Pengalaman : Bisnis Mainan Edukatif

Alhamdulillah, blog saya kembali mendapatkan komentar yang menarik yaitu dari Bu Yuni Yoyok di sini. Beliau mengisahkan tentang perjalanannya memulai bisnis mainan edukatif dan sekaligus memproduksinya.

Saya posting kembali di sini dengan harapan mudah2an bisa menjadi penyemangat bagi Anda yang baru akan memulai usaha, dan bagi kita semua yang sedang mengembangkan usahanya.

Semoga bermanfaat

Salam FUNtastic & Merdeka!

Fuad Muftie
https://fuadmuftie.wordpress.com/

=======================

Bisnis Mainan Edukatif

Haloo.. Pak, saya Yuni, ibu rumah tangga yang secara kebetulan menemukan blog bapak, oh ya saya juga punya usaha kecil2an loh yaitu produsen mainan edukatif dari kayu. Mulanya saya hanya menjualkan barang orang lain, lalu coba tawarkan ke tetangga, trus ikut bazar di TK-TK, setiap hari minggu jualan kaki lima di perumahan dekat rumah saya karena disana tiap hari minggu banyak warga yang lari pagi..eh lumayan laku…saya tambah semangat tuh…trus saya coba jualan online dengan merek sendiri yaitu kikatoys…eh..laku juga, banyak yang order hampir seluruh indonesia ada yang order ..wah tambah semangat lagi …trus saya dan suami coba daftarkan merek dagang kami ke departemen kehakiman..eh ternyata kikatoys tidak diterima, udah ada yang daftar, trus kami ganti merek jadi omochatoys dan diterima, jadi sekarang saya punya merek yang terdaftar yaitu OMOCHATOYS. Lalu situs di internetpun saya ganti jadi http://www.omochatoys.com.

Awalnya pelanggan banyak yang tidak tau, jadi order secara online agak menurun, lalu saya email mereka satu2 dan saya mulai gencar mengiklankan situs baru saya…Alhambulilah order mulai banyak lagi. Karena order bertambah banyak akhirnya saya dan suami memutuskan untuk membuat workshop sendiri, tapi bingung..aduh cari tukang kayu dimana??? lalu saya mulai cari tukang yang bisa bikin mainan tapi banyak yang menolak..katanya wah ..ini susah..kecil2 dan harus telaten..akhirnya kami fokus ke produk impor..(kerjasama dengan importir..biar dapat harga lebih murah). Tapi produk impor kadang kalau sudah habis, pengadaannya lama.

Saya berniat dalam hati..wah harus dapat tukang yang bisa bikin mainan nih…Saya berdoa..Ya Allah pertemukan saya dengan orang yang bisa bikin mainan dong..eh ..di kabulkan ,,,waktu minggu pagi saya jualan kaki lima di perumahan dekat rumah ,sayasecara tidak sengaja saya bertemu dengan seorang bapak2 yang jualan sendok dari kayu..karena lapak saya dikerubungi ibu2, dia melihat-lihat ketempatsaya, trus setelah agak sepi dia ngajak ngobrol..ibu dapat mainan ini dari mana?..oh saya beli dari importir..,teman saya bisa bikin nih..katanya.

Wah..kebetulan nih..kata saya dalam hati..Kenalin dong pak, dengan temannya.Boleh ..katanya. Lalu saya kasih alamat saya…besoknya dia bawa seorang bapak2 yang sudah berusia sekitar 50 tahun..Krena sangat bersemangat ak hirnya saya dan suami besoknya langsung beli mesin yang di butuhkan,dan beli kayu dan tukang tadi di bantu seorang kenek untuk mulai produksi di garasi rumah.

Saya dan suami punya tanah kosong di belakang komplek perumahan kami, rencananya kami akan bikin workshop disana, tapi sambil menunggu workshop selesai dibangun produksi dimulai di garasi dulu. Saya minta ijin dulu ketetangga sebelah rumah dan ke Pak RT, mereka oke2 saja. Setelah satu bulan, workshop selesai. Akhirnya saya sekarang punya workshop yang dapat memproduksi mainan edukatif, dengan mempekerjakan 6 orang pekerja. Udah bisa terima orderan untuk proyek diknas juga.. Alhamdulillah…

Kami sudah punya rencana untuk bisa menambah pekerja lagi, terutamadari pemuda2 sekitar yang punya semangat tapi belum punya kesempatanbekerja.

Kasihan, kalau melihat mereka hanya duduk2 di terminal tanpa adaaktivitas yang berarti.

Sekarang saya sudah tidak jualan di kaki lima lagi, soalnya tambahsibuk..saya beranikan diri sewa tempat di Mall,pertama sawa counterukuran 1×2m, penjualan bagus..karena tempatnya terlalu kecil lalu sayapindah ke mall lain yang areanya lebih luas tapi sewanya tidak terlalumahal. Tapi saya salah perhitungan karena mall itu sepi pengunjung,Karena jalan di depan Mall itu sekarang sedang dibangun underpass, jadi saya memutuskan untuk pindah ke Mall lain yang lebih ramai.Nah tanggal 28 Mei 2008 besok kami Launching Toko kami yang baru diMall Giant Taman Yasmin lantai 1, Bogor. Selain jual mainan edukatif,Penerbit Erlangga juga menitipkan buku khusus untuk anak ke tokosaya.Ada juga yang titip boneka produksi pamannya ke saya. Jadi tambahpenuh deh toko saya.

Jadi sekarang selain jualan secara online..saya juga punya toko dimall, bahkan banyak pelanggan online saya yang bela-belain datang kebogor untuk melihat toko saya, ada yang dari jakarta, palembang,malang, bali dan dari kalimantan.

Disini saya ingin berbagi pengalaman…buat para calon pengusaha…jangantakut mencoba…seperti dalam artikel pak Fuad bahwa “peluang usaha adadimana-mana”. Bahkan waktu saya kirim barang ke ekspedisi yang bisasaya kirim barang, mereka bilang ” wah mainan kayak gini aja bisa jadiduit juga ya bu..”, trus saya bilang Alhamdulilah pak, asal fokus danpintar liat peluang..bisa jadi uang pak”. Bagaimana gak jadiuang..sampai saat ini dengan jualan online dan toko, omset saya bisamencapai puluhan juta rupiah tiap bulan…

16 Balasan ke Pengalaman : Bisnis Mainan Edukatif

  1. […] bisnis mainan edukatif. Sebagai contoh kita akan menyimak pengalaman Ibu Yuni dan dikutip dari fuadmuftie.wordpress.com berikut penjelasan kisahnya […]

  2. Fuad Muftie mengatakan:

    Thank’s back link-nya. Sukses selalu buat Anda.

    FM

  3. elokcomputer mengatakan:

    ap’an sie bisnis edukatif tu?

  4. Fuad Muftie mengatakan:

    Maksudnya bisnis “mainan edukatif” seperti balok, puzzle, dan education toys. Bukan bisnis edukatif. Kalau “bisnis edukatif” itu sepertinya bukan istilah yang umum dipakai, jadi bikin bingun ya???

    FM

  5. vizon mengatakan:

    Saya juga sedang memulai bisnis seperti Ibu Yuni. Terus terang, saya agak ragu ketika mau memulai usaha ini, karena melihat pendahulu yang sudah sangat banyak dan memiliki pelanggan setia. Ada sedikit rasa kurang percaya diri untuk memulainya. Tapi, dengan dorongan semangat saya mulai juga. Prinsip saya: “Where there is will, there is way”, motivasi akan menemukan jalannya.
    Alhamdulillah, walaupun belum begitu besar, tapi bisnis online yang saya kelola sedikit demi sedikit mulai menampakkan hasil.
    Mohon masukan untuk usaha saya ini, terima kasih sebelumnya.
    Kami tunggu kehadirannya di toko kami: http://mainanbocah.wordpress.com

  6. Fuad Muftie mengatakan:

    Terimakasih , jadi rumusnya :
    “ragu-ragu + kurang PD < dorongan semangat + motivasi”

    Buat yang masih ragu-ragu dan kurang PD buat memulai usaha, rumus diatas bisa diterapkan, tinggal diperbanyak dorongan semangat + motivasi, insyaAlloh rasa ragu2 dan kurang PD akan terkalahkan.

    Sukses selalu Pak Vizon semoga usahanya barokah dan berkembang terus.

    FM

  7. Sulistianto mengatakan:

    Terima kasih atas posting Anda yang menambah inspirasi bagi saya.

    =====
    [Fuad Muftie]
    Sama-sama Pak, semoga bermanfaat

  8. shinta mengatakan:

    wah… memang bisnis mainan edukatif sangat menarik.
    sekarang saya juga sedang menjalani bisnis ini. tapi tidak hanya mainan edukatif, ada vcd edukatif, buku edukatif, dll.
    kami ada toko walaupun kecil”an counter. tapi kami juga menjual secara on line.
    alhamdulillah sudah banyak pelanggan kami.
    silahkan mampir ke aurellshop.com atau aurellshop.multiply.com

    [Fuad Muftie]
    ==========
    Terimakasih informasinya. Bisnis mainan edukatif memang masih menjanjikan, mengingat populasi anak kecil di Indonesia yang besar. Apalagi semakin banyak orang tua yang semakin sadar akan pentingnya pendidikan bagi anak.

    Semoga sukses selalu.

  9. Tri mulyanto mengatakan:

    saya ingin tanya berapa biaya sewa counter di mall anda?

    saya pernah tanya biaya beli counter ukuran 2 x 1 ke bagian pemasaran sebuah mall, harganya mencapai hampir 400 juta.

    [Fuad Muftie]
    ==========
    Saya tidak sewa di Mall Pak, saya hanya sewa toko di pinggir jalan.
    Harganya ya relatif Pak, tergantung masing-masing lokasi. Coba tanyakan kanan kiri untuk mengentahui harga sewa yang “wajar”.

  10. Luar Biasa mengatakan:

    Luar biasa, apapun bisnisnya yang halal, kesuksesannya tidak lain adalah kesungguhan, tekad dan keyakinan yang kuat untuk meraih kesuksesan.

    Banyak orang punya modal, namun hanya asal buka usaha dan akhirnya bangkrut, tapi sebaliknya banyak orang dengan modal pas-pasan saja namun memiliki ketekunan dan tekad hingga akhirnya berhasil sukses.

    Salam semoga sukses selalu.

  11. ardi mengatakan:

    aslm. pak nama saya ardi saya seorang mahasiswa saat ini saya sedang mengalami kesulitan dalam memulai usaha, kira-kira usaha apa yang cocok bagi seorang mahasiswa? terima kasih…..

    • Fuad Muftie mengatakan:

      Banyak usaha yang bisa dijalankan oleh mahasiswa, gunakan kreatifitas anda. Sebagai contoh kecil, anda bisa jualan pulsa, bisa makelaran hanphone, bisa buka jasa ketik skripsi / thesis. Kalau itu semua sulit dijalani, jadi tukang parkir juga bisa, jangan dilihat dari kacamata negatifnya, jadikan pekerjaan tukang parkir sebagai batu loncatan untuk mengumpulkan modal. Sudah banyak kisah sukses mahasiswa yang rela menjalankan profesi “rendahan”. Kalau malu, tantang kreatifitas diri anda sendiri untuk bisa keluar dari kebutuan pikiran.

  12. herunia mengatakan:

    Ohhh ini mbak yuni yahh,… saya sering lewat tokonya yang di giant… mainan edukatif yang ternyata dirintis dari bawah yah … hebat.. kebetulan klo saya antar istri ke hermina saya sering main ke giant dan liat2…. hebat yahh

  13. aksesorisbonekabarbie mengatakan:

    assalamualaikum wr.wb

    salam kenal pak Fuad, saya juga punya usaha kecil-kecilan pak ,membuat mainan untuk anak wanita yaitu berupa miniature furniture untuk boneka barbie, yang saya rasakan sulit juga untuk pemasaranya, emang ada sebagian kecil yang membeli mainan saya melalui website saya yaitu : http://www.minicraft.weebly.com tapi kebanyankan cuma sekedar tanya2 produk, saya juga tiap hari minggu suka jualan kaki lima di pasar festival jababeka yang hasilnya alhamdulillah, gimana tuch pak Fuad kendalanya kurang promosi apa belum rezeki saya. mudah2an aja ada milik rezeki, ada orang yang berminat mau join memproduksi dan memasarkan produk saya amieen. Bravo pak Fuad

  14. Ade Ermansyah mengatakan:

    wah mudah-mudah bsinis saya jga bisa lancar dan berkembang seperti omocha toys silahkan mampir di mainantuwaga. com, salam kenal ya Pak…..

  15. parto13 mengatakan:

    saya tertarik dengan usaha ibu,saya pngen seprti ibu,dan hobi saya seneng bnget bergelut dgn kayu..tp untuk bljar buka usaha saya blm bs.kl bleh tlong bu ajarin saya dlm buka usaha terutama dlm bidang kayu.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: