Tipe-Tipe Pengusaha

Kemarin saya membaca sebuah email di bisnis-smart@yahoogroups.com mengenai keinginan seseorang untuk memulai usaha tetapi tidak punya channel atau relasi.  Memang banyak sekali alasan yang menghambat orang untuk memberanikan diri membuka usaha. Ada yang karena tidak punya modal, tidak punya channel, tidak punya waktu luang dsb.

Kemudian saya beranikan diri menjawab dan dalam sebagian jawaban saya, saya ibaratkan bahwa keinginan membuka usaha itu seperti benih atau biji. Bayangkan kalau biji bisa ngomong dan mengatakan “Saya ingin sekali menjadi pohon, tapi saya tidak punya daun, gimana dong?” Kemudian biji itu mungkin akan menyalahkan keadaan yang lainnya, yang belum punya akar, belum punya batang, nggak punya bunga dll.

Untungnya biji nggak bisa protes. Asal mau mengikuti proses, biji itu bisa tumbuh, punya daun, batang, akar, dan bahkan bunga, dan benih baru yang lebih banyak. Biji punya keyakinan bahwa dengan mengikuti proses dan terus berkembang atau bertumbuh maka dia akan sukses menjadi pohon. Biji juga punya keyakinan bahwa proses tidak boleh dibolak-balik, ia tidak menuntut punya daun dulu baru mau tumbuh menjadi pohon.

Setelah email terkirim, saya jadi teringat dengan diskusi saya dengan istri mengenai tipe-tipe pengusaha beberapa hari yang lalu. Untuk memotivasi istri saya saat omset kios melorot, saya suka memakai perumpamaan dari alam. Saya bilang ke istri bahwa pengusaha itu tipenya macam-macam: Ada pengusaha tipe rumput, ada yang tipe pohon bambu, dan ada pula yang tipe pohon beringin (bukan pengusaha yang pengurus parpol lho).

PENGUSAHA TIPE RUMPUT

Pengusaha tipe ini hidupnya musiman. Disaat musim hujan mereka berjaya dan di musim kemarau mereka merana. Saya contohkan di kampung kelahiran saya di Wonosobo Jawa Tengah, banyak pengusaha tembakau yang bertipe ini. Di saat panen tembakau mereka hidup bergelimang harta, tapi kalau bukan musim tembakau atau gagal panen maka satu-persatu hartanya dijual kembali, bahkan sampai berhutang untuk biaya hidupnya.

PENGUSAHA TIPE POHON BAMBU

Pengusaha tipe ini hidupnya sangat ulet. Orang lain sering menganggapnya gagal, tapi ia punya visi kedepan untuk sukses. Persis seperti pohon bambu. Sebelum pohon bambu menjulang tinggi, selama bertahun-tahun benih pohon bambu hidupnya di bawah tanah. Tidak ada yang tahu kalau disitu terdapat benih pohon bambu. Tapi begitu benih nongol di atas tanah maka dalam hitungan hari ia sudah menjulang tinggi.

Kebetulan salah satu saudara istri saya ada yang mengalami seperti ini. Bertahun-tahun berusaha tidak menampakkan hasilnya, hanya cukup untuk makan sehari-hari. Tetapi begitu beralih ke usaha yang lain, usahanya cepat berkembang dan maju pesat.

PENGUSAHA TIPE POHON BERINGIN

Pengusaha tipe ini, sekali membuka usaha, usahanya perlahan tapi pasti terus maju dan terus berkembang. Seperti pohon beringin yang perlahan tapi pasti tumbuh dari batang yang kecil sampai menjadi besar dan rimbun. Segala cuaca, gangguan, hambatan, dan rintangan dilaluinya untuk terus bertumbuh.

Itulah contoh tipe-tipe pengusaha yang saya contohkan kepada istri untuk memotivasinya. Anda silahkan menambahi kalau melihat ada contoh pengusaha yang mirip dengan fenomena alam.

Salah satu teman saya malah mencontohkan ada pengusaha tipe ular sanca. Tipe pengusaha ini sekali dapat proyek langsung untung besar dan setelah itu masuk masa penantian proyek berikutnya, yang mungkin didapat dan mungkin juga tidak dapat.

Mirip ular sanca yang sekali dapat mangsa langsung mangsa yang besar. Dan setelah menikmati hasil tangkapannya, masuk ke masa penantian lagi. Menanti untuk bertemu mangsa lain yang mungkin di dapat dan mungkin juga nggak didapat-dapat. Atau malah dimangsa…???

Salam
Fuad Muftie
Pemilik Kios Addina: Kios Jilbab, Kerudung, Mukena, Busana, & Aksesoris

3 Balasan ke Tipe-Tipe Pengusaha

  1. anto mengatakan:

    wah, betul juga, memang pengusaha bertipe2, juga yg pohon beringin, besar banyak daun, tapis ayang tdk ada buah dan banyak demitnya… hehehehe… maaf bercanda.

  2. Fuad Muftie mengatakan:

    Wah belum tahu ya Pak Anto, justru buah dari pohon beringin ya dedemit itu. Semakin banyak dedemit semakin banyak sesaji yang datang. Berarti semakin besar income-nya … he.. he.. he.. bersanda juga.

  3. bony purnomo mengatakan:

    mencari bahan / bumbu masak itali,chaness dll yang lengkap.
    mohon bantuan.
    terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: