?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fuad Muftie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya ingin GOLPUT saja</title>
		<link>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/03/31/saya-ingin-golput-saja/</link>
		<comments>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/03/31/saya-ingin-golput-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 06:56:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fuad Muftie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[InterMezo]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[jilbab]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad saw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fuadmuftie.wordpress.com/?p=254</guid>
		<description><![CDATA[Maaf kalau judulnya provokatif. Saya cuma ingin cerita, kemarin saat kampanye akbar salah satu partai, ada pengunjung di toko saya yang menanyakan, koq nggak ikut kampanye. Karena kami jualan jilbab, pelanggan tadi pasti mengira kami adalah bagian dari partai dimaksud. Istri sayapun menjawab (sambil bercanda), &#8220;nggak ach, saya mau GOLPUT saja&#8221;. Mendengar jawaban tadi, dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=254&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf kalau judulnya provokatif.</p>
<p>Saya cuma ingin cerita, kemarin saat kampanye akbar salah satu partai, ada  pengunjung di toko saya yang menanyakan, koq nggak ikut kampanye.</p>
<p>Karena kami jualan jilbab, pelanggan tadi pasti mengira kami adalah bagian  dari partai dimaksud. Istri sayapun menjawab (sambil bercanda), &#8220;nggak ach, saya  mau <strong>GOLPUT</strong> saja&#8221;. Mendengar jawaban tadi, dari bahasa tubuhnya beliau tampak  terkejut, dan menanyakan &#8220;kenapa?&#8221;</p>
<p>Maksudnya mau jadi &#8220;<strong>GOL</strong>ongan <strong>P</strong>engusaha <strong>U</strong>ntung <strong>T</strong>eruss&#8221;,  he.. he.. he..</p>
<p>Sayapun jadi mikir-mikir, emang ada ya pengusaha yang untung terus. Enak  bener kalau bisa bener-bener jadi pengusaha yang untung terus.</p>
<p>Kalau melihat biografinya para pengusaha besar, pasti pernah mengalami  masa-masa sulit, saat kebangkrutan, saat kehabisan modal, dan masa-masa serem  lainnya. Dan ada yang mengatakan belum jadi pengusaha sukses kalau belum pernah  gagal. Wuihh serem bener. Dan itu benar-benar menjadi momok bagi para pemula  seperti saya.</p>
<p>Tapi kalau mau belajar dari sejarah, ternyata ada lho pengusaha yang untung  terus, tidak pernah rugi sedikitpun. Cuma memang sering tidak dijadikan rujukan  dalam literatur-literatur bisnis secara umum.</p>
<p>Beliau adalah pemuda dari Arab, yang sejak muda sudah malang melintang di  dunia ekspor dan impor. Dan apapun yang diperjualbelikan akan menghasilkan  keuntungan. Bahkan dalam urusan perniagaan, orang-orang yang membencinyapun  masih menaruh rasa percaya kepada Beliau. Ya beliau adalah Muhammad SAW.</p>
<p>Semoga kita bisa mencontoh beliau.</p>
<p>Wassalam, Salam FUNtastic &amp; Merdeka!</p>
<p>Fuad Muftie</p>
<p>© 2009, <a href="http://fuadmuftie.wordpress.com/2008/06/17/"> http://fuadmuftie.wordpress.com/</a><br />
<strong>Toko Addina</strong>, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta  Timur, 021-9828 4731<br />
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk  Herbal, dll</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">“Benahi  diri, Bangkitkan Indonesia, Menuju Indonesia yang membanggakan!”<br />
)|( Harapan itu masih ada&#8230;.. )|( </span></strong>&#8220;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fuadmuftie.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fuadmuftie.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fuadmuftie.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fuadmuftie.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fuadmuftie.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fuadmuftie.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fuadmuftie.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fuadmuftie.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fuadmuftie.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fuadmuftie.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fuadmuftie.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fuadmuftie.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fuadmuftie.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fuadmuftie.wordpress.com/254/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fuadmuftie.wordpress.com&amp;blog=525172&amp;post=254&amp;subd=fuadmuftie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fuadmuftie.wordpress.com/2009/03/31/saya-ingin-golput-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/469b2c0b459ad5d73caba58c3c5da136?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fuad Muftie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
