Menyiasati Keterbatasan Modal Dana

Saya masih sering menerima pertanyaan atau permintaan masukan dan juga keluhan tentang sulitnya memulai usaha karena minimnya modal dana. Sepertinya modal (uang) benar-benar menjadi penentu sukses tidaknya suatu usaha. Kalau tidak ada modal dana seolah-olah pintu usaha sudah terkunci mati.

Padahal sudah sering ditulis baik di blog saya sendiri maupun oleh para entrepreneur dalam beragam tulisan bahwa modal uang memang penting, tapi bukan segala-galanya untuk memulai suatu usaha. Rumus jitu yang selalu diberikan untuk mengatasi keterbatasan modal dana adalah mulai saja sesuai kemampuan, atau dengan kata lain sesuaikan skala usaha kita sesuai dengan kemampuan kita.

Atau alternatif lainnya, kalau memang yakin dengan rencana bisnisnya, bisa pinjam modal dari pihak ke tiga. Tapi saya pribadi tidak terlalu menganjurkan untuk memaksakan diri meminjam dari pihak ke tiga kalau memang kita bisa mengatasinya dengan cara pertama, apalagi bagi pemula.

Kalau usaha sudah jalan dan sudah tampak memberikan hasil, barulah pikirkan untuk memanfaatkan dana pihak ketiga untuk mengungkit dan membesarkan usaha yang sudah jalan.

Tapi rupanya anjuran-anjuran tersebut masih belum mempan bagi sebagian orang dan tetap berkeyakinan bahwa sangat sulit memulai usaha karena tidak punya modal. Nah untuk meyakinkan Anda sekalian yang masih berkeyakinan demikian, berikut ini penuturan dari salah seorang pembaca blog ini yaitu dari Bu Idah yang berkenan menceritakan perjalanannya dalam merintis usaha dengan modal yang sangat-sangat terbatas. Berikut penuturan beliau:

“Disini banyak beberapa saya baca “mengeluh”tentang modal. Memang modal dengkul gak bisa, tapi usaha tidak juga harus dengan modal besar. saya punya sedikit cerita pengalaman saya yang mungkin bisa menjadi sedikit “motivasi”. 3 tahun yang lalu saya pengen sekali buka usaha, tapi modak cekak banget. Lalu saya liat ada spanduk dijalan berbunyi “dengan modal 250 rb anda sudah bisa berjualan pulsa”. Saya datangi tempat itu. dalam pikiran saya toh kalo tidak laku saya pakai isi HP suami saya. Uang 250 rb saya “pinjam” dari jatah pulsa suami saya utk 3 bulan (per bulan maks 100 rb :)). HP utk transaksi juga pinjam suami saya. Per transaksi saya hanya mengambil keuntungan paling buanter 500 rupiah. Transaksi pertama saya salah memasukkan nomor orang, melayanglah pulsa as 50 rb (harga 54 rb). hampir nangis rasanya. Saya hampir putus asa, tapi saya lupa alasannya akhirnya saya tetap jualan. Learning by doing akhirnya saya tau mana kulakan yang murah, bagaimana caranya, dsb dsb singkatnya.

Sekarang sehari minimal saya dapat 500 transaksi perhari. Akhirnya saya mulai butuh komputer, sofwtware dsb. Komputer adik saya, saya boyong ke toko (walaupun awalnya sempat protes). Alhamdulillah sekarang sudah ada komputer khusus utk jualan. Bisa langganan speedy sampai saya bisa nyasar kesini. Sekarang mulai buka all operator kecil2an, semoga bisa berkembang. amin.

Intinya saya ingin share bahwa mau usaha jangan muluk2 dulu. Harus begini, harus begitu. Modal harus segini, harus untung segitu. Ya susah mulainya kalau begitu. Liat sekitar kita, apa yang mungkin bisa laku. Memang gak mungkin modal degkul. Tapi dengan uang 100 Rb plus ikhtiar plus doa, saya yakin kita akan bisa melakukannya."

Nah, masih belum yakin bahwa untuk memulai usaha bisa dilakukan dengan modal yang sangat minim? Masih juga memaksakan diri untuk merintis usaha dengan modal yang jauh diluar kemampuan kita?

Dalam beberapa komentar saya juga ingin mengingatkan bahwa yang menjadi kendala sebenarnya bukanlah MODAL DANA, yang menjadi penghalang sebenarnya adalah pikiran kita sendiri, keyakinan kita sendiri, mind-set kita sendiri. Belenggu pikiran inilah yang harus diatasi lebih dulu.

Akhirul kalam, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Bu Idah yang telah berkenan bercerita di blog saya, saya ikut mendoakan semoga usaha yang Bu Idah rintis bisa terus maju, berkembang, barokah, dan bisa memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia.

Wassalam
Fuad Muftie
© 2007, https://fuadmuftie.wordpress.com/

PS: Saya sangat bersyukur disaat pikiran sedang banyak tercurah untuk persiapan pembukaan toko Addina V.2.0 dan kurang fokus mengisi blog, ternyata banyak pembaca yang berkenan membagikan ide-ide dan pengalamannya di blog ini, terimakasih semuanya. Semoga bermanfaat.

20 Balasan ke Menyiasati Keterbatasan Modal Dana

  1. triwoko mengatakan:

    Mas FM masih fokus & smart dalam mengisi blog, buktinya masih bisa memilih dengan jeli email istimewa dari ratusan email yang masuk di Inbox… he… he… he… !!!
    Thanks bro atas doa dan supportnya.
    Makin penasaran ingin lihat Addina V 2.0. nih… semoga setelah acara Milad ke 2 TDA saya dapat silaturahmi mas FM sekeluarga dan Addina V 2.0.

    Salam sukses,
    Bams Triwoko

  2. Fuad Muftie mengatakan:

    Makasih Bro, sesuai komitment judul blog ini, pinginnya fokus untuk mengajak yg belum berani buka usaha biar muncul keberanian membuka usaha.

    Setelah bisa buka usaha, baru dipersilahkan membaca dan belajar dari blog2 para suhu dan para pakar termasuk blognya Mas Bamb’s

    Mudah2an sempat di posting foto2nya. saat ini masih berantakan jadi belum enak kalau fotonya dipajang, he.. he.. he..,

    Wassalam
    Fuad Muftie

  3. arjunalaskarcinta mengatakan:

    aku punya order tapi ga punya modal bagaimana caranya ya ?

  4. Fuad Muftie mengatakan:

    Order apaan nich Mas Arjunalaskarcinta? seberapa besar ordernya? Kalau memang ordernya menarik dan besar peluang menghasilkan untungnya, saya yakin akan ada orang yang berminat mendanai order Anda tsb.

    Tinggal komunikasikan dengan oranga-orang yang kira-kira bisa membiayai dan ajukan konsep kerjasamanya, konsep bagi hasil dan bagi resikonya dll. Mulai dari keluarga, saudara, teman, dan orang-orang dekat Anda. InsyaAlloh ada jalannya.

    Wassalam
    FM

  5. Sugih mengatakan:

    Buat mas arjuna; saya selalu siap modal dengan beberapa catatan: Order anda betul-betul nyata (dalam arti anda bukan hanya sebagai seorang mediator), kalkulasi dari setiap peroyek jelas (termasuk resiko kegagalan); kalo bermnat, anda bisa menghubungi saya via email.

    Saya berani jamin, BERAPAPUN modal yang anda perlukan akan saya siapkan bila memang kalkulasi dan bukti-bukti otentik usaha anda itu memang benar.

    Trinmakasih

    • hery krisriyadi mengatakan:

      buat mas sugih saya, punya usaha yg sedang berjalan dan inginmengembangkan tp bth penambahan modal. mhkn bantuan dan saran sehingga usaha saya dpt maju. salah satunya bidang komputer di Plaza kom bandung yg sekarang sdng berkembang , warung mie ayam

  6. Fuad Muftie mengatakan:

    @ Sugih & Arjuna
    Selamat bersinergi, mudah2an bisa bekerja sama dengna baik.
    Cuma mau ngingetin kalau bisnis tetap ada peluang untung dan peluang rugi, makanya perlu dikomunikasikan dengan baik.

    Wassalam
    FM

  7. jerry mengatakan:

    terima kasih mas,
    kadang sering d kepala ada keinginan menyerah n ragu2 dalam menjalankan usaha,..Dengan membaca cerita seperti ini, saya kembali semangat menjalankan usaha saya🙂

  8. Fuad Muftie mengatakan:

    Alhamdulillah, saya ikut senang & bahagia jika bisa ikut membantu Anda semangat kembali membuka usaha, karena sekarang Indonesia butuh sangat-sangat banyak pengusaha dan entrepreneur yang pantang menyerah.

    FM

  9. raffael ari mengatakan:

    saya seorang pengusaha industri kecil dalam pembuatan berbagai macam tas.dalam masalah permodalan memang sangat minim,yang saya usahakan hanya meminta dp sejumlah biaya produksi kepada custumer saya,tapi kadang tidak sedikit yang menolaknya karna dp terlalu besar,bagaimana mengatasinya agar costumer mau untuk memenuhi permintaan dp atas order yang mereka berikan kepada saya..? tq

    [Fuad Muftie]
    ==========
    Memang harus pinter-pinter bernegosiasi Pak. Kalau misalnya begini gimana, jadi besarnya DP akan berpengaruh dengan harga beli akhirnya.
    Misalnya harga dealnya 1 juta. Kalau ngasih dp kecil maka tidak ada diskon lagi. Tapi kalau mau ngasih DP besar misalnya DP 500ribu, maka harga akan mendapatkan diskon Rp. 100ribu, gitu gimana Pak.

    Just my opinion

  10. rolan mengatakan:

    assalamualaikum…
    lam kenal mas FM, mo ikutan curhat nih. aku ditawari proyek pengadaan barang, tapi ujung-ujungnya memang terbentur dengan dana yang ada, order datang dari instansi pemerintahan, barangkali ada yang mau bantu mungkin kita bisa bekerja sama

    [Fuad Muftie]
    ==========
    Silahkan bagi yang ingin melakukan kerjasama bisa hubungi langsung ybs.

  11. Sudirmanto Muchtar mengatakan:

    Saya sudah 6 tahun menjalankan usaha foto & Shooting. tapi selama 6 tahun nyaris tidak terlihat suatu kemajuan. paling-paling mampu nyelesaiin cicilan motor bebek.sekitar 3bln yg saya pindah dari kos-kosan yg saya jadikan tempat usaha sekaligus tempat tinggal, itupun dengan menjual motor yg baru lunas lalu mengambil cicilan motor yg baru lagi. sekarang hutang saya sudah 30 jutaan dari teman-teman. mau pinjam ke bank tidak pernah dikasih dengan alasan bi checking karena saya juga ada ambil kpr btn yg saya bayar dengan tertatih tatih. kadang 4 bulan sekali baru saya bayar lantaran saldo kas usaha yg slalu pas pasan. gaji karyawan 5 org juga tersendat sendat.apalagi jelang lebaran ini, job bisa dibilang tidak ada tapi harus bayar THR dan gaji. saat ini usaha saya tergolong ngetop di Kota Jambi walaupun harga jasa yg saya patok agak tinggi dari yg lain karena saya juga membuatnya dengan lebih baik dari yg lain. omset sekitar 30juta sebulan tapi di pembukuan selalu nihil bahkan minus. saya memulai usaha tanpa modal kecuali dp utuk kredit kamera yg harganya 70% lebih mahal.Mas Fuad Mufti, saya bangga terhadap semangat anda dan saya senang sekali bisa mengenal anda lewat blog anda ini. semoga menjadi berkah bagi saya juga anda serta kita semua. untuk melihat profile saya ada di facebook.sekali lagi terimaksih. Wassalam.

  12. mujianto mengatakan:

    lam kenal mas fm,..saya pengen banget usaha tapi qketerbatasan modal gimana dunk…,qbenar2 bingung banget….

  13. mujianto mengatakan:

    dan yang palingparah ni mas,..selain g da modal q bingung harus bisnis apa.,.pengen saya mendirikan usaha jual beli barang,.,..sebulan yang lalu q di tawari sistem waralaba indomaret karena q tidak ada modal ku urungkan niat q..,tolong dong mas,..,.q harus gimana.,.,.,?

  14. mishbah@jalanikhtiar mengatakan:

    trik saya dlm memperoleh modal/tambahan modal/pengembangan usaha;
    -mendaftar nama-nama temen/sodara sebanyak2nya
    -mengajukan pinjaman scr tertulis (surat,sms,email,fax dll.) atau cukup dgn lisan.Jgn bnyk2,misalnya 20rb
    – ngembaliin dong kalo udah mampu ngmbaliin..
    Cr tsbt nampaknya tdk terlalu susah untk mdptkan modal,menurut sy..

    • Fuad Muftie mengatakan:

      Terimakasih Pak Misbah, Ini baru namanya tips pengusaha sejati, he… he… he… Sangat kreatif dan langsung pada solusi.

      Cara ini mungkin tidak pernah terpikir sama kita-kita sebelumnya. Kita terbiasa mikirin yang rumit2 dulu, dan umumnya pingin yg serba instan. Padahal dengan cara sederhana ala Pak Misbah ini sangat memungkinkan kita untuk mendapatkan modal yang mencukupi.

      Kalau kita pinjam kepada satu orang dalam jumlah banyak, rasionya kecil untuk langsung mendapatkan pinjaman. Tapi kalau kita pinjam ke beberapa orang dengan jumlah masing2 yang kecil, kemungkinan besar akan mudah mendapatkannya. Bahkan mungkin sebagian dari mereka akan mengikhlaskannya.

  15. Yuliana mengatakan:

    salam kenal mas fm,saya tuh pengen buka butik baju muslim,untuk tempat udh ada trus strategis pula,supplier jg udh ada,cm masalahnya selama ini msh terkendala modal,ada ide ga untuk cari modal??atau ada yang mau bersedia membantu…:)

  16. Bambang Priolaksono mengatakan:

    Saya cuma mau sharing aja…saya juga pernah melakukan usaha dengan cara meminjam dari pihak ketiga karena mind-set tadi….bahwa usaha harus memerlukan modal…karena saya baru memulai dan belum pernah usaha…akhirnya usaha saya itu hanya berjalan 6 bulan….usaha gagal utang masih ada…..jadi bukan tambah dapet penghasilan malah tambah hutang.
    (NB; waktu itu saya usaha odong2 pinjam di bank 5jt)

    Belajar dari pengalaman saya tidak mau usaha dengan meminjam dengan pihak ketiga…..setelah hutang saya lunas…saya mulai cuba usaha lagi yaitu usaha dagang voucher…dengan berbekal uang sendiri 500.000 sedikit demi sedikit saya kumpulkan hasil keuntungan dan akhirnya saya bisa menyewa tempat dan akhirnya usaha counter saya bisa berjalan sampai skr dengan pengahasilan bersih 1 jt/bulan

    Terima Kasih…..Semoga Bermanfaat untuk kita semua

    Amin
    Salam Bambang Priolaksono
    email : bamsono [@] yahoo.com
    YM : bamsono [@] yahoo.com

  17. Asep mengatakan:

    Saya seorang pengusaha Ikan mas cukup punya nama di daerah Bandung timur. Usaha saya sudah berjalan 15 th dan hasilnya cukup lumayan, selain bisa untuk menghidupi keluarga juga bisa menghidupi 8 orang karyawan. Saya hanya trading bukan peternak, selain menyuplai ke pasar juga mengisi ke kolam pemancingan. Omzet penjualan perhari antara 1 sampai 1,5 ton. Dari hasil penjualan itu saya memiliki kolam pemancingan sendiri dengan nuansa wisata keluarga di daerah Garut. Kendala yang saya hadapi saat ini adalah segi permodalan untuk menghandle pesanan dari daerah lain. Selama ini modal yang saya gulirkan merupakan pinjaman dari Bank mikro yang bunganya selangit. Untuk itu saya berharap ada yang mengalijkan kredit saya ke pinjaman yang lebih lunak.

  18. Daunpis Undefloe mengatakan:

    thanks……inspirasinya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: