LoA Cepat Terwujud. Hati-hati dengan ucapan Anda!

Kali ini saya ingin kembali mengingatkan, khususnya bagi diri saya sendiri untuk berhati-hati mengeluarkan kata-kata dari mulut sendiri. Sekali kata terucap, itu akan menjadi energi yang beresonansi dengan diri kita sendiri, dengan orang lain, dan dengan alam semesta, dan mungkin akan benar-benar mewujud jadi kenyataan.

Contoh saja, kalau saya mengucapkan kata “Durian”, sekarang di benak Anda pasti langsung terbayang dengan buah yang penuh duri dengan rasa dan baunya yang khas. Energi dari kata “Durian” tadi tidak mungkin Anda halangi masuk ke Otak Anda.Otak akan memproses gambaran Durian.

Otak tidak mungkin menyetop dan menghentikan energi kata yang terucap dan terdengar. Ketika terucap kata Durian maka tidak mungkin otak Anda tetap blank (Kecuali Anda tidak bisa bahasa Indonesia,… lho koq baca blog ini).

Begitu juga dengan guyonan-guyonan atau ceplosan-ceplosan mulut kita, sering sekali menjadi vibrasi dan bisa benar-benar terwujud. Seperti pernah saya tulis di blog ini, bahwa semua berawal dari pikiran, yang berarti sesuatu terjadi pada diri kita maupun orang lain karena berawal dari vibrasi pikiran sendiri.

Contoh nyatanya saya alami kemarin malam (17-03-2008), saya, istri, dan anak sedang ngumpul dan bercanda. Pas kami lihat di hidung anak saya, koq ada noda merah. Saya amati, ternyata cuma noda terkena lipstik milik istri saya. Kamipun dengan bercanda menakut-nakutinya “Kenapa nih hidung abang, koq hidungnya berdarah!”. Dengan rasa penasaran anak saya mengusap-usap hidungnya dan mendapati itu cuma noda lipstik. Kamipun kembali ketawa-ketawa dengan tingkah anak kami.

Saya pikir itu guyonan biasa, nggak tahunya sekitar dua jam kemudian anak saya terjatuh, dan benar hidungnya berdarah! Sayapun agak panik membersihkan hidungnya, menenangkannya biar berhenti menangis, dan mengobatinya. Setelah semua tenang sayapun tercenung dan bilang ke istri saya “Nah lho, gara-gara tadi nich … pakai bilang-bilang hidung abang berdarah, jadi beneran kan?!”

Nah, moral ceritanya, yang jelas kita mesti hati-hati dengan kata-kata yang negatif apalagi saat kita diliputi kondisi emosi yang kuat (marah, sedih, gembira, kaget, dll). Akan jauh lebih baik kalau kita bisa banyak-banyak mengucap kata yang positif. Kata-kata negatif tetap ada manfaatnya, gunakan pada tempatnya.

Demikian juga dalam menjalankan bisnis. Usahakan kurangi kata-kata negatif. Saat toko sepi, alangkah lebih baiknya tidak mengeluh “aduh tokonya lagi sepi”, mendingan “mudah-mudahan nanti tambah ramai”. Saat tidak dapat barang dari suplier tidak perlu didramatisir “barang-barang sekarang lagi susah dicari, kemana-mana nggak dapet”, cukup bilang “mudah-mudahan besok bisa dapat barangnya”.

Di blog ini, saya juga sering mendapat pertanyaan dan komentar yang cenderung negatif, misalnya saja :

-> “bagaimana memulai usaha, padahal tidak punya modal“,

-> “kondisi saya saat ini, membuat saya sulit sekali memulai usaha“,

-> “saya selalu gagal

Mungkin benar demikian adanya kondisi Anda, tapi alangkah bijaknya kalau bisa memilih kata-kata yang lebih enak dan lebih powerful, contohnya:

-> “bagaimana memulai usaha, padahal modalnya belum terkumpul, modalnya masih terbatas”;

-> “kondisi saya saat ini, membuat saya belum bisa menemukan cara untuk memulai usaha”

-> “saya sudah beberapa kali ganti usaha, cuma belum ketemu yang berhasil”

Begitulah, kata-kata tidak sekedar bunyi yang keluar dari mulut, ada maknanya, ada energinya, serta bisa menjadi do’a dan LoA yang mustajab. Dan sebagai manusia yang sempurna, kita diberi kemampuan untuk memilih kata-kata yang akan terucap dari lisan kita.

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
© 2008, https://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Jakarta Timur, 021-9828 4731
► Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

10 Balasan ke LoA Cepat Terwujud. Hati-hati dengan ucapan Anda!

  1. Isparmo mengatakan:

    Mirip seperti yang Mas Fuad tulis, di buku The Secret dan Buku Quantum Ikhlas membahas betapa kuatnya fikiran bawah sadar dalam mempengaruhi kehidupan. Kesalahan (negatif) dalam berpikir bisa menjadikan hal yang dipikirkan menjadi terwujud. jadi berhati-hatilah dalam berpikir dan berangan-angan

  2. realylife mengatakan:

    ehm , Isnya Allah berguna.
    O iya bang , saya khan sudah di Medan nich , sepertinya tertarik untuk membuka usaha .
    ingin berkomunikasi lebih lanjut bisa ngga ya
    apakah no di atas bisa saya hubungi ?
    terima kasih

  3. Fuad Muftie mengatakan:

    @ Isparmo
    Terimakasih Pak, buku-buku tersebut memang rujukan yang bagus untuk mengolah pikiran kita menuju goal / tujuan kita.

    @ realylife
    Kalau sudah ada niat, mesti cepat2 diwujudkan sebelum disibukkan oleh ide dan niat yang lain. Silahkan saja, bisa berdiskusi di blog ini, atau lewat email di muftie (at) gmail (dot) com.

    Terimakasih
    Fuad Muftie

  4. ansfs mengatakan:

    ya bang, harus berani ambil sikap, bravo

  5. Lily mengatakan:

    DEMI SI BUAH HATI….

    Salam Kenal Pak,

    Loa yang membawa saya ke Web ini. Soalnya saya seorang karyawan, yang lagi berupaya pindah ke zona pengusaha. Jadinya saya sering browsing by Google Search Engine, dan ketemu Webnya pak Fua

    Terima kasih pak, Web bapak ini memacu adrenalin saya, agar cepat memutuskan untuk jadi pengusaha….! Demi si buah hati saya yang selalu saya tinggalkan pagi-pagi sekali dan baru ketemu sore harinya. Semoga Loa permohonan pesangon saya di kabulkan.

    Salam,
    Setiap hari, dalam segala hal menjadi semakin berkelimpahan
    Lily

  6. ys mengatakan:

    Setuju Pak Fuad.

    Kata-kata dan doa adalah energi. Sedangkan energi tak bisa dihilangkan, hanya berubah bentuk, sebagaimana hukum kekekalan energi. Saya menulisnya dalam blog saya: http://menujukematian.wordpress.com/2008/02/21/caci-maki-hukum-kekekalan-energi-dan-bencana-tiada-henti/
    Semoga kita bisa lebih bersikap dan bertindak positif.

    Salam

  7. Fuad Muftie mengatakan:

    @ ansf
    Bravo juga.

    @ Lily
    Terimakasih Bu Lily. Semoga cepat terwujud keinginan Ibu untuk menjadi pengusaha yang mandiri. Mudah2an pesangonnya melimpah ya Bu, biar bisa buat modal lebih banyak lagi…

    @ Ys
    Terimakasih dan salam kenal.
    Siip mari sama-sama kita tebarkan energi positif.

    Wassalam
    Fuad Muftie

  8. waldy mengatakan:

    Mudah²an Semua Mimpi2 Kita Bisa terwujud…….!!!!!!

  9. Fuad Muftie mengatakan:

    Aaamin, terimakasih.

    FM

  10. Hapsoro Yusdi Ridwani mengatakan:

    Tulisan Anda benar2 menginspirasikan Saya..Trims

    [Fuad Muftie]
    ==========
    Terimakasih kembali Pak, semoga bisa banyak memberi manfaat.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: