Cukup Satu Alasan

Satu hal fundamental yang perlu kita sadari sebelum mulai memasuki dunia wirausaha, yaitu "alasan". Bukan alasan yang asal-asalan, tapi alasan yang berasal dari lubuk hati yang paling dalam. Sudahkan kita memiliki satu alasan yang benar-benar kuat yang bisa menjawab kenapa kita mesti membuka usaha. Bukankah pekerjaan di kantor sudah nyaman dengan gaji yang tinggi?

Memang butuh perenungan khusus. Kadangkala niat awal kita membuka usaha hanya karena alasan yang ‘semu’. Ingin mendapat penghasilan tambahan, ingin membuat istri punya aktifitas, ingin membantu Saudara, ingin keluar dari pekerjaan sekarang, dan lain-lain.

Alasan tersebut tidaklah salah, tapi apakah alasan tersebut menjadi alasan yang sangat kuat dan powerful. Satu alasan yang akan membuat kita terus bersemangat, membuat kita siap menyelesaikan segala tantangan dan hambatan, membuat tindakan kita tidak bisa terhentikan dan pantang mundur.

Sebenarnya cukup Satu saja Alasan. Satu alasan yang membuat kita berani mengambil tindakan-tindakan yang tidak logis di mata ‘orang normal’. Satu alasan yang membuat kita mau tidur larut malam dan bangun dini hari. Satu alasan yang terus terngiang-ngiang di telinga. Yang membuat energi kita terus membuncah.

Saya sendiri mulai ragu dengan alasan semula saya membuka usaha. Sepertinya belum benar-benar suatu alasan yang membuat saya berani mengambil langkah apapun untuk mewujudkan keinginan dan impian. Belum benar-benar menjadi alasan yang menembus alam bawah sadar dan menusuk relung hati paling dalam.

Kalau kita lihat orang-orang yang mampu mencapai kehidupan yang bernilai, mereka selalu punya satu alasan itu. Dan saya juga ingin seperti mereka….

Inilah PR saya saat ini…., merenung, merenung, dan merenung… kenapa, kenapa, dan kenapa? Demi anakkah, demia istrikah, demi orang tuakah, demi rakyatkah, demi negarakah, atau cuma demi perut?

Salam FUNtastic!
Fuad Muftie
© 2008, https://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Jakarta Timur
► Distro Jilbab & Busana Muslimah / Anak

5 Balasan ke Cukup Satu Alasan

  1. wida mengatakan:

    klo menurut saya gak cukup satu alesan tp musti bnyk biar semangat kita juga tmbh bnyk🙂

  2. Fuad Muftie mengatakan:

    Kalau kebanyakan alasan itu namanya ngeles dong Bu …🙂

    Maksud saya, saya belajar dari orang2 sukses, yang kalau ditanya “kenapa Anda mau melakukan ini semua” jawabannya biasanya singkat dan emosional, misalnya :
    – Ini untuk membalas perjuangan Ibu membesarkan saya, atau
    – Ini saya lakukan demi masa depan anak saya, atau
    – Ini saya lakukan karena saya dulu dihina orang karena kemiskinan saya, maka saya tidak mau lagi hidup miskin.

    Nah satu alasan itulah yang menjadi inti penggerak semua tindakan yang diambilnya. Kalau banyak-banyakan alasan, saya mah jagonya Bu, he.. he.. he…

    Wassalam
    FM

  3. indra1082 mengatakan:

    Alasan yang tepat hanya karena Allah SWT, kalau kita mencintai dan memiliki usaha apapun kalau belum karena Allah belum dapat dikatakan sukses…

  4. sahat mengatakan:

    Mantap!
    Semoga anda menemukan alasan utama itu.

    Terima kasih untuk tulisannya.

  5. Fuad Muftie mengatakan:

    @ indra1082
    Terimakasih sudah mengingatkan. Tujuan dan alasan utama dan satu-satunya yang paling tepat mamang hanya karena Alloh SWT semata.

    Cuma yang saya maksudkan dari tulisan diatas adalah pada level dibawahnya. Nggak salah kan kalau kita bekerja mati-matian demi masa depan anak, demi membahagiakan orang tua dll. Itu yang saya maksudkan, semata-mata untuk memberi motivasi yang ‘lebih membumi’.

    @Sahat
    Terimakasih sudah mampir.

    Wassalam
    Fuad Muftie

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: