Belajar Membuat Webstore Sendiri

Sudah lama saya punya keinginan memiliki webstore sendiri. Awalnya saya ingin meng-on-line-kan toko Addina yang sudah duluan eksis. Kemudian juga pingin sekaligus belajar internet marketing.

Keinginan masih tertunda, karena ketiadaan koneksi internet yang memadai. Tidak setiap hari saya bisa online dengan lancar. Nge-blog-pun saya lakukan dengan memanfaatkan waktu luang di kantor dengan koneksi yang sangat lambat.

Sudah lama saya punya keinginan memiliki webstore sendiri. Awalnya saya ingin meng-on-line-kan toko Addina yang sudah duluan eksis. Kemudian juga pingin sekaligus belajar internet marketing.Alhamdulillah hampir sudah dua minggu ini saya berlangganan telkomsel-flash paket unlimited. Meskipun tak seindah yang diiklankan, saya sekarang bisa online kapan saja kalau ada waktu. Memang koneksi tidak stabil, lebih sering dapat sinyal GPRS (yang lambat) daripada sinyal 3G-nya.

Mulailah saya ingin mewujudkan impian membuat webstore. Setelah konsultasi dengan istri tentang kesiapan mengonlinekan toko, istri saya belum siap. Masih menunggu selesainya S-2-nya dulu. Juga menunggu dapat karyawan tambahan untuk toko offline saya. Untuk menjalankan sendiri, saya khawatir belum bisa menghandle sendirian.

Tapi kesempatan ini tidak saya sia-siakan, saya manfaatkan dulu untuk belajar membuat webstore. Alhamdulillah dapat pengarahan dari Pak Nur Alam yang sudah duluan membuat webstore di http://kaysababyshop.co.cc. Sayapun membuat webstore serupa di http://addina.co.cc/, tapi belum sempurna, belum ada isinya, belum ada barang yang dijual dan ditawarkan, masih asli pakai template-nya quick.cart.

Sejauh pemahaman saya sich, membuat webstore relatif mudah. Kalaupun sulit, bisa saja minta bantuan orang lain. Yang lebih krusial adalah mengelolanya, juga bagaimana melayani pesanan pelanggan, melayani pengiriman, melayani komplain kalau ada, menyediakan barang, dan kecepatan. Apalagi menjelang-menjelang bulan Ramadhan dan Iedul fitri ini, stok barang mulai jadi rebutan. Sebenarnya bisa jadi peluang tersendiri sich. Cuma ya itu tadi, harus pintar-pintar bagi waktu. Oh seandainya sudah boleh TDA, hiks.. hiks.. hiks…

Tapi alhamdulillah meskipun belum bisa online, penjualan off line sudah mulai merangkak naik lagi. Mudah-mudahan menjadi pertanda bagus dan bisa terus berkembang dan barokah. Amin

Salam FUNtastic & Merdeka!

© 2008, https://fuadmuftie.wordpress.com/
@ Toko Addina, Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40, Perumnas Klender, Jakarta Timur, 021-9828 4731
~ Distro Jilbab, Kerudung, Busana Muslimah, Busana Muslim Anak, Aneka Produk Herbal, dll

“Benahi diri, Menuju Indonesia yang membanggakan!”

Ayo, Indonesia BISA!

14 Balasan ke Belajar Membuat Webstore Sendiri

  1. tomi mengatakan:

    cara bikin template pake quick cart gmn?
    trus bikin quick cart supaya bisa format rupiah Rp.30,000.00 gini gmn caranya yah?

  2. Sulistianto mengatakan:

    Salam…

    Tulisan-tulisan Anda sangat menginspirasi saya, apalagi judul dan tagline blog Anda yang membuat saya semakin ‘ngiler’ untuk menjadi pengusaha.🙂

    Dalam waktu dekat ini kami juga akan membuka toko online di web portal http://www.ruangkeluarga.com/ namun belum menemukan suplier produk garmen yang sekiranya dapat bekerja sama.

  3. Fauziah Yusmal mengatakan:

    assalamu’alaikum pak fuad…..lama gak kontak…semakin sukses aja pak…saluut..!
    Semoga webstorenya cepat rampung dan segera launching…jadi mungkin saya bisa jadi sub agennya pak fuad jg…hehe..
    saya sdh nyoba2 bikin webstore pak, tapi masih banyak kurang sana sini… http://www.mycozee.com
    Salam untuk keluarga…

    izhayusmal.wordpress.com

  4. Fuad Muftie mengatakan:

    @ Tomi
    Saya juga masih belajar Pak, kalau template yg bukan standar, ambil saja dari http://opensolution.org/ ada beberapa template dan ad-on yg gratis yg tidak standarnya. kalau format dll saya juga blm tahu Pak

    @Sulistianto
    Terimakasih atas kunjungannya, menarik juga blog anda di ruangkeluarga. Tapi blm ada webstorenya ya. Untuk suplier silahkan bagi pembaca yng ingin bersinergi.

    @ Fauziah Yusmal
    Terimakasih Bu, Bu Fauziah juga tambah sukses kan….
    Iya nich Bu webstorenya angin-anginan, blm ketemu cara mengelolanya secara efektif.
    Webstorenya Bu Fauziah sudah bagus, pakai oscommerce ya. Mudah2an sukses Bu dan mudah2an bener bisa nyuplai ke Bu Fauziah.

    Fuad Muftie

  5. andry mengatakan:

    sya ingin belajar membuat webstore sendiri, tapi bentrok karena biaya. adakah yang dapat membantu saya? atas perhatiannya terima kasih

  6. Fuad Muftie mengatakan:

    Bukannya kalau belajar bikin webstore bisa gratis Mas, bisa lewat blog gratisan atau web hosting gratisan. Kan cuma buat belajar Kan? artikel2 juga banyak tersedia gratis di berbagai website.

    Kalau minta bantuan orang lain bisa-bisa malah bisa-bisa nggak gratis. Atau sekalian saja minta bantuan orang lain buat webstore profesional.

    Fuad Muftie

  7. komara mengatakan:

    Saya udah ikut member di situs gratisan seperti http://co.cc
    sehingga menghasilkan sebuah karya web perlengkapan dan mainan anak dengan alamat: http://bayimungil.co.cc

  8. Mulia mengatakan:

    saya rasa bapak harus berani memulai dengan produk yang ada di toko bapak dulu
    jangan banyak membuang waktu seperti saya sampai lima tahun baru jadi webstore http://www.duniacantik.com

  9. Fuad Muftie mengatakan:

    @ komara
    Terimakasih informasinya, sukses ya atas webstorenya. Mudah2an laris manis…

    @ Mulia
    Benar Pak, InsyaAlloh segera diluncurkan produk2 yang ada di toko. Mudah2an nggak sampai lima tahun lah Pak.

    FM

  10. nadiya mengatakan:

    senag baca blog bapak, padat dan berisi:)
    saya sekarang sudah full nyempung jadi pengusaha, punya toko online tapi masih sepi..
    sama seperti bapak sulianto “belum menemukan suplier produk garmen yang sekiranya dapat bekerja sama.”, masih berusaha ngerayu :))

    sukses slalu ya pak..
    terimakasih:)

  11. Fuad Muftie mengatakan:

    Bu Nadiya, terimakasih Bu.

    Seneng juga saya melihat webstore Ibu, semakin memacu saya segera meluncurkan webstore kami lebih serius lagi. Produknya cantik-cantik juga Bu..

    Kalau masih sepi, katanya mesti rajin2 promosi ya Bu, terus optimalkan mesin pencarian (SEO), dan terus update produknya. Gitu katanya sich, wong saya juga belum praktek, he.. he.. he..

    Kalau satu suplier belum mau kerjasama, mudah2an ada ribuan suplier lainnya yang bersedia bekerjasama.

    Sukses salalu ya Bu
    FM

  12. Rini mengatakan:

    SUPER sekali …. saya masih amphibi, ingin jadi TDA kok belum bernyali nih… tolong dibantu ya.

    Salam Super Sukses.
    RiNi

    =====
    [Fuad Muftie]
    Cepat atau lambat akan datang waktunya kita untuk keluar dari perusahaan. Kalau belum berani sekarang ya.. paling tidak dipersiapkan dulu dari sekarang…

  13. kakiusil mengatakan:

    halo salam kenal, mencoba sedikit membantu, tetang koneksi yang lebih sering dapet GPRS dibanding 3G. coba di setting network modemnya dipilih prefered networknya 3G all biar tetep nyantol di layanan 3G. kecuali klo memang pas lagi ngakses di daerah bebas 3G baru diganti ke automatic.

    semoga membantu

    CMIIW

  14. Bajuri mengatakan:

    Benar Pak. Jaman sekarang makin banyak pengguna internet. So yang udah biasa jualan offline ada baiknya mengonlinekan usahanya meskipun setahap demi setahap.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: