Bagaimana Cara Memulai Usaha dengan Modal Dengkul

Bagaimana cara memulai bisnis dengan modal dengkul? Pertanyaan ini banyak diajukan oleh mereka yang ingin sekali membuka usaha tapi tidak memiliki cukup modal. Mungkin juga diajukan oleh orang yang punya modal tapi tidak berani mengambil resiko kehilangan modal. Sehingga dianggapnya bisnis modal dengkul merupakan langkah yang aman.

Enak memang kesannya kalau bisa memulai bisnis tanpa modal. Dalam prakteknya memang banyak yang bisa memulai usaha tanpa modal uang sepeserpun. Contoh paling banyak adalah makelar. Ia hanya perlu mempertemukan orang yang ingin menjual dengan orang yang ingin membeli, kemudian ia akan mendapat komisi. Tapi untuk menjadi makelar yang profesional dengan penghasilan yang bagus apakah hanya cukup dengan modal dengkul? Saya yakin pasti tidak, ia pasti memerlukan modal-modal lainnya.

Ada juga sich yang benar-benar hanya menggunakan dengkulnya yaitu tukang pukul, tukang pikul di pasar, tukang parkir, Pak Ogah, dan sejenisnya. Tapi apakah itu bisnis yang anda inginkan?

Kalau saya pribadi, sebaiknya jangan biasakan berkeinginan untuk memulai bisnis hanya dengan modal dengkul. Hasilnya lebih tidak menentu. Alangkah baiknya kalau kita bisa memanfaatkan modal yang lebih dahsyat yang sudah kita miliki. Bukankah kita punya Otak yang bisa kita manfaatkan untuk memulai usaha.

Daripada menggunakan modal dengkul, hasilnya akan jauh lebih baik kalau kita mau memulai bisnis bermodal otak. Modal dengkul sebentar saja akan lelah dan salah-salah kalau kaki patah, bisnis juga musnah. Kalau bisnis pakai otak, seburuk apapun kondisi bisnisnya bisa dicari siasat yang lebih tepat sehingga bisnis bisa selalu selamat.

Gunakan imajinasi dan pikiran untuk memikirkan cara atau strategi memanfaatkan potensi yang ada untuk memulai usaha. Bukankah dengkul juga dikendalikan oleh otak. Kalau memulai usaha dengan hanya mengandalkan dengkul berarti otak dikendalikan dengkul dong.

Jadi bagi yang ingin segera memulai bisnis, gunakan otak, pikiran, dan imajinasi anda. Temukan jalan yang terbaik untuk memulai. Otak adalah modal paling mahal di dunia. Saya yakin orang-orang sukses pasti lebih banyak menggunakan otaknya daripada dengkulnya. Kecuali otak anda sudah ada di dengkul, silahkan berbisnis dengan dengkul anda.

salam
Fuad Muftie

135 Tanggapan ke “Bagaimana Cara Memulai Usaha dengan Modal Dengkul”

  1. unggul al Berkata:

    Ia sih rasanya emang enak kalau kita sudah mempunyai usaha sendiri apapun bentuknya asalakan halal. Namun satu hal yang penting juga bahwa membuka usaha sendiri tidaklah semudah yang kita bayangkan. Diperlukan orang-orang yang mempunyai semangat juang yang tinggi, loyal terhadap usaha, tidak mudah menyerah serta selalu berenrgi. Modal uang saja tidak cukup, kita juga perlu mencari peluang pasar yang ada dan tidak lupa untuk memberdayakan rakyat miskin. Kalau misi kita hanya mencari uang semata maka yang akan kita daptkan nantinya juga hanya uang. Tapi kalau yang kita cari adalah kemaslaatan untuk orang banyak maka kita akan mendaptkan semuanya. Kita sangat berharap muncul pengusaha muda – pengusaha muda yang baru dan terus bertambah sehingga penyakit kemiskinan yang kini melanda Indonesia segera berakhir. Pengusaha yang beroreintasi eksport sangat dianjurkan karena akan memberikan masukan juga pada negara. Sukses selalu untuk pengusaha muda.

  2. Fuad Muftie Berkata:

    Setuju sekali Pak Unggul,

    Semula saya juga berpikiran tidak mudah untuk membuka usaha sendiri. Tapi setelah dijalani ternyata tidak sesulit yang dibayangkan.

    Memang kalau motifnya cari untung doang, saat usaha turun akan sakit hati. Padahal namanya usaha ada naiknya ada turunnya.

    Kemudian modal yang paling penting adalah diri kita sendiri. Termasuk yang Pak Unggul sebutkan : semangat juang yang tinggi, loyal terhadap usaha, tidak mudah menyerah serta selalu berenergi; Itu semua modal yang adanya di dalam diri kita sendiri. Jadi kalau kita bisa memberdayakan diri sendiri, InsyaAlloh segala halangan dan rintangan akan mudah dilalui.

    Biasanya yang menjadi penghambat adalah menyalahkan kondisi eksternal yang adanya diluar kita, seperti politik, kondisi ekonomi, modal dll. Padahal yang penting adalah modal yang sudah ada di dalam diri kita sendiri yang sudah terbukti sangat-sangat potensial.

    Salam sukses selalu
    Fuad Muftie

    • Dani kuswantoro Berkata:

      Ass wrwb Salam kenal Pa’ Fuad, saya boleh ikutan nimbrung kan pa’?
      begini pa’ Fuad , membaca tulisan bapak’tadi ko’ hampir sama dengan saya, cuma kalo saya belum ketemu 2 juga bagaimana,harus mulai ber usaha dari mana? kemarin 2 saya keluar dari kerja, kena phk, nah dari situ saya berpikir ko’ pengen usaha, kebetulan saya lagi seneng ke warnet, jadi dari situ saya pengen usaha warnet tapi ya gitu seperti yg bap; bilang, modal yg ga cukup, memang prospek nya bagus kalo modal kira 2: 200 juta tapi kandas juga karna modal tersebut, jadi gimana nih pa? apa yg harus saya perbuat lagi,saya dulu sudah pernah usaha sih hasil nya cukup memuas kan karna dari nol, tapi kandas juga karna uang nya di pake karna ada urusan keluarga. jadi pa Fuad say mohon Bimbingan nya, bagaimana saya harus memulai nya?

  3. chrisna Berkata:

    aku nggak punya komentar yang menarik, memang modal sarana yang sangat penting untuk memulai usaha. kalau anda bisa memberi solusi yang lebih baik, aku sangat berterima kasih sekali.

    • FERI Berkata:

      jika anda ingin buka usaha/mengembangkan usaha tapi anda saat ini sedang memiliki modal yang terbatas….
      silahkan hubungi nomor hp saya di 081390376833.
      saya memiliki solusi bagi anda bagaimana anda dapat mengembangkan dana anda.(pasif income andalah yang bekerja)

  4. Fuad Muftie Berkata:

    Bu/Pak Chrisna, mungkin bisa lebih spesifik solusi untuk permasalahan apa?

    Maksud dari artikel saya, kita memiliki modal yang sangat potensial yaitu otak, pikiran, dan daya kreasi, yang bisa menembus segala keterbatasan termasuk keterbatasan modal uang. Dan sering kita belum menjadikannya prioritas untuk mengatasi hambatan tadi.

    Memang dalam bisnis semua aspek adalah penting, modal penting, promosi penting, produk juga penting, dll. Cuman bagi yang baru mau akan memulai usaha, sering kurang tepat menempatkan prioritas. Nah saya ingin mengajak kita untuk menempatkan otak dan pikiran kita dalam prioritas yg lebih baik lagi.

    Semoga bermanfaat
    Salam
    FM

  5. amilia Berkata:

    Salam

    Terima kasih sekali untuk tulisannya,

    saya mengalami kendala penjualan, banyak hasil kereasi saya yg pada akhirnya hanya berakhir “DIBERI SEBAGAI TANDA MATA” gak menghasilkan uang :( sedih dehhh,,,

    Mangkanya saat ini saya hanya menjadi gutu Sulam saja… padahal saya tahu, kalo mau berkembang lebih baik menjual hasil karya juga,,,

    Ada yg punya idea gak ya??
    atau ada yg mau kerja sama??
    Hubungi saya di 081806395559
    email : amilia_cat@yahoo.com
    web : http://www.amilia25.multiply.com

    Saya jadi sekalian promosi dan kenalan nih…..

    Salam.. dan Thx

  6. Fuad Muftie Berkata:

    Bu Amilia, jangan berputus asa, kalau Bu Amilia sudah bisa bikin suatu produk, mungkin saran saya terus perbaiki kualitas produknya. Mungkin bisa mengikuti trend yang ada dulu, baru kalau sudah OK jadilah trend setter.

    Kalau dengan menjadi guru sulam, malah lebih menghasilkan uang, kan lebih baik Bu.

    Bu Amalia sudah coba nitip jual (konsinyasi) ke toko-toko lain nggak Bu? Di Kios kami sering ada penawaran orang ingin menitip barang-barang yang dibuatnya, seperti jilbab sulam pita, bandana dll. Mungkin bisa dicoba dg konsinyasi Bu.

    Salam
    FM

  7. Eko Priyantoro Berkata:

    Saya setuju dengan Artikel Bpk diatas , kita berusaha jgn mengadalkan “Modal dengkul”..tp dengan otak. Contoh ibu dirumah jg gak sengaja buat kerupuk dr beras..itu hanya dr Hobby saja.Mungkin jika habis kenduri kebanykan trus dibuang.. tp dgn kejelian ibu dpt dijdkan kerupuk.. pertama2 cuman tuk cemilan lama2 tetangga sekitar minta dibuatin ehh ga tauny laris manis & lagi pula ad warung yg minta dititipin ..mlh kitany jd kewlahan .” lumayan bisa + an. nah dari situ kita bisa cari celah banyak sekali ide usaha dari lingk. sekitar..
    saya juga minta saran dari bapak masih ada 2 lagi usaha dipegeng ibu ,yaitu kacang bawang & bawang goreng . tuk Kacang da punya market(Nama) Nah dari 3 tersebut mana yg lbh dulu dilebarkan sayapny dgn berbagai macam hal.. . / langsung ke email saya”

  8. Fuad Muftie Berkata:

    Wah kerupuk dari beras yang seperti apa ya Mas? Soalnya ibu saya juga bikin rengginang / rangginang dari beras ketan. Saya juga pernah makan kerupuk dari beras buatan jepang, rasanya macam2 ada yg rasa rumput laut dll.

    Menurut saya di sini masih mungkin dikembangkan. Saya yakin orang Indonesia juga kreatif membuat berbagai variasi kerupuk dari beras. Dan saya belum melihat ada kerupuk beras (spt yg dari jepang) yang dijual di Indonesia. Bahkan di supermarket2 juga masih jarang. Kalau memang di tempat Mas Eko kerupuk beras bisa laris manis, tinggal dikembangkan saja. Syukur2 bisa dikemas dg menarik dan layak jual ke Supermarket.

    Mengenai mana dulu yang mau diprioritaskan untuk dikembangkan, menurut saya bisa dilihat dari catatan2 penjualan sebelumnya. Kalau dari catatan kelihatan mana yang cepat laku dan mana yang paling menguntungkan, saya rasa produk itu harus diprioritaskan.

    Kalau nggak, ketiga-tiganya bisa dikembangkan bersama, toh pasarnya mirip2 atau berdekatan dan saling melengkapi. Saya sering melihat beberapa produk makanan ringan, yang dibungkus dengan bungkus & merk yang sama, tapi isinya lain2.

    Dari situ kelihatan, pasti produk itu dibuat oleh orang atau perusahaan (home industri) yang sama dan memproduksi beberapa produk. Dan semuanya bisa jalan bersama.

    Semoga bermanfaat
    Salam
    Fuad Muftie

  9. Joko Kuswanto Berkata:

    Langkah strategis untuk mulai membuat klub pengusaha. Bagaimana kalau kita membentuk klub yang berisi orang-orang yamg ingin buka usaha tapi hanya punya modal yang sedikit. mari sama-sama kita wujudkan 1000.000anggota yang setiap bulannya berkewajiban untuk menyetorkan saham senilai 10.000/bln. Bayangkan 10 M /bln. Dana itu akan kita gunakan untuk mewujudkan proposal usaha yang akan di ajukan oleh setiap anggota ketika pertama kai mendaftar keanggotaan tersebut. Proposal akan di sortir dan diuji kelayakan usahanya oleh tim khusus. kalo ini bisa terwujud aan luar biasa efeknya untuk pengentasan kemiskinan diIndonesia. toh masing masing anggota berkewajiban untuk ikut memajukan usahayangdirintis olehklub ini. Market untuk produk udah tersedia kan?

  10. Fuad Muftie Berkata:

    Setuju Pak, saya juga pingin punya klub atau group yang orang-orangnya komitmen dan punya visi yang sama untuk mengembangkan kewirausahaan di Indonesia.

    Pengusaha-pengusaha sukses biasanya juga punya kelompok / groupnya masing-masing, yang saling menyokong dan mendukung untuk sama-sama sukses. Yang berpotensi menimbulkan kesulitan di Indonesia biasanya faktor kepercayaan. Kita sedang mengalami krisis kepercayaan dengan sesama.

    Untuklangkah praktisnya, mungkin bisa dimulai dari yang kecil dulu Pak, dari kelompok yang kecil dulu. Atau mungkin kalau Pak Joko domisilinya dekat dengan saya, bisa kita diskusikan Pak.

    Salam
    FM

  11. muhammadfajar Berkata:

    Ass.wr.wb
    Hallooo..bang fuad..sebelumnya perkenalkan nama saya fajar, saya baru bgt buka blog gini..jadi ya rada2 gaptek..heheh, ya pengen bgt bisa mempunyai koneksi yg labih byk..
    sya tertarik sekali dengan tulisan2 bang fuad diblog palagi mengenai usaha sendiri. sampe saat ini saya blm pernah bekerja sama orang. kebutuhan anak2 dan istri saya..selalu dari hasil pekerjaan saya sbg fotografer. tp memang pendapatan bulanan susah bgt utk stabilnya..semntara pengeluaran bulanan tetap..kl boleh saya tanya, bagaimana bisa bertahan sebagai fotografer dan pendapatan yg lumayan stabil utk kebutuhan hidup?..krn pendapatan saya selalu bergantung dr ada ato tidaknya project foto pre wedding,product,landscape,dll.ya utk itu saya tau dr teman soal blog ini..mencoba meluaskan koneksi saya..
    barangkali teman2 disini ato bang fuad sendiri membutuhkan jasa saya sebagai fotografer. dan boleh liat2 hasil karya saya disini: http://muhammadfajar.wordpress.com
    terimah kasih sebelumnya ya…
    wassalam
    fajar.

  12. Fuad Muftie Berkata:

    Pak Fajar, salam kenal kembali. Semoga usaha fotografinya terus maju ya Pak.

    Kalau ingin menjadikan fotografi sebagai sumber utama penghasilan, menurut saya usahanya jangan dikerjain sendiri. Kalau semua dikerjain sendiri, memang kita merasa puas, tapi tidak optimal untuk mendapat penghasilan semaksimal mungkin, karena bagaimanapun kemampuan kita sangat terbatas.

    Saran saya kalau bisa usaha fotografinya dijadikan perusahaan, mungkin bisa diawali dengan bekerjasama dengan sesama fotografer atau dengan saudara. Buatlah visi kedepan yang ingin diraih, misalnya menjadi perusahaan fotografi terbesar di Indonesia. Bidang yang bisa dikerjakan juga bisa banyak, tidak hanya pekerjaan fotografi, tapi bisa juga merambah ke pendidikan fotografi, penjualan produk2 fotografi dan lain-lain.

    Semoga bisa membantu

    Salam
    FM

  13. arief hidayat Berkata:

    Salam kenal pak fuad, saya arif dari cilacap. Saya seorang mahasiswa. namun, ingin sekali membuka usaha setelah banyak membaca buku motivasi untuk jadi enterpreneur, malah ngga ingin jadi pegawai…saya sudah berulangkali membuka usaha dari counter HP ataupun berdagang dengan warung kelontong namun selalu gagal atau mungkin belum dikaruniai oleh allah kesuksesan…tapi insya allah saya ngga pernah untuk putus asa…yang jadi pertanyaan saya, kira2 usaha apa yang cocok bagi mahasiswa seperti saya dengan modal yang sedikit dan ngga mencukupi untuk membuka usaha. apa usaha gorengan dan usaha yang mirip angkringan bisa dilakukan karena saya mempunyai warung kecil yang letaknya di pinggir jalan apakah dengan usaha gorengan bisa berhasil. kebetulan sya juga punya usaha pangkas rambut yang insya allah cukup terkenal di kota saya…apakah bisa untuk ada yang bekerjasama dengan meluaskan usaha salon sya..
    silahkan untuk bisa menghubungi no hp saya di 085647783514….atau di (0282)520342
    atau bisa hubungi saya di email saya arif_lintang@yahoo.co.id

  14. estu Berkata:

    Saya ini usaha ga pakai modal (uang) saya modal hanya dengan informasi sekarang usaha saya agen pemasangan antena parabola ,juga terima pasang tv astro dan indovision ,bagi pembaca yang ingin pasang bisamenghubungi saya di 0818844118 terima kasih .

  15. Fuad Muftie Berkata:

    Terimakasih Pak Estu
    Ini satu lagi bukti bahwa memulai usaha tidak selalu butuh modal banyak-banyak. Kalau Pak Estu bisa, kita juga pasti bisa, tinggal ATM : Amati, Tiru, Modifikasi.

    Salam
    FM

  16. ad71e Berkata:

    Semua pendapat diatas benar dan memang kita sebagai manusia harus bisa mandiri yang memiliki kualitas dan kuantitas, maka perlu ditambahkan mengenai bagaimana kita memulai sebuah usaha yang baik dan benar. menurut saya alangkah baiknya sebelum kita mempunyai bisnis, maupun usaha perlu adanya simpati dari sekeliling kita, untuk itu perlu kita pupuk rasa jujur dan bisa dipercaya. tebarkan hal tersebut kepada lingkungan kita, InsyaAllah akan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas usaha kita nantinya.

  17. efrizal Berkata:

    bagaimana caranya agarakita dapt membuka rental vcd dengan modal yang kita pinjkam dari bank atau secara kredit? bagaimana menyakinkan bank

    • am Berkata:

      syarat sangat mudah ga perlu pinjam uang ke bank di bantu jika keinginan mau buka rental…email aja alamat lengkap ke amamd19 [@] yahoo.co.id jangan lupa mau buka dimana dan notlp yang dapat dhubungi….

      [Fuad Muftie]
      ==========
      Terimakasih atas informasi dan penawarannya, silahkan yang mau bersinergi. Semoga bisa bersinergi dengan baik dan barokah. Namun tetap perlu berhati-hati sebelum memutuskan kerjasama bisnis.

  18. Fuad Muftie Berkata:

    ### ad71e, terimakasih Pak Adjie atas masukan yang sangat berharga, berarti saya tidak sendirian karena ada yg sependapat.

    ### Efrizal, Pak untuk mendapat pinjaman dari Bank, saya kira Bank mau ngasih kredit kalau bank yakin bahwa dananya tidak akan hilang, pak Efrizal mampu mencicil / melunasinya dalam jangka waktu yg ditentukan, dan mungkin perlu adanya jaminan. Kalau bank yakin dg hal2 tsb kemungkinan besar bank mau ngasih pinjaman.

    Sekarang kan banyak pinjaman personal loan tanpa agunan, mungkin bisa dicoba Pak (tapi saya tidak menganjurkan lho).

    Kalau Pak Efrizal pingin pinjam buat usaha, saya kira lebih bijak kalau Pak Efrizal sudah punya usaha sendiri dan terbukti menguntungkan. Kalau belum ada usaha ya dirintis dulu Pak.

    Salam
    FM

  19. Ari Berkata:

    Nabi Muhammad adalah seorang pengusaha, sejak muda dia telah diajarkan berbisnis oleh pamananya Abu Thalib. Bahkan ketika dia menikahi Siti Khadijah dia memberi mas kawin sebanyak 20 ekor unta ug kalau dihargakan ke dalam rupiah saat ini, berarti jumlah uang yang dikeluarkan Nabi sebesar 400 jt rupiah hanya untuk mas kawinnya saja.

    Kalau dilihat dari ukuran ini, artinya Nabi adalah orang yang kaya. Itu semua dihasilkan dari profesinya sebagai pedagang. Jika panutan kita saja berdagang, masa kita umatnya tidak mengikuti jejak langkang sang Nabi besar Muhammad.

    Buat yang ingin berwirausaha, jangan berkecil hati, karena ingat janji Allah setiap manusia telah memiliki rejekinya masing-masing. seperti kata Aa Gym, rejeki itu tingal dijemput bukan dicari. Karena pengertian di cari itu masih antara ada dan tidak ada, sedangkan untuk dijemput artinya sudah ada tinggal bagaimana kemampuan berbisnis kita untuk menjemputnya.

  20. Ari Berkata:

    Nabi Muhammad adalah seorang pengusaha, sejak muda dia telah diajarkan berbisnis oleh pamananya Abu Thalib. Bahkan ketika dia menikahi Siti Khadijah dia memberi mas kawin sebanyak 20 ekor unta yg kalau dihargakan ke dalam rupiah saat ini, berarti jumlah uang yang dikeluarkan Nabi sebesar 400 jt rupiah dan ini hanya untuk mas kawinnya saja.

    Kalau dilihat dari ukuran ini, artinya Nabi adalah orang yang kaya. Itu semua dihasilkan dari profesinya sebagai pedagang. Jika panutan kita saja berdagang, masa kita umatnya tidak mengikuti jejak langkah sang Nabi besar Muhammad.

    Buat yang ingin berwirausaha, jangan berkecil hati, karena ingat janji Allah setiap manusia telah memiliki rejekinya masing-masing. seperti kata Aa Gym, rejeki itu tingal dijemput bukan dicari. Karena pengertian di cari itu masih antara ada dan tidak ada, sedangkan untuk dijemput artinya sudah ada tinggal bagaimana kemampuan berbisnis kita untuk menjemputnya.

  21. Fuad Muftie Berkata:

    Pak/Bu Ari
    Terimakasih uraiannya, saya termasuk yang meyakini bahwa Nabi adalah kaya raya, bagaimanapun Bumi dan Langit sudah ada dalam genggaman Beliau. Beliau tidak menonjolkan kekayaannya karena tidak ingin mencontohkan kayanya doang, tapi ahlak mulai yang beliau tonjolkan. Sehingga kalaupun umatnya kaya harus punya ahlak yg mulia.

    Semoga kita bisa mencontohnya dan bisa berkumpul bersama beliau di akherat kelak. Amin.

    Salam
    Fuad Muftie

  22. arif budiman Berkata:

    menumbuhkan jiwa wirausaha memerlukan latihan praktek nyata,,,perlu menggabungkan kemampuan kerja keras,kecerdasan dan keikhlasan.
    Alhamdulillah dengan penggabungan ketiga hal itu usaha saya di Cilacap selama ini bisa dikatakan berhasil.
    untuk yang ingin menyambung persaudaraan atau kerjasama dengan saya.
    silahkan kontak di 0856 4787 8049.

    Arif Budiman

  23. Fuad Muftie Berkata:

    Pak Arif Budiman, boleh diceritakan sedikit tentang usaha Anda Pak? Setidaknya bagi yang ingin bersinergi dan bermaksud akan menghubungi Anda tahu apa yang bisa disinergikan.

    Salam
    Fuad Muftie

  24. Sri Handayani Purnasari Berkata:

    Assalamu’alaikum Mr. Fuad. Panggil saja saya Ana. saya seorang guru bahasa Inggris di sebuah kota kecil, Rembang yang penduduknya kebanyakan menengah ke bawah. saat ini saya sedang bingung. saya ingin membuka usaha menjual onderdil sepeda motor dan mobil. Tapi saya bingung harus memulainya dari mana. untuk itu, saya mohon bagaimana merintis itu semua, step by step. dari mulai meminjam uang di bank dan sebagainya. karena terus terang saja saya buta masalah manajemen bisnis. jadi saya mohon bantuannya. Terima kasih banyak saya haturkan. Wassalam.

  25. Fuad Muftie Berkata:

    Bu Sri Handayani Purnamasari, saya pernah mengalami kebingungan seperti Ibu, tepatnya sebelum bulan Sept 2006. Saya juga bingung mulai dari mana. Yg saya lakukan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang suatu usaha. Saya tanya franchise Burger, Mie & Produk Mie, Cendol. Dll. Saya ikut seminar / workshop dll.

    Yang saya lakukan berikutnya:
    - Memutuskan bisnis jilbab (keputusan bersama istri)
    - Mencari Kios yg disewakan, dipilih yg cocok lokasi dan harganya
    - Mencari suplier / pemasok
    - Dekor kios (Rak, box, etalase, meja kasir, spanduk dll)
    - Belanja barang di suplier
    - Mencari karyawan
    - Menata barang di kios
    - Buka Kios

    Alhamdulillah tabungan saya dan istri saya mencukupi untuk modal. Sehingga sampai saat ini kami belum pinjam ke Bank. Tapi untuk selanjutnya kami niatkan pinjaman ke bank akan dijadikan sbg pengungkit usaha, ini sedang kami persiapkan, Sehingga mohon maaf saya blm bisa cerita ttg pinjam-meminjam di Bank.

    Saya ikut mendoakan kesuksesan Ibu. Yang penting cepat-cepat dimulai Bu, jangan sampai niat tinggal niat, nggak ada realisasinya. Saran saya cari dulu kios / tokonya, InsyaAlloh kalau sudah dapat kios, kita akan terpacu untuk cepat2 membuka toko.

    Salam Sukses
    Fuad Muftie

  26. agus kamil Berkata:

    saya pingin sekali usaha yang diawali dengan hobi, tapi hobi saya itu mahal kalo diwujudkan usaha. yaitu photographer dan video shooting. kebetulan skill sy dibidang photographer, video shooting, video editor. ingin sekali saya buka usaha di bidang tersebut, tapi modalnya gede. kalo ada yang mau kerjasama sih sangat senang saya.

  27. Fuad Muftie Berkata:

    Mulai saja Pak, dari manapun mulainya yang penting dream sudah ada, tinggal ambil langkah pertama. Silahkan yang punya hobby fotografi bisa bersinergi dg Pak Agus Kamil.

    Salam
    FM

  28. sugiyanzzz Berkata:

    emang klo d pikir2 betul jg se,,klo yg kita pake cma dengkul kemungkinan sukses sanagt kecil,,bagaimanapun bila kita mang serius mau bisnis__walaupun modal kecil ato pas2 san ato sama sekali d ada modal..bs saja kta sukses asal otak kita mau berfikir,raga kita mau kerjakeras..dan batin kita mau berdoa…tentu saja semua tidak bs lepas dr Alloh swt yg mengengam semua ini…kita manusia hanya bs berusaha dn berdoa…klo pun kt sudah bererja keras namun hasilnya ttp 0 ya itu urusan Alloh..paling tidak kta infes unt anak cu2 kita ,,mungkin salah satu dr mereka ada yg sukses…berpikir seperti itu bs mengurangi beban kita…..
    wasalam….

  29. Fuad Muftie Berkata:

    Setuju Pak Sudiyanzzz, penyakit kita sering pinginnya instan, usaha pingin cepat kaya, nanam pinginnya cepat berbuah. Padahal Proses juga punya peranan penting. Pohon bisa tinggi menjulang juga pakai proses.

    Salam
    FM

  30. riki Berkata:

    betul memang kalau otak itu adlh modal yg paling berharga,krn dari situlah muncul ide2 yg kreatif, tapi ketika saya mulai mendapatkan ide2 kreatif tsb, saya justru takut untuk memulai bisnis yg berasal dari ide saya tsb,untuk itu klo ada yg punya saran bagaimana cara2 memulai bisnis yg baik tolong hubungi saya di 08997824236 – 022 5943708 trims

  31. Fuad Muftie Berkata:

    Pak Riki, berarti ide tersebut terlalu cepat Anda terima. Saran saya coba cari dan selidiki ide tentang “Bagaimana mengatasi rasa takut memulai bisnis”

    Kalau sudah dapat idenya dan sudah bisa jalan baru manfaatkan ide kreatif lainnya.

    Pak, orang pasti akan berebut menelpon ke HP Anda kalau orang tahu apa manfaatkan buat mereka. Kalau tidak jelas manfaatnya saya khawatir tidak ada yang serius menelpon.

    Salam
    FM

  32. Agus R Berkata:

    Pengen bikin usaha niih….? lumayan ada modal 10 jt, tapi bingung usaha apaan?????? Kondisinya senen – jumat aku kerja, masih muda lho, baru 24 tahun. kepikiran mo buka rental Play-Station tapi masih bingung juga nyari tempat, beli peralatan dll, tapi mungkin juga buka usaha lain, tapi bingung????? kasih masukan dunkz!! kalo ada yg mo ajak kerjasama juga okeh, kirim japry aja dech ke riyant_august@yahoo.com

  33. Andri Berkata:

    Ass.wr.wb. Pak Fuad Yth.
    Saya mencoba memulai usaha bengkel cuci mobil sekaligus salon mobil. InsyaAllah utk pekerjaan fisik bangunan minggu depan selesai semua. Yg jadi kendala bagi saya adalah lokasi tempat usaha saya yg kurang strategis. saya mohon ide, petunjuk dan saran bapak atau ide2 kreatif dan inovasi bagaimana caranya agar usaha ini berjalan baik & sukses?

  34. Fuad Muftie Berkata:

    @ Agus R
    Ini jarang-jarang nich, biasanya ingin buka usaha tapi nggak punya modal. Nah ini ada modal bingun mau buka usaha apa…. Silahkan atuh bikin sinergi, banyak lho yg butuh modal.

    Kalau mau jalan sendiri, ya dimulai saja. Kalau masih bingung saran saya kumpulin dulu informasi yang cukup dan mendukung. Misalnya mau rental Play Station ya tanya-tanya sama yang sudah jalan apa dan bagaimananya. Nanti kalau sudah cukup informasinya tinggal jalan.

    @ Andri
    Kalau merasa lokasinya kurang strategis, mungkin bisa dimaksimalkan dalam promosinya. Intinya bagaimana caranya agar orang tertarik masuk ke lokasi yg nggak strategis tadi. Cara berpromosi juga banyak, bisa lewat selebaran, spanduk, dan lain-lain.

    Selain itu buatlah bisnis Anda menjadi bisnis yang amat sangat unik, sehingga orang akan mudah ingat, mudah mengenali, dan kalau sudah mencoba bisa ketagihan. Maaf saya belum pernah bisnis salon mobil jadi kurang tahu detailnya.

    Salam
    FM

  35. siti qowiyah Berkata:

    ass.ykh pak fuad .salam kenal.saya ibu rmh tangga.tinggal saya di desa .tapi saya pingin punya usaha sampingan yang bisa membantu ekonomi keluarga.sekarang saya membuat jilbab.tapi saya punya kendala di pemasaran.disamping itu,kendala lain yaitu modal saya selalu habis.karena pengeluaran selalu lebih besar dari pendapatan.bagaimana cara menyiasatinya .segala usaha yang saya bisa sudah saya coba.karena saya termasuk orang yang gila kerja.trimakasih atas sarannya.salam

  36. Fuad Muftie Berkata:

    Wass. Wr Wb.
    Bu Siti salam kenal kembali. Saran saya fokus dengan apa yang dikerjakan saat ini Bu. Salurkan energi ‘gila kerja’ ibu untuk mengupayakan usaha yang sedang dijalani menjadi lebih maju dan lebih besar. Jadikan ajang coba-coba kerjaan menjadi pengalaman mencapai kemajuan di usaha yg sekarang dijalani.

    Untuk jilbab, saya pikir masih memiliki prospek yang bagus. Kuncinya temukan segement yang cocok dengan model, type, dan harga jilbab Bu Siti, insyaAlloh bisa maju. Di toko saya ada satu produk jilbab yang mulai diminati tapi pasokannya sulit. Artinya masih ada peluang di bisnis jilbab.

    Mengenai keinginan punya usaha sampingan, mendingan ganti keinginan ibu menjadi usaha yang tetap, maju dan besar. Karena kalau usaha sampingan hasilnya juga sampingan Bu.

    Untuk pemasaran …. karena saya baru punya pengalaman menjual jilbab di toko, asal model dan harganya cocok dengan keinginan pembeli saya pikir bisa laris. Masalahnya mencocokkan keinginan pelanggan yang butuh upaya tersendiri.

    Kalau boleh minta gambarnya Bu, siapa tahu kita bisa kerja sama.

    Mudah2an usahanya terus membesar ya Bu.

    salam
    FM

  37. G. Dono Indarto Berkata:

    Kepada Bapak sudilah menolong saya. Saya membutuhkan bantuan laptop tidak harus yang baru, yang penting bisa untuk mengetik dan untuk menambah penghasilan saya. Saya hanya Pegawai Tidak Tetap sudah 14 tahun mengabdi tapi belum diangkat jadi PNS. Karena dengan honor yang di bawah UMR maka saya ingin membuka jasa pengetikan untuk menambah biaya hidup. Dan saya berikan alamat kerja saya apabila Bapak mau memberi saya bantuan laptop.
    Nama : G. Dono Indarto
    Alamat : SMA Negeri 6 Purworejo Jalan Tentara Pelajar Km. 4 No. 210 KP 54171

    Tidak lupa saya haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya

  38. Adi Berkata:

    Salam Kenal P. Fuad , Saya seorang Karyawan yang ingin menambah penghasilan. Meskipun modal pas-pasan saya berusaha meniru beberapa orang dengan prinsip BOBOL = Berani Optimis Bisnis Orang Lain. Sementara ini saya menjadi agen produk dari Teh Rosella yaitu teh dari bunga Rosella yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Saya berharap dengan memulai usaha ini saya bisa mengumpulkan modal untuk membangun bisnis sendiri, sehingga dari prinsip BOBOL bisa saya tingkatkan dengan prinsip BOTOL = Berani Optimis Tenaga Orang Lain yaitu membangun usaha dengan bantuan Orang Lain(mis:mempunyai karyawan/pegawai sendiri dsbnya)
    Untuk itu saya minta saran sama P.Fuad apa prinsip yang saya terapkan ini BENAR atau masih ada tahapan-2 yang lain.
    Terima Kasih. Jika Ada rekan yang ingin info seputar Teh Rosella serta manfaatnya silahkan kunjungi blog kami di http://myrosella.blogspot.com

  39. Rendra Berkata:

    Kalo masalah bisnis modal dengkul kayaknya sekarang sudah nggak relevan lagi. yang ada sekarang memaksimalkan kemampuan dan potensi sebagai modal utama. saya sendiri memulai bisnis konsultan dari satu pedagang kepedagang awalnya mereka hanya berkeluh kesah lalu saya beri masukan dan trik-trik simple yang mereka bisa menjalankan. lama-lama banyak orang datang kesaya dan beberapa teman menarankan saya untuk membuat sebuah lembaga konsultasi bisnis dengan sistem paket. akhirnya sayapun mampu membuat bisnis itu berjalan sampai hari ini. padahal saya saat itu juga nggak punya modal uang saya hanya memaksimalkan ilmu yang saya dapat dan saya sebarluaskan keorang lain. mungkin teman-teman mauberbagi ilmu saya akan sangat berterima kasih. pak fuad saya minta tambahan ilmunya thank

  40. feri wahyudi Berkata:

    assalamualaikum pak fuad
    bagaimana kabrnya ,mudah-mudahna baik-baik saja ya dan selalu dalam rahmat dan lindungan Allah
    Saya sangat senang akhrinya dapat memabca dan mengenal sediktinya bapaka dari tulisan -tulisan bapak dan saya sanagt senang sekali jika sialturrahmi ini dapat terus berlanjut dan saya bisa dan dapat belajr banyak dari ilmu dan pengalaman yang bapak miliki dan siapa tahu bapak bisa jdi salah seorang mentor saya yang akan membimbing saya dalam berdagang.
    Saya punya ketertarikan dengan bisnis lewat internet ,sudaha banyak saya buka-buka dan cari-cari kira -kira bisnis apa yang bagus dan cocok serta bisa saya jalankan,dan saya tertarik untuk mulai jualan lewat internet ,tetapi saya belum punya produk atau barnag sendiri yang akan dipasarkan ,idenya sih saya kerja sama dengan orang lain yang punya produk dan saya menjualkannya. tetapi ilmu saya tentang internet dan pemasaran internet masih cekak dan sanagt seidkit sekali , apa ya kira-kira saran dan bantuan yang bisa pak fuad berikan .
    serat saya ada keinginan untuk membuka toko pakaiaan terutama pakaian muslim/muslimah baik itu baju koko , jilbab ,gamis dan sebagainay , tetapi say masih bingung bagaiamana untuk memulainya , pa yang harus saya lakukan untuk awalnya dan sebagainya .
    Kebetualan juga saya sering buka blognya pak roni yuzirman yang terkenal dengan mante muslimnya yang dia orang minang yang banyak memberikan masukan dan tulisan-tulisan yang menyemangati . yang saya tnayakn apakah bapak kenal dengan pak roni tersebut yang merupakans alah seorang founder TDA , saya ingin mennaykan no kontak yang bisa dihubungi serta cara uttuk dapat bergabung bersama TDA , karean saya ingin berdagang pula dan saya ingin berbisnis pula dan juag karean saya orang minang juga dan juag klo bisa sekali no kontak pak fuad supaya saya bisa konsultasi atau diskusi. ini no kontak yang bisa bapak hubungi 081374917581 atas nama feri wahyudi .
    terima kasih atas waktu dan kesempatan serat saran yang bpak berikan
    wassalam

  41. Fuad Muftie Berkata:

    @ G. Dono Indarto
    Pak saya baru punya satu laptop itupun sudah jadi barang kesayangan anak saya dan jadi alat belajar anak saya. Saya mohon maaf belum bisa membantu Anda saat ini. Mudah2an ada pembaca yang budiman yang mau mengulurkan bantuan kepada Anda.

    @ Adi
    Saya tidak berani mengatakan benar atau salah dalam proses menjalani bisnis. Kalau memang tidak bertentangan dengan hukum, syariat, dan hati nurani berarti Anda di jalan yang benar. Proses bisnis tiap orang unik, tapi memang mengikuti pola-pola yang umum. Kalau memang dengan prinsip BOBOL dan BOTOL usaha anda bisa jalan, bisa menambah lapangan kerja, bisa memberi solusi bagi pelanggan Anda, saya pikir sudah bagus.

    Kalau dengan BOBOL dan BOTOL malah menyusahkan diri sendiri, menimbulkan masalah dengan pihak lain, baru ada yang salah dalam menerapkannya. Apapun prinsipnya yang penting (meminjam istilahnya Mas Bambang Triwoko) anda tetap bisa “memberi dan melayani”.

    @ Rendra
    Wah seharusnya saya yang harus berguru kepada Anda. Semula saya membuat blog ini untuk memberi wawasan bagi pengusaha pemula, lama-lama malah jadi ajang curhat dan konsultasi. Tentu Anda lebih matang dan berpengalaman dalam memberi solusi bagi pengusaha Pemula. Boleh berbagi pengalaman Pak.

    Menarik juga sistem paket konsultasi bisnis. Bisa jadi alternatif nich buat kedepannya… :-)

    @ Fery Wahyudi
    Wa’alaikum salam Wr Wb
    Untuk bisnis online saya sendiri masih belajar Pak. saya malah belum punya bisnis oneline. Mungkin lebih cocok belajar sama para internet marketer Pak, tapi biasanya kena charge. Kalau saya sich cuma baca-baca lewat blog dan artikel di beberapa website (yg saya cari lewat google).

    Untuk bisnis busana, kalau memang Anda berminat dan siap berkomitmen menerjuninya, salah satu caranya ya belajar dari toko yang sudah ada. Anda bisa lihat, Amati, dan menirunya. Jika perlu lakukan modifikasi agar jalan lebih baik lagi. Setelah jalan tetap harus terus belajar dan memperbaiki kekurangan, serta terus berproses menjadi lebih baik lagi.

    Tentang Pak Rony Yuzirman, saya sempat beberapa kali ketemu di acaranya TDA. Tapi memang belum sering berkomunikasi langsung dan lebih sering lewat milis TDA. Untuk bergabung dg komunitas TDA, boleh kirim email ke tangandiatas-owner @ yahoogroups . com [tanpa spasi ya] dan jelaskan maksud, tujuan dan latar belakang Anda, mudah2an bisa diterima.

    Salam
    FM

  42. Vivi W Berkata:

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Salam Kenal bapak Fuad. Saya adalah seorang karyawan yang ingin berbisnis. sebelumnya saya pernah berbisnis dengan membuka kedai makanan di daerah Malang. Awalnya bisnis itu lancar bahkan bisa dibilang sukses. tapi setelah memasuki tahun ke tiga kendala mulai datang dan akhirnya bangkrut. kebangkrutan ini salah satunya disebabkan oleh banyaknya kedai-kedai atau cafe-cafe baru yang buka. kemudian saya beralih ke bisnis penjualan pakaian & aksesoris. tapi tetap saja nggak bisa ramai ( sukses ). padahal tempat bisnis saya itu cenderung strategis. di pusat kota. di sekeliling banyak kantor kantor dan sekolah sekolah serta juga banyak toko atau mini market. Yang saya ingin tanyakan bagaimana bisnis yang baik dan tidak kalah saingan dengan pebisnis baru. dan usaha apa yang cocok didaerah yang telah saya gambarkan di atas. Perlu diketahui bahwa konsumen di sekitar tempat saya adalah menengah ke bawah, tapi dekat dengan tempat rekreasi. dan modal yang saya miliki tidak begitu besar. Mohon kepada pak Fuad untuk sudi memberi jalan keluar bagi saya. atas perhatian dan waktunya saya ucapkan terima kasih.
    Wassalam.

  43. Fuad Muftie Berkata:

    Bu Vivi, Anda sudah punya modal yang tak ternilai harganya sebagai bekal menggapai sukses berbisnis : yaitu Anda pernah gagal. Gagal bukanlah akhir dari perjalanan dan berarti kehancuran. Gagal adalah awal dari kesuksesan Anda asal mau bangkit lagi.

    MEmbaca tulisan Ibu saya jadi berpikir “Kalau orang yang meniru bisnis Bu Vivi bisa sukses dan bertahan, seharusnya Bu Vivi bisa lebih sukses dong, kan lebih awal membukanya dan lebih pioneer”. Tapi saya tidak tahu persis kenapa Bu Vivi mundur dari bisnis kedai makanan (cafe), padahal pernah sukses.

    Menurut saya seharusnya Bu Vivi fokus di bisnis yang memang disenangi. Kalau bisnis A gagal, pindah bisnis B. Bisnis B gagal pindah bisnis C. Bisnis C gagal, pindah bisnis D. Yaa kapan berhasilnya???

    Jangan kambinghitamkan persaingan. Persaingan adalah wajar dalam bisnis, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Gunakan kreatifitas untuk keluar dari persaingan, jadikan bisnis kita bisnis yang selalu unik. Orang lain boleh niru, tapi kita usahakan terus kreatif dan usaha kita tetap berbeda dg yg lain. Syukur2 kreatifitas kita bisa kita protek (dipatenkan misalnya) , sehingga konsumen punya awarness yg tinggi terhadap bisnis kita. Itu memang perlu proses. Dan prosesnya akan terus berulang dan tidak selesai2 kalau gonta-ganti usaha.

    Untuk usaha yang cocok di daerah Ibu, maaf saya tidak ada gambaran. tentunya Ibu sendiri yang bisa menilai. Kalau dulu bisnis ibu ditiru dan yg meniru bisa sukses. Sekarang gantian Bu Vivi cari bisnis yg cocok, tiru dan ikuti, buat perbedaan dg yg lain dan terus fokus. Mudah2an bisa berhasil.

    Salam
    Fuad Muftie

  44. selly Berkata:

    assalamualaikum wr,wb
    salam kenal bapak fuad.
    saya ini ibu rumah tangga ,dan mempunyai 4 orang anak yang masih kecil.
    pak fuad,tentu nya di jaman sekarang ini,yang perekonomian melambung tinggi.terdorong hati saya untuk mencoba usaha rumah makan.Dan kebetulan saya ini suka sekali di dapur.terkadang saya ikut khursus memasak ,kue-kue,dll.
    saya pernah memulai usaha saya dengan menjual roti.awal nya roti saya banyak peminat nya,tapi tahun kedua usaha saya mulai sepi.dan itu tidak membuat saya putus asa.saya putar haluan dengan membuat makanan pempek.karena di tempat saya
    kota nya pempek.tapi usaha yang kedua pun gagal.saya pikir terlalau banyak saingan.
    dan yang membuat saya sedih,kenapa orang -orang china bisa berhasil di negri kita ini.sedang saya begitu susah nya mencari pelanggan.mohon pak fuad dapat membantu masalah saya.perlu pak fuad tahu,saya ini orang yang selalu mau mencoba,walaupun belum berhasil.

  45. Fuad Muftie Berkata:

    Wa’alaikum salam Wr Wb
    Sudoh klop tuch Bu, Ibu suka masak, buka usaha kuliner. Jangan kecil hati Bu kalau kemarin2 belum lolos fit and proper test atas usahanya. Justru sekarang saatnya Ibu evaluasi faktor2 apa saja yg menjadi kendala. Jangan cuma terpaku pada masalah saingan. Coba introspeksi dari internal diri Ibu sendiri dulu.

    Menurut saya bekal pengalaman Ibu pernah sukses menjual roti, bisa menjadi modal yg sangat bagus untuk kembali membuka usaha. Mungkin (menurut saya) yg membuat pelanggan lari karena jenis rotinya itu-itu saja, atau terjadi penurunan mutu, atau mutu yg tidak stabil (kadang enak, kadang nggak enak), atau faktor lain. salahkan diri sendiri dulu dan perbaiki sebelum menyalahkan orang lain. Karena orang lain nggak akan peduli dg gagalnya usaha Ibu. Ibu sendiri yg harus peduli. Coba evaluasi dulu dalam-dalam.

    Kalau dulu pernah bisa membuat rotinya laku, mungkin nanti bisa dicoba lagi Bu dengan jenis yg lebih variatif, lebih kreatif dengan kualitas yg bagus dan harga yg pass.

    Oh ya, kalau Ibu jualan roti gagal, terus ganti jualan pempek terus gagal, terus ganti usaha lain. Kapan mau berkembangnya Bu. Kalau saja waktu jualan roti terus penjualannya menurun, kenapa tidak tetap fokus di roti tapi dengan kemasan dan cara pemasaran yg berbeda, mungkin Ibu tidak perlu gonta-ganti jenis usaha. Gonta-ganti jenis usaha boleh saja yg penting harus cepat2 ketemu yg mau di-fokus-in dan ditekuni.

    Masalah etnis yg lain koq lebih sukses, jangan fokus di masalah etnisnya Bu. Coba Ibu lihat kenapa mereka berhasil, mereka jaringannya bagus, semangatnya bagus, hidupnya hemat, dll. Kenapa Ibu tidak coba tiru, dengan merintis jeringan kerja (perbanyak silaturahim), lebih ulet lagi berusaha, lebih hemat lagi pengeluarannya, dan terus perbaiki diri.

    Di kalangan pribumi banyak koq Bu yg sukses jadi konglomerat, kerena beliau-beliau benar2 menjalankan prinsip2 untuk mjd wirausaha yg tangguh.

    Masalah susah nyari pelanggan? Kenapa Ibu tidak balik pikirannya, bagaimana caranya agar Ibu dicari-cari pelanggan? Nggak usah repot2 kan mencari2 pelanggan. Banyak lho Bu pengusaha2 kecil yg usahanya dicari2 pelanggan. Tinggal contoh saja kenapa mereka bisa begitu…

    Semoga bisa membantu
    Wassalam
    Fuad Muftie

  46. idah Berkata:

    Pak Fuad nitip cerita ya.
    Disini banyak bebrapa saya baca “mengeluh”tentang modal. Memang modal dengkul gak bisa, tapi usaha tidak juga harus dengan modal besar. saya punya sedilkit cerita pengalaman saya yang mungkin bisa menjadi sedikit “motivasi”. 3 tahun yang lalu saya penegn sekali buka usaha, tapi modak cekak banget. lalu saya liat ada spanduk dijalan berbunyi “dengan modal 250 rb anda sudah bisa berjualan pulsa”. Saya datangi tempat itu. dalam pikiran saya toh kalo tidak laku saya pakai isi HP suami saya. Uang 250 rb saya “pinjam” dari jatah pulsa suami saya utk 3 bulan (per bulan maks 100 rb :) ). HP utk transaksi juga pinjam suami saya. Per transaksi saya hanya mengambil keuntungan paling buanter 500 rupiah. Transaksi pertama saya salah memasukkan no orang, melayanglah pulsa as 50 rb (harga 54 rb). hampir nangis rasanya. Saya hampir putus asa, tapi saya lupa alasannya akhirnya saya tetap jualan. Learning by doing akhirnya saya tau mana kulakan yang murah, bagaimana caranya, dsb dsb singkatnya sekarang sehari minimal saya dapat 500 transaksi perhari. Akhirnya saya mulai butuh komputer, sofwtware dsb. Komputer adik saya, saya boyong ke toko (walaupun awalnya sempat protes). Alhamdulillah sekarang sudah ada komputer khusus utk jualan. Bisa langganan speedy sampai saya bisa nyasar kesini. Sekarang mulai buka all operator kecil2an, semoga bisa berkembang. amin.
    intinya saya ingin share bahwa mau usaha jangan muluk2 dulu. Harus begini, harus begitu. Modal harus segini, harus untung segitu. Ya susah mulainya kalau begitu. Liat sekitar kita, apa yang mungkin bisa laku. Memang gak mungkin modal degkul. Tapi dengan uang 100 Rb plus ikhtiar plus doa, saya yakin kita akan bisa melakukannya.
    BTW saya setuju tuh dengan usulan yang 10 rb per bulan.
    terima kasih

  47. Rachman H. Berkata:

    Yach otak adalah segalanya man…

  48. Fuad Muftie Berkata:

    @ Bu Iddah
    Bu Idah, saya minta ijin tulisan Ibu saya pasang di postingan sendiri ya Bu. Terus terang saya juga agak ‘kuwalahan’ dan ‘bingung’ bagaimana caranya meyakinkan para calon pengusaha bahwa untuk memulai jangan muluk2 dengan modal yang besar dulu, mulai saja dulu dari yang ada. Banyak kisah sukses yang selalu diawali dari modal nol bahkan minus, tapi banyak yang masih beranggapan usaha akan sukses kalau modalnya besar. Nah dengan contoh nyata dari Bu Idah, semoga semakin banyak yang tercerahkan dan yang penting mau segera memulai dari apa adanya…

    Mengai usulan 10 ribu perbulan, memang usulan yang bagus dan idealis. Tapi rupanya dari yang mengusulkan sendiri sampai saat ini tidak ada jawaban. Mungkin yang paling pas kalau dibentuk koperasi, karena badan usahanya jelas, AD/ART-nya jelas, penanggungjawabnya juga jelas, dan sudah terbukti / teruji.

    @ Rachman H
    Wah.. apa nggak berlebihan tuch… Otak memang memegang peranan penting tapi perlu juga didukung nurani yang matang, hati yang bersih, dan segala aspek kulitatif lainnya yg juga berpengaruh bagi kemajuan individu seseorang.

    Wassalam
    Fuad Muftie

  49. fajar nur Berkata:

    slam kenal mas fuad,bicara soal usaha,emang gampang-gampang susah,itu saya alami sendiri.Usaha pertama saya dulu sempet buka toko dan salon rias pengantin dan itu bermodalkan ya boleh dbilang lumayan besar.juga boleh d bilang modal mepet,tapi itu cuma berjalan ngk lama kurang lebih 2 tahun aja.dan kami rugi dan sempat saat itu saya bingung dan utk semntara waktu tidak memikirkan tentang usaha.
    Sekitar setahun saya mulai berfikir untuk membuat usaha kembali,itupun juga modal pas2an ternyata hasilnya nol dan ini berjalan tidak lama,kadang berfikir apa yg membuat semua ini berhenti di tengah jalan,d ambil garis besarnya aja bahwa bwasannya saya telah 3 kali ggal di dalam bidang usaha sendiri,sampai sekarang ini saya masih bingung dan modal habis,sampai saya nekat jauh2 ke luar negri sekarang ini cari modal buat usaha,mungkin mas fuad bisa kasih coment gmn solusinya,karena boleh d bilang juga saya ini bermodal nekat,mungkin mas fuad bisa kasih saran,saya juga mempunyai gambaran untuk sekarang ini untuk mendirikan rumah kost,,,tapi ini masih gambaran yang sampai saat ini masih saya fikirkan,karna saya tak mau gagal untuk sekian kalinya terima kasih ,wassalam

  50. Afdal Berkata:

    modal pertama seorang pengusaha adalah kredibilitas.. ada kredibilitas maka akan timbul komitmen.. sederhananya begitu..dan permasalahannya adalah bagai mana membangun nilai2 kredibilitas dalam diri kita..?! banyak orang yang menilai sesuatu itu dalam bentuk finansial/uang.. itu mah kecil.. garong juga banyak yang dapat uang..!! dan ternyata faktor kredibilitas, dan komitmen hanya diberikan kepada orang yang telah terbukti dan teruji kejujurannya.. islam juga mendidik kita untuk cari untung..misalnya pahala dan syorga.. itu khan untung..!! ingat …!! nabi kita juga seorang pengusaha yang tangguh dan ternama..disegani banyak orang..!! gini aja deee… klw pengen jadi pengusaha sukses .. kita harus jujur dan cakap memuaskan

  51. Fuad Muftie Berkata:

    @ Fajar Nur
    Saya pikir jawaban dari Pak Afdal sangat tepat, gagal boleh berulang kali, tapi jangan sampai gagal membangun kredibilitas / kepercayaan. Nabi Muhammad SAW sangat dipercaya sama musuh2nya, karena sangat kredibel dan mendapat julukan Al Amin. Bayangin musuh saja percaya!

    Kemudian maknai kegagalan bukan sebagai akhir segalanya. Gagal adalah umpan balik yang memberitahu kita bahwa strategi yang kita jalani belum tepat dan kita diingatkan untuk mengganti dengan strategi yang lain.

    Yang membuat orang sukses hanya satu, yaitu bangkit lagi setelah gagal.

    @ Afdal
    Terimakasih banyak atas masukannya, sekaligus mengingatkan diri saya sendiri untuk selalu membangun kredibilitas.

    Wassalam
    Fuad Muftie

  52. Restu MK Berkata:

    Saya adalah guru Honorer Di SMA DI jkt Timur, usia 28 tahun Mas Fuad, saya tertarik melihat tulisan teman-teman tentang Bagaimana memulai usaha, saya Melihat wacana tentang Bagaimana memulai usaha ini sangat tertarik sekali, terutama untuk meningkatkan pemahaman dan mempelajari pengalaman-pengalaman Teman-teman yang luar biasa di forum ini, begitu bersemangat dan berjuang untuk memulai usaha yang baik..saya sependapat dengan mas Fajar Nur, apabila kita ingin menjadi Pengusaha yang Berhasil, haruslah Membangun kepercayaan.. bagaimana market percaya bahwa produk kita baik, harga kita baik, dan juga pelayanan kita baik,..jadi intinya selain Berusaha tentunya Kita juga Harus terus Belajar membangun kepercayaan yang lebih baik…..sy juga mohon support teman2, bapak, ibu, saya sedang lg berusaha dibidang alat2 musik second, kalo ada yang memiliki alat musik yang sudah tidak digunakan lagi drum/gitar/keyboard/amplyfier/bass/efek gitar atau apa saja…bisa sms/hubungi saya, Restu 08128811297 / 089988726568 , atau yang menginginkan alat musik second bisa menghubungi saya jg..Terima kasih atas Informasi dan masukan Rekan-rekan sekalian.. Untuk mas Fuad thanks atas masukan-masukannya jg.

  53. Fuad Muftie Berkata:

    Pak Restu

    Terimakasih Pak…

    Sukses ya Pak atas usaha permusikannya. Usaha musik termasuk usaha yang tidak ada matinya. Apalagi sudah menyangkut hobby dan gaya hidup, bisa2 orang akan bersedia menghabiskan penghasilannya untuk menyalurkan hobby.

    Mudah2an terus berkembang ya Pak.

    Fuad Muftie

  54. iyan Berkata:

    Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
    trima kasih pak fuad atas masukan tentang bisnis, jangan cuma modal denkul karena dah gak jaman lagi tetapi harus modal Otak… aku setuju banget tuch….

    sedikit cerita aja, neeh pak, sekalian minta kritik dan saran yang membangun… saya masih kerja di sebuah yayasan yang masuk dari senin-jum’at dan sabtu & minggu juga sering digunakan tuk kegiatan lain… dengan penghasilan dari yaysan dan kegiatan lainnya saya rasa kurang mencukupi, terlebih dalam waktu dekat mo menikah….

    selama ini sya coba berbisnis sesuai dengan keahlian dan hobby saya yaitu bisnis jual komputer rakitan beserta aksesorisnya seperti printer dan sebagainya dengan menggunakan brosur fotokopian sebagai media promosi serta internet. tetapi karena sibuk selama seminggu yang kadang-kadang full, brosur tsb jarang tersebar, hanya sekitar yayasan serta temen2 saja, jadi bingung neeehhhh….

    trus ada ide lain yang sesuai dengan keahlian saya yang lain yaitu membuat WARNET serta desain grafis, digital printing dsb…. walaupun poenya semua vendor dan sistemnya tapi butuh modal yang gak kecil…..

    dan pada akhirnya, saya minta masukan-masukan dari temen2 dan pak fuad tentunya… sya dapat di hubungi pada 021-98692781 or iyan82@gmail.com or chipax_team@yahoo.com

  55. Fuad Muftie Berkata:

    Wa’alaikum salam Wr wb

    Mas Iyan mulailah munculkan keyakinan bahwa dengan menikah akan memperlancar dan membuka pintu rejeki lebih besar lagi. Hindari keyakinan dengan menikah akan semakin sulit karena rejeki saat ini yg masih terbatas. Yakinlah dengan janji Alloh SWT.

    Sebagai langkah nyata atau ikhtiar kita memang harus berusaha memperbaiki atau memperluas usaha kita agar terus maju. Membaca komentar Anda, ada satu hal yang masih menonjol yaitu “One Man Show”, semua anda kerjakan sendiri. Buka usaha sendiri, promosi sendiri, dll. Mulailah belajar untuk mendelegasikan ke orang lain dan belajar membentuk team work.

    Misalnya untuk nyebar brosur, serahkan saja pada Saudara atau pada anak-anak jalanan. Dengan ongkos secukupnya, brosur bisa nyebar ke mana-mana.

    Demikian juga dengan rencana membuat warnet, mulailah membentuk teamnya. Bisa dimulai dari team imajiner dulu, kira2 nanti cocoknya kerja sama dengan siapa. Dan bagaimana sistemnya, itu dibayangkan dulu saja, kalau blm bisa direalisasikan. Sekalian sambil menunggu modal terkumpul atau sekalian digunakan untuk menggalan modal dan sistem kerjasamanya.

    Semoga bisa membantu dan selamat berkarya

    Fuad Muftie

  56. Ide Bisnis Usaha Berkata:

    usaha doa dan ikhtiar

    yuk kita menjadi wirausahawan

    salam,

    idebisnisusaha.com

  57. trijokobs Berkata:

    minta ijin, artikel dicopy ke HD.
    terima kasih Boss.

  58. Fuad Muftie Berkata:

    @ Ide Bisnis Usaha
    ayok rame2 jadi pengusaha.

    @ Trijokobs
    Silahkan Boss, semoga bermanfaat

    Fuad Muftie

  59. amir Berkata:

    alhamdulillah terjawab sudah apa yang dimaksud dengan Modal denGkuL…
    terimkasih pak Fuad,,, Blog yang bagus penuh inspirasi
    insyaAllah saya akan menjadi seorang pengusaha dengan bermodal Otak
    insyaAllah dilain waktu saya mohon pencerahanya kembali untuk dapat memulai bisniz.
    terimakasih wassalamualikum :)

  60. Fuad Muftie Berkata:

    Terimakasih Pak Amir, semoga artikelnya bermanfaat.
    Untuk memulai bisnis ya… mulai saja Pak dari yang Pak AMir bisa … nanti baru diperbesar…

    Wassalam
    FM

  61. ian Berkata:

    salam kenal, saya mohon blog ini tetap aktif pak Fuad, pikiran saya benar2 terbuka untuk nekad melakukan usaha sendiri dengan modal otak, saya punya modal yang pas2 an yakni 7juta rupiah, saya ingin memulai usaha kecil untuk jual beli motor bekas, saya kira dengan modal 7 juta saya pasti bisa memulai usaha dengan membeli satu buah motor terlebih dahulu, mohon doanya dari teman2 sekalian semoga kita berhasil.
    Mohon diberikan informasinya untuk mendapatkan ide tentang “Bagaimana mengatasi rasa takut memulai bisnis”, kalo boleh jujur, sampai skarang saya masih punya perasaan takut untuk memulai bisnis dengan modal pas-pasan, salah satunya karena takut gagal dan tidak bisa makan, saya juga tidak punya pengalaman dibidang motor. apakah sambil berjalan pengalaman itu bisa datang dengan sendirinya?
    Kalau menurut pak Fuad, bagaimana prospek jual beli motor pak, apakah bapak punya ide atau sumber untuk bertukar pikiran dan pengalaman mengenai bisnis jual beli motor dari kecil2an bahkan dari nol.Mohon pencerahannya,
    THanx’s berat pak.

  62. Fuad Muftie Berkata:

    InsyaAlloh sepanjang saya mampu, saya tetap ingin menulis dan berbagi di blog ini.

    Modal 7 juta bukan modal yang pas-pasan, itu sudah banyak. Mudah2an berawal dari 7 juta bisa menjadi 700 juta, atau 7 milyar nantinya. Saya kurang faham tentang seluk beluk jual beli motor, silahkan bertanya pada ahlinya.

    Tentang ketakutan, itu wajar saja, Yang tidak wajar adalah membesar-besarkan rasa takut yang tidak seharusnya. Berdagang itu mulia dan 9 dari 10 pintu rejeki itu dari perniagaan. Jadi tidak ada alasan nggak mau memulai berdagang karena takut tidak bisa makan.

    Boleh Anda introspeksi, sejak lahir sampai sekarang, pernah kesulitan makan nggak? Alloh SWT yang menciptakan perut bagi kita, maka Alloh SWT pasti sudah menjamin isi perut kita. Justru dengan berdagang kita bisa dan mungkin bisa menjadi jalan bagi terisinya perut orang lain.

    Sudah barang tentu, pengalaman akan bertambah dengan berjalannya usaha Anda. Anda tidak akan mendapat pengalaman kalau tidak mau memulai. Gagal hanyalah halte / tempat peristirahatan untuk melanjutkan perjalanan sukses berikutnya.

    Prospek jual beli motor, saya pikir masih terbuka lebar. Baik motor baru maupun motor bekas masih berpeluang. Belum lagi bisnis spare partnya pasti masih terus dibutuhkan. Tapi mohon maaf saya belum punya referensi untuk anda bertanya dan berkonsultasi mengenai bisnis jual beli motor ini.

    Barang kali ada pembaca lain yang bisa membantu?

    Wassalam
    Fuad Muftie

  63. aprillins Berkata:

    wah sulit pak memulai usaha dengan modal dengkul….
    from http://blog.aprillins.com yes this is aprillins aprillins aprillins!

  64. Fuad Muftie Berkata:

    You CAN if you think you CAN
    You CAN’T if you think you CAN’T
    Memang SULIT kalau anda berpikir itu SULIT.

    Salam FUNtastic
    Fuad Muftie

  65. samsxx Berkata:

    assalamualaikum nama saya roni ardana saya pengusaha conter hp saya saat ini sedang bingung pingin beralih profesi sebetulnya usaha yg saya jalani saat ini sdh dibilang maju namun untuk saat ini saya sedang mengalami kemunduran dikarenakan sepi pengunjung. kalah dengan yang mempunyai modal besar untuk itu saya mohon diberikan saran agar usaha saya tetap berkembang dan lebih maju terima kasih

  66. Fuad Muftie Berkata:

    Wa’alaikum salam Wr Wb

    Masih bisa digali Pak kenapa ’sepi pengunjung’ selain kalah sama yg modalnya besar? Conter HP memang tampak ketat persaingannya. Kalau saya, selain lihat harganya juga pelayanannya Pak. Karena beda harga (voucher) antar kounter praktis sangat kecil. jadi saya lebih memilih yang pelayanannya bagus.

    Terus ingat juga nasehat Ustadz Yusuf Mansyur, rajin2 sodaqoh InsyaAlloh mendatangkan rejeki yang halal, berlimpah, dan barokah.

    Semoga tambah maju usahanya ya Pak

    FM

  67. Adi Ristian Berkata:

    Assalamu alaikum pak Fuad..
    Perkenalkan saya Adi Ristian ,23thn, hampir 4thn kerja di perusahaan swasta sambil kuliah, namun saya merasa ingin sekali berwirausaha agar saya bisa menabung karna slama ini hanya cukup u/ biaya hidup & biaya kuliah, sedangkan saya punya target menikah selambat2nya 25 thn,.
    Alhamdulillah saya sudah membaca artikel2 di atas, Namun saya masih bingung..
    saya ingin membuka usaha Agen Minuman Galon + retail LPG berdua dengan teman saya di wilayah Pinggiran kota depok berbatasan dg Jaksel, tapi Modal yg kami miliki hanya sekitar 10jt. Untuk kios kita sudah booking tempat Di Jalan raya sebelum masuk ke perumahan (perumahan masih 70% terisi) yg menurut kami berdua strategis.
    yang menjadi kendala :
    1. Apa yg kami harus lakukan terlebih dahulu setelah kios kami pastikan?
    2. Apa Modal segitu (10jt) cukup u/ jadi agen?
    3. apa bener anggapan jika menjadi usahawan yg belum nikah itu agak susah maju?
    4. Dimana saya harus mencari Distributor LPG & Minuman galon u/ area depok?

    Mohon pendapatnya, Trima kasih…
    Wassallam…

    adie.18july@gmail.com

  68. Fuad Muftie Berkata:

    Wa’alikum salam Wr Wb
    Salam kenal kembali Mas Adi Ristian, mimpi Anda sangat mulia karena Indonesia butuh lebih banyak lagi pengusaha agar bisa maju.

    Untuk memulai, lakukan saja dari yang kita mampu. Modal 10juta sudah sangat cukup untuk memulai usaha. Kalaupun secara hitungan untuk memulai usaha itu butuh modal lebih besar, tapi yakinlah dg 10 juta akan cukup. TInggal dikelola dan cari lagi tambahannya dari jalan lain.

    Tentang keagenan Minuman Galon dan LPG terus terang saya tidak tahu menahu. Saya belum pernah survei ataupun mencari informasi tentang itu. Tapi secara umum untuk menjadi agen hubungi saja distributor atau supliernya. Jadi setelah dapat toko segera cari sumbernya. Kita tanyakan segala seluk beluknya. Kalaupun kita belum bisa memenuhi syarat pada saat ini, niatkan untuk bisa segera memenuhi syarat2nya.

    Untuk seluk beluk bisnis air minum galon dan LPG boleh berdiskusi dengan Pak Bambang Triwoko di http://betigaklaten.wordpress.com/ beliau pasti akan sangat senang kalau dihubungi.

    Terus mengenai anggapan jadi usaha sebelum nikah itu susah, wah itu MITOS yang sangat MENYESATKAN. Tidak ada hubungannya Mas. Banyak koq yang sudah sukses berbisnis sebelum nikah. Dan yang pasti setelah nikah biasanya akan lebih sukses lagi kalau kita bisa membina hubungan suami-istri yang harmonis, dan sejalan dengan visi kewirausahaan.

    Semoga bisa membantu
    Fuad Muftie

  69. Zaenul eLHa Berkata:

    Salam ta’dzim untuk bang Fuad
    Selamat kepada para pengusaha sukses di masa depan

    Saya katakan pengusaha (bukan calon) karena menurut saya, saudara-saudaraku sudah melewati etape yang paling penting untuk menjadi pengusaha, yaitu “berfikir untuk menjadi pengusaha”. dan tentunya harus dilanjutkan pada upaya perwujudkannya.

    Mencermati bergabagai keluhan, pertanyaan, dan komentar diatas kebanyakan merasa takut gagal.
    Kalau takut gagal maka janganlah berfikir bahwa kita akan gagal, kalau berfikir terus tentang kegagalan, sudah barang tentu kita tak akan melakukan usaha, dan itu artinya kita telah gagal. Dan jika nekat melakukan usaha dengan bayang-bayang kegagalan, kita akan betul-betul gagal.
    “Hantu yang tidak ada akan betul-betul ada, karena pikiran kita sudah dipenuhi hantu”

    Berfikirlah positif, bahwa anda kita berhasil, dengan begitu maka pikiran kita akan tergerak untuk menggali potensi-potensi keberhasilan. Saya yakin kita akan berhasil kalau kita yakin akan berhasil.

    “Memulai lebih cepat akan menghasilkan lebih cepat”

    Maaf bukan bermaksud menggurui

  70. Fuad Muftie Berkata:

    Terimakasih Pak Zaenul eLHa,

    Memang benar, apa yang menjadi FOKUS kita, cenderung cepat terwujud. Kalau FOKUS di GAGAL maka yang cenderung akan terwujud adalah GAGAL.

    Kalau fokus terus di SUKSES, insyaAlloh akan selalu ketemu jalan menuju SUKSES.

    Wassalam
    FM

  71. roy suryo Berkata:

    salam kenal, saya sekarang lagi join bisnis video shooting dengan kawan. Tetapi saya masih merasa kurang dalam penghasilan. saya belum menikah dan sedang melanjutkan studi saya di ilmu komunikasi. yang ingin saya tanyakan, menurut bapak lebih baik saya meminjam dana ke bank atau saya harus menabung dulu untuk memulai suatu bisnis? karena saya mau bikin bisnis cucian motor. mohon bimbingannya, terima kasih.

  72. Fuad Muftie Berkata:

    Mas Roy Suryo (ini bukan pakar telematika dan fotomatika kan?)

    Pinjam ke Bank sebaiknya baru dilakukan setelah kita yakin betul dengan prospek keuntungan dari usaha kita. Tidak bijaksana kalau bisnis belum jalan dan belum tahu prospeknya kita paksakan pinjam Bank. Apalagi kalau mau pinjam dg skema pinjaman usaha, pasti Bank akan melihat profitabilitas usaha Anda.

    Kalaupun pinjam dengan skema lain, setahu saya bunganya akan lebih tinggi. Apalagi pinjaman KTA, bunganya bisa tinggi sekali.

    Saran saya sebaiknya awal buka usaha sebisa mungkin pakai dana dan sumber daya yang kita miliki dulu. Baru kalau usaha sudah bisa jalan, kita cari sumber lainnya. Prioritaskan pinjaman yang lunak, dari orang-orang di sekitar kita dulu. Baru kemudian pinjam ke Bank kalau sudah tampak keuntungannya.

    Semoga bisa membantu
    Fuad Muftie

  73. diana sulist Berkata:

    selamat sore pak Fuad, sudah sering saya mendengar istilah “modal dengkul” tapi kenyataannya kalo tdk ada modal uang juga ga bisa pak, saya berencana untuk membuka warung makan dengan konsep tertentu, semua sudah saya rencanakan termasuk studi kelayakan harga jual untuk menu-menu saya, masalahnya sekarang saya tidak punya modal uang untuk memulai usaha ini, kalau mo pinjam bank, saya tidak ada agunan, kalo yang tanpa agunan, banknya maunya usaha yang telah berjalan, kalau mo buka usaha di rumah, lingkungan tempat tinggal saya kurang cocok untuk bisnis, lantas bagaimana ya pak solusinya?, trimakasih

  74. Fuad Muftie Berkata:

    Ya memang betul, kalau semua usaha bisa dijalankan dengan modal dengkul, bank nggak akan laku Bu. Sampai tingkat tertentu berbisnis dengan modal dengkul masih mungkin di jalankan. Biasanya sich berbanding lurus dengan TINGKAT KEPERCAYAAN.

    Kalau punya konsep bagus, tapi nggak punya modal, komunikasikan dulu dengan orang-orang di sekitar kita. Siapa tahu ada yang bisa ngasih pinjaman yang ringan. Daripada langsung ke Bank, belum tentu bank setuju karena usaha juga belum jelas. kalau bisa dapat pinjaman dari orang lain dan kita tidak keluar modal uang sama sekali, sama saja kan itu modal dengkul juga, he.. he.. he..

    Maksudnya lingkungan kurang cocok untuk bisnis gimana ya? setahu saya dimana ada orang disitu ada peluang bisnis lho. Pinter2nya cari celah / ceruk pasar saja. Kalau tidak cocok untuk usaha A, mungkin saja cocok untuk usaha B, gitu Bu.

    Wassalam
    FM

  75. amatcoolerzt Berkata:

    pak, saya mau buka usaha. counter hape dan fashion. kira-kira menurut bpk, langkah2 apa saja yang harus saya lakukan untuk memulai usaha tsb. makasih.

  76. chaz Berkata:

    saya sudah punya usaha kecil2an yaitu garam cetak beryodium maupun garam grosok, kebetulan tempat tinggal saya ada di juwana yg terletak dipantura jateng yang tidak kekurangan bahan baku garam. Selama ini pemasarannya hanya ke pedagang pasar tradisional di sekitar semarang dan sekitarnya yang jumlah kebutuhannya tidak besar dan terbatas. Saya ingin dapat menjual produk garam dalam jumlah yang lebih besar lagi tapi tidak tahu cara memasarkannya. Gimana caranya ya bang…
    makasih sarannya ya..

  77. nyablak Berkata:

    Halo pak, sepintas sy pernah baca kalo untuk memulai usaha, mulailah dengan yg disukai ato dikuasai. Nah, ceritanya sy ingin memulai usaha, dan memutuskan unutuk keluar dari kantor tempat sy kerja, dan awalnya memutuskan untuk jadi freelance dulu. Stetlah sekitar dua tahun saya jalanin sebagai freelance, mulai kepikiran untuk membuat usaha / kantor sendiri. Masalahnya bidang yang saya suka dan kuasai adalah bidang animasi. Ada semacam “ketakutan” dengan masalah lisensi software yg mahal, FYI untuk satu lisensi softwarenya bisa seharga 60jtan. Walaopun ada yg opensource, tp sy blm yakin untuk mengunakannya dalam produksi, walaopun ada bbrp org yg bisa.

    Nah singkatnya, dengan ketakutan seperti itu, sy mulai berpikir untuk beralih profesi. Tapi sulit bagi sy untuk melihat kira2 peluang mana yg available. Menurut bpk, lebih baik sy pindah profesi atau tetap di profesi saya sekarang?

  78. Fuad Muftie Berkata:

    @ amatcoolerzt

    Kalau sudah memutuskan mau usaha fashion dan counter HP, langkah selanjutnya mungkin cari tempat usaha kalau mau jualan di kios / toko /ruko. Kemudian cari supliernya, bisa datangi pusat2 grosir (grosir pakaian seperti tanah abang, grosir pulsa seperti roxi, dll).

    Cari barang yang cocok, borong, display di toko dan buka dech tokonya. Atau ada kendala yang lain Pak?

    @ chaz
    Coba anda belajar dari para tengkulak garam (kalau ada), atau belajar dari orang yang sudah bisa menjual garam dalam jumlah banyak.
    Anda bisa belajar bagaimana mendapatkan banyak stok garam, bagaimana packingnya, bagaimana distribusinya, dan bagaimana pemasaran / promosinya.

    Kuncinya tetap sama yaitu ATM, Amati, Tiru dan Modifikasi. Kalau nggak bisa mencari orang / usaha yang sama, bisa saja belajar dari sistem usaha lainnya yang mirip-mirip. Misalnya bagaimana penjual makanan ringan memasarkan makanan ringannya dalam jumlah banyak. pelajari sistem distribusinya, pemasarannya dll.

    itu mungkin saran yang bisa saya berikan, semoga bermanfaat.

    @ nyablak
    Menurut saya dua-duanya bisa saja dijalani Pak. Sebagai pengusaha mestinya kita bisa mendelegasikan tugas-tugas rutin kepada orang lain. Kita sebagai manajernya saja, tidak perlu semua kerjaan kita yang menangani.

    Repotnya kalau kita ingin menjalankan sendiri usahanya, maka akan jadi timbul pilihan spt yg anda alami. Kalau profesi sekarang masih menjanjikan tidak ada salahnya tetap dijalani dan dinikmati. Kemudian usaha lain yang ingin anda jalani, rintislah dengan sebisa mungkin biar orang lain yang menjalani, Anda cukup mengawasi saja.

    Jadinya profesi Anda bisa tetap jalan, dan mudah2an usaha yang lain bisa dirintis dan bisa jalan. Semoga bisa membantu.

    Fuad Muftie

  79. Pasha Pratama Berkata:

    Kenalkan bpk Fuad, nama saya Pasha, tapi bukan pasha Ungu loh he he he
    Pak saya kan punya usaha sendiri,yah kecil-kecilan lah.
    saya bingung pak , saya ingin sekali produk saya dikenal masyarakat luas.
    Saya ingin tanya dong!
    gimana sih caranya memasukan produk kita ke supermarket?
    Tolong dong saya bingung?

  80. Ade Romawi Berkata:

    pak fuad..
    saya pengen usaha sendiri, berkhayal punya income tambah n jadi bos sendiri hehe..tapi yg menjadi faktor masalah buat saya adalah modal..modal adalah faktor utama pendukung suatu usaha, pengen kita ngajak teman buat patungan..takutnya ada perselisihan nantinya (meskipun sudah ada perjanjian tertulis)

    gmn ne pak?? mohon bantuannya ya..biar g berkhayal terus ne!!!
    haha

  81. nabil Berkata:

    Assalamualaikum pak Fuad..

    saya seorang ibu anak satu dan juga seorang karyawati (dilema memang untuk seorang pekerja yg sudah mempunyai anak)
    waktu untuk anak terkuras dikantor, saya bercita2 bisa menghasilkan uang juga bisa merawat dan memperhatikan anak.

    saya ingin punya usaha bengkel (kebetulan suami pandai utak-atik motor) tp belum pernah terjun keusaha bengkel. saya juga ingin buka agen sembako kebetulan om saya dan kakak saya sudah memulainya..

    kira2 bagaimana yah pak .. saya harus memulainya??

    Terima kasih… Wassalamualaikum wr wb

  82. Fuad Muftie Berkata:

    Wa’alaikuam salam Wr Wb

    @ Pasha Pratama

    Hmmm saya belum punya pengalaman masok ke Supermarket. Cuma saya pernah baca-baca, yang pasti kita mesti hubungi bagian pembelian dari supermarketnya, dan tanyakan persyaratannya untuk jadi pemasok. Pasti pihak supermarket punya persyaratan dan ketentuannya buat para pemasok. TInggal ikutin saja ketentuannya.

    @ Ade Romawi

    Asal usaha yang Anda lakukan punya prospek dan peluangnya besar, beranikan diri untuk mengumpulkan / meminjam modal dari pihak ketiga. Perselisihan mungkin saja terjadi, asal di perjanjian ditulis lengkap hak dan kewajiban masing2 pihak, akan bisa mengurangi kemungkinan perselisihan yang meruncing.

    Kalau saya pribasi sih, memang lebih enak mengolah modal kita sendiri dulu. Meskipun masih sedikit, lakukan sebisa mungkin sampai bener-bener bisa menunjukkan profitnya. Kalau usaha sudah ada profit, pasti pihak ketiga akan dengan senang hati ikut bergabung.

    @ nabil

    Kalau melihat sekilas komentar Anda, saya lebih memilih untuk membuka usaha agen sembako, karena modalnya bisa diperbanyak untuk barang dagangan. Berbeda dengan bengkel, di awalnya akan banyak menyedot modal untuk peralatan (kunci2, kompresor, dan peralatan lain).

    Kemudian untuk agen sembako Anda sudah punya akses ke suplier atau bisa kerja sama dengan Om Anda.

    Tapi yang mesti dipikirkan kemudian adalah mau nggak Bu Nabil atau Suami Ibu mau menjalankannya dan mau total mengembangkannya dengan sepenuh hati. Banyak yang cuma ikut-ikutan bisnis, gagal karena tidak sepenuh hati.

    Semoga bisa membantu
    FM

  83. agie Berkata:

    Assalamualaikum Pak Fuad,
    Tulisan bapak memberi semangat baru untuk meneruskan usaha kecil saya..
    maaf, apa bapak anggota TDA?..
    Terima kasih…

  84. Bunda Reinatha Berkata:

    Assalamualaikum wr.wb,

    Salam kenal pak fuad, saya iyom, saya senang sekali membaca artikel-artikel yang bapak tulis di blog bapak, sangat memberi motivasi dan inspirasi buat pemula seperti saya ini.
    Begini pak, saya ada usaha membuka toko pakaian untuk dewasa, remaja dan anak2 secara kecil-kecilan (maklum saya ini pemula yang masih belajar bisnis), untuk mengisi toko saya ini saya membeli pakaian di tanah abang & mangga dua dengan membeli seri-an, namun saya sedikit bingung pak, untuk mengatur agar margin keuntungan yang saya dapat ini bisa besar, dimana yah saya harus belanja? ada tidak produsen pakaian yang bisa menjual produknya untuk partai kecil (minimal untuk pembelian 1 atau 1/2 lusin) agar margin yang saya dapat tidak terlalu tipis, karena kok sepertinya sekarang belanja di tanah abang mahal yah, jadi untuk jual laginya sulit.
    Disamping itu pak, saya salah mengambil/menyewa toko ini, saya menyewa kios di pasar jaya yang padat penduduknya tapi sepertinya pasar tersebut untuk komoditi pakaian kurang maju prospeknya, karena toko pakaian disana tidak begitu banyak, jadi saya sulit untuk menentukan barang yang bagus dengan harga yang murah untuk saya jual di toko saya, mereka mau barang bagus tapi harga juga mau yang sangat murah, padahal saya jual pakaian saya sudah sangat murah sekali (rata-rata keuntungan yang saya ambil dari jual pakaian saya dibawah Rp. 10.000 dari modal yang saya beli, bahkan ada yang saya ambil hanya Rp. 5000 saja).
    Gimana yah pak, untuk mengatasi masalah ini, ada tidak solusinya pak, trus gimana yah caranya supaya toko saya ini bisa dilirik pembeli dan bisa ramai padahal pakaian yang saya beli cukup uptodate, banyak pembeli yang masuk tapi mereka blang harga yang saya jual mahal (padahal kalo saya check di tempat lain, harga saya cukup murah) mohon pencerahannya pak.

    Terima kasih sebelumnya.

    B’regards,
    Iyom (Bundanya Reinatha)

  85. Fuad Muftie Berkata:

    @ agie

    Terimakasih.
    Benar saya ikut bergabung di TDA.
    Sukses ya buat bisnisnya

    @ Bunda Reinatha

    Kayaknya jawabannya bakal panjang nich Bu :-) , saya pending dulu ya Bu, mudah2an segera ada waktu buat ngumpulin ide2.

    Sukses ya Bu, jangan menyerah, maju terus, gali terus potensinya

    FM

  86. Bunda Reinatha Berkata:

    Assalamualaikum wr. wb..
    Terima kasih pak…saya akan tetap terus belajar dan belajar..insya allah saya tidak akan menyerah dan terus bersabar..
    untuk itu saya tunggu komentarnya ya pak..& mohon maaf sudah merepotkan!

    Terima kasih

    Bunda Reinatha

  87. Alwin Berkata:

    Salam kenal…
    Saya alwin dari medan. Saya seorang singgle parent untuk putri saya berumur 4 tahun. Saya pernah memiliki sebuah warung baso di kampung, akan tetapi semua usaha saya tersebut gagal total. Kegagalan ini dikarenakan lokasi usaha saya yang kurang mendukung. Saya masih berkeinginan untuk membuka usaha tersebut di kota medan, akan tetapi saya tidak memilki modal lagi. Mungkin bapak/ibu memiliki rekan yang ingin bekerjasama dengan saya untuk jadi pemilik modal? Saya tunggu jawaban dari rekan-rekan atau silahkan email ke: siennaalwin@gmail.com

    Terina Kasih

  88. Fuad Muftie Berkata:

    Pak Alwin, usaha sudah dimulai atau masih rencana Pak. Kalau sudah jalan dan terbukti menguntungkan, insyaAlloh lebih mudah menggaet investor Pak.

    Kalau masih rencana ya perlu cara untuk benar2 bisa meyakinkan calon investor kalau bisnisnya berpeluang menguntungkan.

    Semoga dimudahkan jalannya ya Pak dan semoga barokah.

    FM

  89. Hakiki Berkata:

    Usaha yang dengan modal dengkul : Sales.
    Kalo bermitra dengan perusahaan besar, tentu saja kinerja dari dengkul kita yang kecil akan terdilusi (tidak sebanding) dengan besarnya omset perusahaan tsb.

    Pemodal dengkul Sales, bermitralah dengan UKM (usaha kecil menengah).

    Saya sendiri tahun 2006 belajar jadi developer dg modal temen 300jt-an, sekarang propertinya udah mandiri, kecil-kecilan.

    Medio 2008 Iseng-iseng bermitra buka konveksi: jalan juga tuh. Bunda Reinatha: mungkin kita bisa bermitra: kalau kebutuhannya stok pakaian bermutu dan murah. Karena kata kuncinya: memotong jalur distribusi, memangkas harga. Sy bisa bantu nyetok barang (istilahnya konsinyasi). Disain dan sales dari ibu

    Dua bulan ini iseng-iseng bikin batubata (lio batubata merah) di Cikarang, ternyata prospeknya lumayan tuch. Kalo ada yg mau ber mitra welcome

    Pak Fuad benar sekali: kalo usaha sudah jalan, modal bukan masalah utama

  90. ady Berkata:

    saya senang sekali melihat blog ini….
    saya mahasiswa insya Allah sebentar lagi lulus.
    saat ini saya ditawari modal oleh seorang teman yang tidak terlalu besar namun cukup untuk mendirikan usaha dokumentasi yaitu produksi video untuk pengajian di salah satu masjid.
    saat ini saya kesuliatan dalam membuat proposal dan bagaimana pembagian hasil usaha antara saya sebagai pelaksana usaha dan pemilik modal.
    mohon bantuan mas jika mempunyai contoh proposal dan menurut mas berapa persen keuntungan yang tepat saya berikan ke pemilik modal..
    terimakasih

  91. Fuad Muftie Berkata:

    @ Hakiki

    Waduh terimakasih banyak Pak atas kunjungannya, suatu kehormatan nich dikunjungi pengusaha kelas kakap begini :-) Dan salam kenal Pak. Luar biasa bisnisnya Pak.

    Setuju Pak untuk bermitra dengan para UKM, karena sharing profitnya biasanya lebih fleksibel dan persyaratan juga lebih fleksibel. Selain itu usaha-usaha UKM sudah terbukti tahan banting di segala kondisi. Lebih dari itu kalau sang UKM semakin berkembang, biasanya mitra-mitranya akan ikut terangkat.

    Buat Bunda Reinatha, tuch sudah ada tawaran Bunda…

    @ Ady
    Mohon maaf sekali, saya tidak punya contoh proposal seperti yg anda harapkan. Cuma dari pengalaman teman2 yang lain yang penting dalam proposal sampaikan apa adanya, jangan terlalu membesar2kan peluang (muluk2) dan menutup-nutupi resiko, terus perlu juga dicantumkan hak dan kewajiban masing2 pihak, terus jalan keluar kalau ada kondisi yang tidak diinginkan.

    Kalau sistem bagi hasil, prinsipnya yang punya resiko paling besar berhak dapat hasil yang lebih besar pula. Umumnya sich 50:50 atau 60:40 atau 30:70 dari profit. Asal kedua pihak sepakat, jalani saja. Nanti dalam perjalanannya bisa diatur ulang atau dinegosiasi ulang.

    Yang penting dalam kerja sama harus terjalin rasa saling percaya (trust) dan kita sebagai pihak yang mendapat amanah harus benar2 bisa menjaga amanah tersebut.

    Semoga bisa membantu.

    Fuad Muftie

  92. anexis Berkata:

    pak kira-kira usaha apa yang cocok untuk saya kerjakan dengan modal yang sedikit dan kebetulan tempat saya di daerah yang cukup jauh dari kota. mohon pencerahannya. terima kasih.

  93. Fuad Muftie Berkata:

    Mas apa Mbak ya? Atau Pak atau Bu?

    Hmmm….. saya kan bukan “penerawang”, jadi cukup sulit ya menangkap gambaran kondisi yg ada pada diri anda. Yang dimaksud jauh itu seberapa jauh, 10km atau 100km?

    Kalau mau jeli, saya yakin pasti banyak potensi yang belum tergarap di daerah anda. Mungkin yang paling mudah adalah kerajinan tangan / souvenir yang bisa dikembangkan sesuai tradisi / budaya daerah anda.

    Untuk membuat kerajinan tangan yang punya nilai ekonomis, sangat mungkin dilakukan dengan modal dana yang terbatas. Contoh saja, banyak yang sukses berjualan tas-tas cantik dari batang enceng gondok, dll.

    Kalau tidak minat dg kerajinan tangan, bisa saja anda berbisnis dengan memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitar Anda. Anda bisa belanja barang2 yang dibutuhkan masyarakat dari kota di dekat anda. Contoh dulu tante saya membeli buah2an di pasar / kota dan dijual di depan rumah, kemudian ditambah lagi dengan membeli permainan anak (balon, stiker, bola, dll) kemudian dijual di depan rumah juga. Lumayan sekarang sudah punya toko sendiri.

    Yang penting dimulai saja dulu dari yang kecil, insyaAlloh kalau punya niat yang kuat untuk membesarkan modal usaha, nanti pasti usahanya bisa membesar dan berkembang (dengan seijin-Nya tentunya).

    Semoga bisa membantu.

    Fuad Muftie

  94. helvi Berkata:

    saya pingin tau lebih banyak nech

  95. monacely Berkata:

    Salam kenal…para pembaca…yang budiman

    menurut saya usaha itu bisa dilakukan dengan modal sbb:
    1.Memiliki kreatifitas tinggi
    2.Memiliki semangat juang

    Modal bisa di dapatkan dari berpatner, saya pernah baca pengalaman 3 mahasiswa yang suka nongkrong di warung kopi dan karena sangat suka banget dengan kopi akhirnya mereka memutuskan untuk membuat usaha cafe yang menyediakan kopi dengan harga terjangkau tetapi mereka tidak memiliki modal lalu mereka mulai menawarkan proposal kebeberapa orang yang dikenal dan ternyata dari beberapa orang tersebut ada satu yang mau meminjamkan uangnya untuk digunakan sebagai modal usaha.
    Singkat cerita sekarang mereka sudah memiliki cafe sebanyak 25 cafe dan tersebar di seluruh indonesia bahkan mereka mendirikan sebuah perusahaan yang khusus mengurus orang yang mau franchise cafe mereka.

    Dari cerita di atas terbukti modal adalah hal yang paling akhir dalam melakukan usaha, dan ingat bahwa bisnis bukan selalu harus dimulai dengan suatu pemikiran yang rumit tetapi dengan pemikiran yang sangat sederhana…

    Sukses buat semua yang membaca

    =====
    [Fuad Muftie]
    Terimakasih Mbak Mona, saya setuju dengan apa yang anda sampaikan. Memang modal itu penting untuk memulai usaha, tapi itu bukan segala-galanya. Kalau tidak punya modal sendiri ya gunakan modal orang lain, banyak sekali caranya. Dan memang benar yang penting kreatifitas kita dalam menyikapi berbagai kelebihan dan kekurangan kita dengan satu tujuan usaha bisa jalan, berkembang, dan sukses. Apapun rintangannya tujuannya harus tetap tercapai dengan segala kreatifitas kita.

    Thank’s dan sukses juga buat Anda.

  96. Hadevisanyeuh Berkata:

    Salam sejahtera semuanya,tak lupa pak Fuad Muftie selaku moderator.Saya hanya sekedar ingin berbagi pengalaman pribadi saya.dunia entrepreneur memang sangat menantang dan juga sekaligus gambling antara sukses dan tidak sukses(gagal=kata orang banyak=padahal itu inti pelajarannya).saya beberapa kali jatuh bangun buka usaha sambil jadi karyawan,alhamdulillah skr sedang merangkak lagi buka usaha dan sudah punya 2 karyawan.usaha kecil2an saya bidang makanan ringan,aneka cemilan.saya sediain kue dlm bungkus yg kecil-kecil (Rp.500,-) dan dititipkan diwarung2.alhamdulillah sampe skr masih jalan dan insya allah trus saya kembangkan.bagi saudara2 yg ingin berbagi dan sharing silahkan kontak saya.
    Saefi Arif Gunawan Kholik – cirebon – jawa barat
    081321031979 YM:hadevisanyeuh

    =====
    [Fuad Mufti]
    Terimakasih Pak Saefi Arif, memang dunia usaha dunia yang butuh kreatifitas. Kalau kita tidak bisa buka toko, biarlah orang lain yang buka toko, kita bantu nyediain barangnya saja. Sama seperti yang anda lakukan, sama saja artinya kita sudah punya puluhan toko yang menjualkan produk kita.

  97. deni Berkata:

    assalamualaikaum…..,saya seorang karyawan sebuah yayasan yang lumayan cukup besar usia sy cukup muda dan sepertinya usia sy itu lagi masa2nya produktif. yang sy inginkan adalah bagaimana caranya sy keluar dari yayasan dan mendirikan usaha sendiri minimal untuk mnggajih sy sendiri. yang menjadi persoalan adalah apa yang mesti sy lakukan untk memulainya dan kira2 jenis usaha apa yang kira2 punya prospek bagus saat ini…?

    =====
    [Fuad Muftie]
    Wa’alaikum salam Wr Wb

    Cara cepat keluar ya ajukan surat resign ke yayasan, tunggu keputusannya dan setelah dapat surat persetujuan resign, keluarlah jadi pengusaha. Cuma tiap orang kan beda-beda tingkat kesiapannya, kalau belum siap ya di sela-sela waktu luangnya mulailah rintis bisnis impian Anda, setelah jalan dan anda siap keluar, baru ajukan surat resign.

    Usaha yang prospeknya sangat bagus adalah usaha yang sudah dijalankan dan menghasilkan untung. Semakin besar untungnya berarti semakian bagus bisnis tersebut. Kalau cuma di tataran wacana ya nggak ada bisnis yang bagus. Makanya untuk bener2 tahu bisnis akan bagus atau tidak ya dijalanin saja, mulai dari yang kecil, mulai dari yang mudah, dan mulai sekarang juga.

  98. Teti Berkata:

    ass. pak..saya pengen punya usaha sendiri (toko baju). Apa yg harus sy siapkan terlebih dahulu (dgn modal yg pas pasan) cari barang dulu atw tempat dulu?.

    =====
    [Fuad Muftie]
    Dua-duanya dimulai saja dulu.

  99. dhino Berkata:

    ass..
    saya tertarik dengan isi blog ini yang membahas gaya hidup untuk mandiri…memang suatu berkah jika kita punya usaha sendiri saya pernah punya usaha sendiri sambil kuliah (warnet) sehingga saya mampu menyekolahkan adik saya dan biaya kuliah saya sendiri..tetapi sekarang semuanya pupus karena 4 bulan yang lalu saya kecelakaan kereta dan rawat inap 1 bulan di RS sehingga banyak keluar uang sementara saya lahir dari keluarga sederhana sehingga tidak ada jalan lain untuk perawatan saya kecuali dengan melelang usaha saya…singkatnya sekarang saya jadi pengangguran dan tetap kuliah seperti dul…..akan tetapi darah saya sudah terbiasa kerja dan memegang uang sendiri janggal rasanya trus2an kekurangan uang…saya saat ini berencana membuka game online yg tentunya bapak tau modalnya besar…dan modal emang betul2 tidak ada…udah lebih 10 tempat saya hubungi untuk di sewa tapi saya cancel karena untuk membayar sewa saja saya blm punya..
    pertayaan saya :
    1. apa yang harus saya lakukan dengan kemampuan bisa sedikit mengoperasikan komputer dan perakitan nya?
    2. ada yang ngajak join apakah harus saya terima?
    3. bagaimana cara saya mencari modal
    4. apakah game online menjanjikan
    thxs…sorry kebanyakan….

    dhino : pekanbaru – riau

    =====
    [Fuad Muftie]
    Ikut prihatin dengan kejadian yang anda alami, pasti ini adalah jalan hidup yang terbaik yang sudah digariskan Alloh SWT.

    Kalau memang ada tawaran join, kalau memang tidak ada pilihan lain yang lebih baik, menurut saya bisa menjadi salah satu jalan untuk kembali mendapatkan modal. Bagaimanapun hidup kan penuh pilihan, dan pilihan mana yang terbaik kita sendirilah yang tahu. Kalau ada pilihan lain kan bisa buat pertimbangan mana yang akan diambil dan mana yang terbaik.

    Untuk mencari modal, banyak sekali caranya, tergantung kreatifitas kita. Kita sendiri yang membatasinya! CUma yang terpenting dalam usaha bukanlah modal, kalau tidak pintar2 mengelola modal, modal yang banyak juga tidak akan efisien. Mulai saja dari yang kecil, yang mudah, dan mulai saat ini juga.

    Soal game online, menurut salah seorang pemilik usaha game online, saat ini masih menjanjikan, saya pribadi kurang suka main game apalagi game online, jadi nggak pernah saya pikirkan tentang peluang dan potensinya. Menurut rekan saya tsb yang penting kalau buka game online adalah membentuk komunitas, jadi pelanggan kita adalah komunitas, bagaimana caranya saya sendiri tidak begitu tertarik, maaf.

  100. dhino Berkata:

    terima kasih sebelumnya atas respon nya…
    saya banyak kali mendapatkan penawaran JOIN tapi saya takut jika gagal akan berdampak buruk buat kehdiupan saya

    2 haru yang lalu ada lagi seorang kontraktor dari surabaya menanyakan saya apakah saya bener2 mau kerja sama dia yang mengeluarkan modal dan saya yang menjalankan tetapi saya masih belum buat keputusan…
    yang pertama ja blm saya iyakan yang pertama ini orang cina..karena saya juga bentrok waktu kul sama ngurusin istri saya yang lagi hamil muda anak pertama
    terima kasih

    =====
    [Fuad Muftie]
    Ini namanya happy problem, dapat masalah yang menyenangkan, tinggal dicari-cari solusi yang terbaik sehingga bisa jadi happy solution.

  101. rina Berkata:

    buk/pak…
    bisa tolong bantu saya,,
    saya mau buat proposal untuk usaha pempek dengan modal maksimal 8 juta lokasi saya di kota palembang…

    tolong ya secepatnya….

    kirim ke email saya, nha_nhacutegirl@yahoo.co.id

    =====
    [Fuad Muftie]
    Maaf bu Rina, saya tidak punya contoh proposal usaha. Barangkali ada pembaca yang punya, boleh dibagi ke Bu Rina.

  102. cak nur Berkata:

    salam kenal, pak fuad. saya sangat tertarik dengan forum ini. saya rasa usaha yang saya geluti sangat berkaitan dengan pembicaraan teman-teman di sini.
    saya bergerak di bidang business service development provider (BDSP), khususnya untuk mengembangkan lembaga keuangan (bank dan non-bank) berbasis syariah. saya dengan label PT. ISES Consulting Indonesia berpengalaman mendampingi pendirian BMT/BPRS/koperasi syariah. barangkali ada teman-teman yang tertarik dengan bisnis di bidang itu, silakan kontak saya di 085878 617 333. saya juga mengundang anda mengunjungi blog saya : www. nurhidayanto.blogspot.com
    semoga relasi terus terjalin.
    sekalian saya beritahukan bahwa sebagian dari apa yang saya baca di forum ini saya adaptasi dalam bentuk buletin cetak saya yang saya sebarkan di wilayah yogyakarta.
    sukses selalu !

    [Fuad Muftie]
    Terimakasih Cak Nur, semoga usaha anda barokah dan terus berkembang

  103. pepty Berkata:

    salam kenal pa fuad…
    nama saya pepty,umur saya 24 thn asal saya purwokerto,tp sekarang sy sedang bekerja di bandung.saya salah satu pegawai di perusahaan garment terkemuka,saya pegang di R&D Dept dan sebelumnya sy ddh pernah menempati beberapa dept spt PPIC,GE,ADM,Payrol,pemegang gudang Export.Tapi saya bosan sdh 5thn sy bekerja sambil kuliah.skr kuliah saya sudah selesai.akhirnya kejenuhan itu datang dan saya memutuskan utk memulai usaha.saya akan memulai usaha sy di bidang handicraft dan souvenir,semua itu berangkat dari hobi saya yg suka bikin kerajinan tangan,krn mungkin dari kecil saya sudah terbiasa.tapi sy masih butuh bimbingan bagaimana saya memulai usaha.ada beberapa hasil karya saya akan saya buat kedalam sebuah katalog souvenir.yang akan saya sebar luaskan tapi saya belum PD,kira kira kiat apa ya pa buat mulai usaha seperti ini. apa ada saran kusus untuk saya…karna saya akan mulai di tahun ini di kota purwokerto yg notabene kota peralihan menuju modern.cara mengatasi saingan bagaimana?kira2 bisa kasih contok laporan keuangan yg sederhana gimana??trus saya belum punya modalnya yg cukup.itupun saya ber experimen membuat produknya pun uang sisa dari gaji bulanan saya pa.terimakasih tolong beri petunjuk…monggo…..

    [Fuad Muftie]
    =========
    Wadaw banyak sekali pertanyaannya mbak. Bingung aku njawape :)

    Untuk mengawalinya, bersyukur anda sudah punya produk untuk dipasarkan dan sudah sesuai dengan hobbynya. Itu sudah menjadi modal awal yang sangat bagus dan sangat cantik. Tinggal cari pasarnya, cari siapa kira-kira yang membutuhkan produk tersebut, dan kira-kira ada dimana saja mereka itu. Istilah kerennya mungkin cari segementasinya mbak.

    Mungkin mbak, bisa belajar dan banding-bandingin dulu dengan penjual produk sejenis yang ada di mall atau pasar atau trade center lainnya. Syukur2 bisa menjalin kerjasama pemasaran dengan mereka. Toch mereka sudah punya pasarnya, tinggal mbak pepty menyesuaikan produk dan pasar mereka.

    Jualan online juga layak dicoba. Meskipun saya sendiri belum banyak melakukan pemasaran online, tapi saya ikut merekomendasikan mbak pepty untuk memasarkan produknya lewat internet.

    Apalagi sudah bikin katalognya ya. Wah enak sekali, tinggal pajang katalognya di internet. Atau titipkan katalog pada para penjual yang mbak pepty kunjungi tadi.

    Untuk pertanyaan lain, boleh baca-baca dulu arsip blog saya mbak, kayaknya sudah sering dibahas.

  104. 46035 Berkata:

    Nah Gw Dapat Makin percaya diri setelah baca ini, Langsung aja berhenti kerja dan memulai usaha, baru 5 bln berjalan lumayan juga… hasilnya. biarpun pernah rugi…eh tau mulai musim caleg kampanye banjir deh order cetakan ke gw.. biar pun calegnya masih pada ngutang tapi gak rugi2 amat :)

    Sumber : kerjakeras.com
    1. Knowledge Is Power.
    Knowledge is power, jika anda mempunyai pengetahuan yang tepat maka anda punya kekuatan besar. Mengetahui ilmu yang tepat adalah sebuah kekuatan bagi anda.
    2. Work is a pleasure.
    Bekerja itu menyenangkan. Jika kita mampu membuat bekerja seperti sedang bermain, menyenangkan maka kita akan senang melakukan pekerjaan itu, dan ketika kita senang, maka kita akan sukses,
    3. Never Give up.
    never give up. Jika anda give up maka anda tidak akan menjadi sukses. Langkah ketiga ini juga sangat penting.
    4. Nothing is impossible
    nothing is impossible. Percayalah bahwa segalanya adalah mungkin bagi orang yang sungguh sungguh ingin akan sesuatu dengan segenap jiwanya, dengan seluruh raganya, dengan semua doanya. Nothing is impossible.
    5. No Pain No Gain.
    No Pain No Gain. Akan ada pain ( kesakitan ), ada banyak malah, sepanjang jalan anda menuju piala anda. Ingat No Pain No Gain. Jika semua lancar lancar saja, jika semuanya mudah mudah saja, maka tentu impian anda mungkin terlalu kecil, atau sesuatu itu tidak layak dilakukan.

    Sekalian promosi Yang Mau pesen undangan pernikahan, brosur, kartu nama etc.

    cropdesign.multiyply.com
    cropdsg@yahoo.com.

    [Fuad Muftie]
    =========
    Terimakasih banyak sudah bersedia copy-paste artikel yang sangat bagus.
    Selamat juga atas usahanya, semoga terus maju, berkembang, dan tetap diberkahi-Nya.

    Wassalam

  105. kamal Berkata:

    hhmm… saya kurang sepakat klo bisnis bisa dimulai denghan modal dengkul. Nyatanya tidak ada satupun bisnis di dunia ini yang bisa dimulai tanpa moda sekalipun. Untuk memulai bisnis kita butuh modal yang paling penting yaitu: Integritas diri.

    Saya pernah buat tulisa ttg ini di blog saya:
    Usaha Modal dengkul adala MITOS!

    [Fuad Muftie]
    ==========

    Terimakasih Pak Mustofa Kamal, memang bener, modal uang bisa dicari, tapi modal paling berharga adalah diri kita. Dari jari jemari kita saja kita bisa meng-create suatu usaha, misalnya menulis artikel dan menulis buku. Itu baru dari jari, belum dari potensi diri kita yang lainnya.

  106. Mengelola Toko Pakaian di Pasar | Alhaniin Blog - when miss is everything Berkata:

    [...] ambil dari komentar Ibu Iyom a.k.a. Bunda Reinatha di sini, mudah2an bisa kita jadikan sebagai pembelajaran [...]

  107. restrictedheart Berkata:

    ini sih cuma motivation-word aja bukan langkah-langkah logic untuk buka usaha….

    [Fuad Muftie]
    ==========
    So What??

  108. afreezal Berkata:

    permisi….
    mw minta tolong bole ga?
    saya ingin buka bisnis dengan modal sedikit.kira2 ada masukan tidak buat saya?
    bisnis apa gitu yg cocok buat saya.
    tlong dibantu….

    [Fuad Muftie]
    ==========
    Usaha yang cocok untuk anda, yang tahu hanya anda. Cocok buat orang lain belum tentu cocok buat kita. Kalau bingung menentukan jenis usaha, masuk saja ke Pasar atau mall, amati usaha-usaha yang ada di sana, pilih salah satu yang menarik hati dan minat anda. Cari tahu informasi suplier atau rekanan yang bisa membantu anda memulai usaha tersebut. Baru mulai saja dengan segala kemampuan yang ada, tidak perlu menunggu kondisi ideal.

  109. juhadi Berkata:

    anda pasti pernah mendengar harum manis , ya makanan yang terbuat dari gula ini menjadi ladang usaha saya, saya beri gambaran bagaimana usaha saya ini berjalan, dari 1kg gula putih mampu menghasilkan 35 kantung harum manis dengan harga jual Rp.5000/kantung, dalam 1 hari mampu memproduksi 6-7 kg. dapat anda hitung sendiri berapa laba yang dihasilkan. kami ingin berbagi dengan anda,untuk anda yang berminat memiliki mesin ini bisa menghubungi saya di 081312887749

    [Fuad Muftie]
    ==========
    Terimakasih informasinya Pak, semoga usahanya terus berkembang dan barokah.

  110. afrina Berkata:

    lam knl pak fuad…
    aq afrina,aq msh mahasiswa ni,pgn usaha tpi bingung mw usaha apa…cz waktunya dikit n modal jg dikit…kira kira usaha yg cocok bt aq apa ya??kl jual pulsa dah bnyak bgt yg jualan pulsa soalnya…

    [Fuad Muftie]
    ==========
    Yang tahu usaha apa yang cocok untuk anda adalah anda sendiri Mba Afrina. Cobalah lakukan ATM (Amati Tiru dan Modifikasi) atas usaha-usaha yang anda sukai. Atau lihat sekeliling Anda, temen-temen anda adakah yang sudah menjalankan usaha dan sekiranya bisa anda tiru. Tirulah dengan sedikit modifikasi.
    Kalau memang usaha pulsa masih berpotensi, kenapa tidak lakukan saja, itung-itung untuk belajar dan untuk mengasah intuisi bisnis anda.

  111. hilman Berkata:

    Yth. Pak Fuad, saya sangat tertarik ulasan-ulasan bapak tentang trik-trik keberhasilan bisnis tanpa modal yang besar. Saya ingin minta pendapat bapak bagaimana solusi masalah usaha saya. Saya sudah menekuni usaha makanan ringan secara konsinyasi, dengan bantuan 2 orang sales tiap minggu pelanggan saya bertambah/meningkat, demikian juga keuntungan pun bertambah. Tapi persoalannya modal saya sering berkurang karena selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga sayapun punya kewajiban membayar cicilan bank & kartu kredit yang jumlahnya lebih besar dari keuntungan saya tiap bulannya, saya sudah mencoba mengejar pendapatan dengan cara menambah sebanyak-banyak pelanggan, tetapi untuk menambah pelanggan diperlukan modal lebih banyak dan untuk menitip barang dagangan di warung-warung yang potensialpun tidak mudah. Mohon saran-saran pak Fuad gimana sebaiknya mengatasi kesulitan usaha saya ini, terimakasih, Wassalammualaikum, Wr.Wb.

    [Fuad Muftie]
    ==========
    Masalah klasih nich Pak, penghasilan dan cicilan saling kejar-kejaran.
    Solusinya sebisa mungkin kurangi konsumsi dan percepat cicilan. Butuh disiplin yang tinggi Pak. Apalagi hutang kartu kredit kalau masuk jadi kredit konsumtif akan sangat cepat menggerus modal dan keuntungan kita.

    Buatlah list dari hutang-hutang yang anda miliki, dan bayarlah cicilan yang paling mendesak dulu (kartu kredit).
    Kalau bisa kurangi penjualan kreditnya dan perbanyak penjualan cashnya. Ini untuk mengurangi gali lubang tutup lubang.

  112. afri Berkata:

    lam knl pak fuad…
    sya afri…sya mw menawari kerja sama dg siapa pun yg mungkin berminat…
    saya punya usaha bengkel onderdil sepeda yg ckp potensial d daerah sya…
    tpi saat ini kmi kekurangan modal,krena skrang sya msh kuliah,jdi uangnya byk trpakai untk kuliah…
    bgi yg brminat bkrjasama dg kami silakan krm psan k email sya:frins_freens@yahoo.com

    [Fuad Muftie]
    ==========
    Silahkan bagi yang berminat usaha bengkel onderdil sepeda, bisa bersinergi dengan Sdr Afri. Semoga barokah usahanya.

  113. RONAK Berkata:

    ira soedarsono
    assm pak fuad Saya ingin sekali buka usaha tapi saya ingin kakak saya yang kelola Tapi bagaimana cara managementnya Saya buta tentang hal itu Saya ingin buka kios baju muslim Klo boleh minta tips (ditambah alamat suplayernya jg boleh hehe) Terima kasih
    Wassalam

  114. kiagus antonius Berkata:

    saya ingin mengajak kerjasama bagi orang yang ingin berubah dalam segi ekonomi

  115. kiagus antonius Berkata:

    assalammu`alaikum,saya ingin menawari produk makanan kering untuk lebaran yang berminat hub.Kiagus.Antonius07@gmail.com or 085693507437

  116. fansmaniac Berkata:

    Saya rasa tidak ada yang tidak mungkin kok. Dalam buku Financial Revolution karya Tung Desem Waringin terdapat cara membuka usaha meski tanpa modal sepeser pun. Ada cerita nyatanya bahwa ada seorang juragan kapal yang sangat kaya saat ini, dan dia memulai usahanya hanya menjadi makelar atau perantara antara pedagang tembakau dengan grosir tembakau. Dia sama sekali tidak mengeluarkan modal, hanya sebagai perantara dengan bermodalkan surat perjanjian jual beli ia berhasil kaya mendadak. Disitu dikatakan bahwa perlu keahlian dan tekad yang kuat bila anda ingin berubah. Tidak ada yang tidak mungkin, yang ada adalah orang yang tidak mau.
    Anda ingin buka usaha dengan modal dengkul? bisa, tapi tekad anda harus bulat dan ini jika benar2 anda ingin

  117. surya Berkata:

    bisa saja usaha dengan modal dengkul… silahkan gabung di http://www.galesus.com/index.php?id=suryamu dijamin tanpa modal sepeserpun anda akan mendapatkan uang tiap bulan mengalir di rekening anda

  118. juanda Berkata:

    cunda
    assm pak fuad saya dikasi modal sama orang tua saya,,tetapi saya tidak tahu mau buat usaha apa n saya tidak mengerti yg namanya usaha..kalok boleh saya minta tips donk pak…saya ingin sekali punya usaha
    sekali lagi terima kasih ya pak
    wasaaaalam

  119. yudi Berkata:

    salam kenal .pak bagai mana cara biar usaha yang sudah ada bisa tambah maju?

  120. Achmad Zainuddin Berkata:

    Sangat2 berarti informasi yang saya peroleh dan saya ingin sesegera mungkin untuk mulai berusaha, mohon pada pak Fuad dan teman2 sekalian saya membutuhkan list usaha makanan dan atau minuman, fashion atau yg lainnya yg waralaba dan alamat yg bisa dihubungi tapi dengan modal yg relatif kecil karena, alhamdulillah saya sdh punya modal dan juga pekerjanya, hanya saya ingin ada produk yang dijual terbukti laku, sehingga kemungkinan gagal bisa diperkecil. t kasih

  121. Rudy Dadunk Berkata:

    Assalamu’alaikum Wr.Wb

    Saya kenal ama TDA baru beberapa minggu ini, begtu buka blog ini… ternyata udah lama juga yah…
    berarti udah banyak pengusaha-pengusaha sukses lahir dari TDA….

    Semoga saya juga bisa mengikuti jejak keberhasilan pengusaha TDA..

    Terima Kasih.

  122. nina agustina Berkata:

    assalamualikum,

    saya seorang ibu bekerja dan memiliki anak. saat ini saya ingin resign dan membuka usaha sendiri agar bisa sambil mengurus anak. saya ingin membuka usaha toko sembako, kira2 langkah apa saja yg harus saya kerjakan? apakah membutuhkan modal yg besar? lalu bagaimana saya bs memperoleh data2 distributornya ?. Terimakasih..

  123. laptop reviews Berkata:

    memang membuka usaha itu tak ada yang modal dengkul, smuanya butuh perjuangan yang keras,kalaupun ada hasilnya pun tak akan seberapa dan butuh prjuangan besa untuk mencapainya

  124. TS Rizal Berkata:

    Salam kenal Pa Fuaz:
    Saya ingin buka usaha rumah makan/restoran (krn saya suka makan dan masak) dasar pikiran saya krn orang akan selalu butuh makan, jd potensi ini lebih besar peluang berkembang (tergantung managementnya), namun Ide buka usaha jenis ini khan butruh modal gede, apa donk solusinya??? Bank mau bantu kalo udah settle semua dan sudah berjalan 2 tahun baru berani bantu modal kerja(itu bukan modal kerja namanya) nanam saham jatuhnya…
    Makasih…

  125. teguh Berkata:

    ass. salam kenal
    saya mau bertanya tentang penjualan..saya mau usaha keripik pisang dan keripik bawang, tapi bagaimana cara pemasarannya dan agar bisa dikenal…

  126. saliem Berkata:

    assslamu’alailkum….
    pak senang sekali rasanya membaca tulisan bapak, saya seorang karyawan, mash remaja, ingin belajar menjadi wirausahawan, langkah pertama apa yang harus dilakukan pak, inginya usaha di dunia komputerisasi..desain, kursus, privat, rental kompter dll, berdasarkan tulisan bapak, modal bukan alasan, namun bagaimana memulainya pak, mohon petunjuk…, terima kasih..

  127. eddi Berkata:

    Salam kenal Pak FUAD MUFTI, Saya bener2 terinpirasi dgn rubrik ini sangat berguna sekali buat pengusaha2 muda, saya mau tanya secara pribadi sebenarnya dulu tekad Pak FUAD bisa menemukan jalan menjadi pengusaha seperti sekarang ini datang dengan sendirinya atau memang sdh mrancang tujuan hidup,knapa tidak jadi konsultan para pengusaha muda saja, terima kasih Pak FUAD sukses selalu buat anda.
    salam,
    Eddi(081385200800)

  128. sulis Berkata:

    mau nanya pak FUAD.. begini kita punya beberapa keahlian, pengen keahlian itu di kembangkan untuk usaha sendiri. tp masalah kita itu.. modal kurang, dan tidak tau bagai mana cara memulai usaha. tolong pak kasih pejelasan. makasih

  129. farizal Berkata:

    thanks ya atas info na,,,,,,,
    buat yg da post coment dluan lam kenal ya……

Tinggalkan Balasan